GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Amukan Warganet Belum Mereda, Google Maps Negara Bahrain Jadi Sasaran, Berubah Nama Menjadi AFC Mafia Usai Rugikan Timnas Indonesia

Warganet tanah air tak kuasa menahan kekecewaan setelah Timnas Indonesia gagal menang dari tuan rumah. Terbaru, netizen mengubah nama Bahrain di Google Maps.
Senin, 14 Oktober 2024 - 13:40 WIB
Google Maps negara Bahrain berubah nama menjadi AFC Mafia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Kekecewaan warganet tanah air tampaknya belum mereda setelah keputusan kontroversial wasit Ahmed Al-Kaf membuat Timnas Indonesia gagal menang atas Bahrain.

Terbaru, Google Maps dari negara Bahrain berubah nama menjadi 'AFC Mafia' yang diduga dilakukan oleh warganet tanah air buntut perlakuan tak adil yang diterima Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia kini sudah melakukan persiapan jelang menghadapi China dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (15/10/2024).

Namun sebelum itu, Timnas Indonesia bernasib kurang beruntung lantaran kemenangan di depan mata atas Bahrain justru sirna pada menit akhir.

Dalam laga yang berlangsung Kamis (10/10/2024) kemarin, pasukan Shin Tae-yong berhasil unggul hingga menit akhir melalui Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.

Akan tetapi, tambahan waktu yang diberikan oleh wasit Ahmed Al-Kaf merubah segalanya. Timnas Indonesia akhirnya kebobolan melalui pemain Bahrain Mohamed Marhoon di menit akhir.

Hal itulah yang membuat Timnas Indonesia untuk sementara merosot ke urutan lima klasemen sementara grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

tvonenews

Sontak saja, kegagalan Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain membuat banyak suporter geram. Mereka bahkan melampiaskannya di media sosial.

Sederet makian hingga cacian tak luput menghujani media sosial wasit Ahmed Al-Kaf, kanal AFC, hingga akun Instagram Federasi Sepak Bola Bahrain.

Belum lama ini, Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) menerbitkan rilis yang menyebut bahwa situs resmi dan media sosial tim mendapat serangan siber dari pihak tertentu.

“Akun media sosial dan situs web korespondensi Asosiasi Sepak Bola Bahrain menjadi sasaran berbagai upaya peretasan, yang menyebabkan peretasan akun beberapa karyawan dan gangguan layanan,” tulis BFA.

“Akun media sosial pemain tim nasional juga menjadi sasaran upaya peretasan selain banyak komentar yang menyinggung dan tidak pantas,” lanjutnya.

Tak lama setelah BFA mengonfirmasi jika mereka menerima upaya peretasan, tiba-tiba saja viral di media sosial kalau Google Maps dari negara Bahrain berubah menjadi 'AFC Mafia'.

Hal tersebut diduga dilakukan oleh warganet Indonesia yang meluapkan amarahnya dengan mengubah nama sejumlah kota di negara Bahrain.

Sejumlah jalan hingga lokasi di pusat kota Bahrain seperti perkantoran, hotel, serta restoran berubah nama menjadi 'AFC Mafia' diikuti oleh rating yang turun drastis.

Google Maps negara Bahrain berubah nama menjadi AFC Mafia
Google Maps negara Bahrain berubah nama menjadi AFC Mafia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Rata-rata rating dari lokasi di Google Maps negara Bahrain tersebut hanya 1 dari lima bintang dengan sejumlah komentar hujatan dari warganet Indonesia.

Bukan cuma itu, gambar yang tertera di objek Google Maps negara Bahrain tersebut juga berubah menjadi foto wasit Ahmed Al-Kaf yang memimpin laga timnas Indonesia. 

“Mafia sepak bola,” tulis Nurul Husen.

“Live the football mafia,” kata Sammane Channel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga artikel ini diterbitkan, perubahan nama sejumlah tempat di negara Bahrain yang dilakukan warganet Indonesia di Google Maps belum kembali ke kondisi semula.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.
Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Kemenag menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa (17/2/2026). Berikut link live streaming sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026...
Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Persaingan bursa pembalap untuk ajang MotoGP 2027 saat ini semakin memanas, bahkan sebelum musim 2026 resmi bergulir.
6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

Kedatangan John Herdman di salah satu pertandingan Liga 2 beberapa waktu lalu memunculkan tanya, siapa pemain baru yang berpeluang dipanggil Timnas Indonesia?
5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

Ini lima nama pemain yang dianggap layak dinaturalisasi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia. Siapa saja?
Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Seorang wanita bernama Nunun Lusida menangis menagih Vicky Prasetyo untuk mengembalikan uang Rp700 juta yang disebut dipinjam untuk modal Pilkada 2024.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT