Reaksi Suporter Jepang dan Korea Selatan Usai Timnas Indonesia Diduga Dicurangi Wasit saat Hadapi Bahrain, Berisi Sumpah Serapah!
- AFC
- X/TimnasIndonesia
Salah satu suporter Jepang menuliskan komentar di YouTube yang mengungkapkan kecurangan yang dilakukan oleh wasit tersebut menjadi tanda, bahwa Timnas Indonesia sudah memasuki level yang lebih tinggi.
"Semua orang di Indonesia, selamat datang di AFC yang sebenarnya. Inilah peluit Timur Tengah yang diterima Jepang setiap saat. Jika Anda bisa menikmatinya, Anda akan menjadi anggota tetap negara-negara peserta Piala Dunia,” tulis salah satu suporter Jepang.
Salah seorang netizen lain mengakui, bahwa nasib apes yang diterima Timnas Indonesia tersebut juga sudah pernah dirasakan oleh sejumlah negara Asia lainnya, termasuk Korea Selatan.
"Kepada seluruh masyarakat Indonesia, saya mohon maaf. Namun, mohon jangan berkecil hati. Jepang, Korea Selatan, dan Australia, semuanya pernah mengalami ancaman Timur Tengah,” tulis netizen.
"Sangat disambut baik bahwa Indonesia menjadi lebih kuat. Tim-tim di Eropa dan Amerika Selatan kuat karena mampu mengatasi persaingan ketat di wilayahnya. Saya yakin akan sangat bagus jika Aisa dapat melakukan hal yang sama,” lanjutnya.
Pertandingan Indonesia vs Bahrain juga jadi perbincangan di forum Korea bernama Naver Cafe. Suporter Korea Selatan juga ikut curiga dengan wasit Ahmed Al Kaf yang dirasa mencurangi Indonesia.
"Warga negara Oman itu (Ahmed Al Kaf) terus menghabiskan tambahan waktu sampai Bahrain mencetak gol. Baj**g*n itu benar-benar mencurigakan," tulis salah satu netizen di forum Naver Cafe.
- Naver Cafe
Bahkan ujaran makian juga diberikan oleh beberapa netizen Korea Selatan lainnya di forum tersebut. Berikut beberapa di antaranya.
"Baj**g*n itu mempertaruhkan semuanya. Ini adalah kemenangan bagi Indonesia yang telah dicuri. Dasar wasit si**an haha ... Ini akan jadi hal yang menyebalkan bagi Indonesia," tulis salah satu akun di Naver Cafe.
"Sayang disayangkan untuk Indonesia, juga ada yang salah dengan wasitnya," tulis netizen lainnya. (ism)
Load more