Viral Cut Intan Nabila Jadi Korban KDRT Suaminya, Ustaz Khalid Basalamah Tegas Bilang Kalau yang dia Tinggalkan Adalah...
- Instagram/cut.intannabila dan YouTube/Zero Ichiro
tvOnenews.com - Nama Cut Intan Nabila langsung menjadi sorotan setelah ia mengunggah video rekaman CCTV ketika dirinya menjadi korban KDRT dari sang suami, Armor Toreador. Dalam video tersebut terlihat jika Armor memukuli istrinya beberapa kali.
Bahkan, netizen juga makin dibuat geram karena kaki Armor terlihat menendang anaknya yang masih bayi yang berada di dekatnya. Bayi tersebut pun terlihat terkejut dengan 'serangan' sang ayah yang tiba-tiba.
Bersamaan dengan video yang diunggah Cut Intan Nabila di akun Instagram pribadinya, ia menuliskan caption yang menyatakan jika suaminya sudah beberapa kali melakukan KDRT padanya. Alasannya pun karena perselingkuhan yang dilakukan berulang kali selama 5 tahun keduanya berumah tangga.
"Selama ini saya bertahan karna anak, ini bukan pertama kalinya saya mengalami KDRT, ada puluhan video lain yang saya simpan sebagai bukti, 5 tahun sudah berumah tangga, banyak nama wanita mewarnai rumah tangga saya, beberapa bahkan teman saya," tulis Cut Intan Nabila.
Mantan atlet anggar itu juga mengaku sudah sering memaafka Armor, tapi tidak juga ada perubahan dalam diri suaminya tersebut. Unggahan rekaman CCTV saat KDRT itu terjadi pun dilakukannya, karena Intan mengaku sudah tak bisa menahan semua masalah rumah tangganya seorang diri.
"Sudah berkali-kali saya maafkan, tapi tak pernah terbuka hatinya, ternyata benar, perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah, maafkan saya jika selama ini menutup diri, membuat beberapa konten menyinggung, saya seorang diri tidak pernah membuka aib rumah tangga saya, saya jaga martabatnya, hari ini saya sudah tidak bisa menahan semua sendiri," begitu isi caption-nya.
Melihat apa yang terjadi pada Intan, sejumlah netizen pun menyarankan perempuan itu untuk pisah dari suaminya. Apalagi KDRT dan perselingkuhan sudah berulang kali dilakukan, meski tidak diumbar ke publik.
Load more