GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerajinan Kepek Tas Ayam Jago di Banyumas ini Tetap Eksis Melintas Zaman

Tas untuk membawa ayam jantan bernama kepek, hingga kini masih bertahan. Di Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, perajin kepek masih banyak dan terus berproduksi.
Rabu, 9 Februari 2022 - 08:59 WIB
Kepek dari Kemiri Sumpiuh, Bentuk dan Warna Tas Ayam Jago Terlihat Unik.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Anda tahu tas untuk membawa ayam jantan atau ayam jago yang bentuknya unik itu? Di Kabupaten Banyumas, disebut sebagai kepek. Dalam bahasa lokal ada yang menyebut sebagai kisa, kiso, atau krusu.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Kecamatan Sumpiuh, Banyumas salah satunya di Desa Kemiri, perajin kepek masih banyak dan terus berproduksi.

 

Bagi warga Kemiri, keterampilan membuat kepek merupakan tradisi turun-temurun. Diyakini, dahulu, membuat kepek adalah pengisi waktu jeda antara musim tanam dan panen, karena ini merupakan desa agraris dengan areal sawah yang luas.

 

"Jeda itu dimanfaatkan untuk kegiatan menganyam, membuat kepek ini," ujar Sariman, perajin kepek.

 

Kini warga Kemiri, baik laki-laki, perempuan, tua dan muda memiliki keahlian membuat kepek. Semua keahlian ditularkan secara outodidak. Kerajinan ini dibuat di rumah-rumah, dikerjakan oleh seluruh anggota keluarga. 

 

Bentuk, ukuran, corak atau motif anyaman kepek sangat beragam. Bahkan kini, bahannya juga ada yang masih asli rotan, pun dari plastik sintetis. 

 

Bahan kerangka kepek adalah bambu. Bahan ini tersedia banyak di tiap sudut desa. Bambu dipotong, dibelah dan dihaluskan. 

 

"Lalu kerangka dibentuk dengan cetakan dari kayu gelondongan. Cetakan ini menentukan model dan ukuran kepek yang akan dibuat," ujarnya. 

 

Setelah kerangka terbentuk, lalu dianyam. Bahan anyaman ini adalah rotan tipis, dan kini ada yang dari serat plastik fiber. Bahan sintetis ini lebih mudah didapat di toko dan memiliki banyak pilihan warna. 

 

"Penggunaan bahan sintetis ini, untuk memenuhi permintaan pasar agar kepek lebih kuat dan awet," ujar Sariman lagi. 

 

Dalam sehari, satu keluarga perajin bisa membuat dua hingga tiga kepek, tergantung ukurannya. Satu kepek dijual seharga Rp 45 ribu, untuk berbahan rotan dan Rp 60 sampai 100 ribu, untuk berbahan plastik dan fiber.

 

"Pembeli kebanyakan penghobi ayam jago. Biasanya datang langsung ke sini, agar bisa puas memilih. Bahkan sebagian besar adalah pemesan dengan model dan corak tertentu atau anyaman dibentuk tulisan nama si ayam jago," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Ada juga pedagang kulakan yang mengambil kepek sepekan sekali dan menjualnya ke pasar atau dikirim ke daerah lain. Kepek bikinan Kemiri ini, sebelum masa jual-beli online sudah menjangkau mulai Surabaya, Mataram, Bali, hingga beberapa kota di Sulawesi dan Kalimantan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Liverpool Terancam Tak Lolos ke Liga Champions usai Dipermalukan Aston Villa

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Liverpool Terancam Tak Lolos ke Liga Champions usai Dipermalukan Aston Villa

Liverpool terancam tidak lolos ke Liga Champions pada musim depan usai kekalahan dari Aston Villa, Mereka belum menjamin diri finis di lima besar klasemen akhir Liga Inggris 2025-2026.
Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Minggu 17 Mei: Menanti Franco Morbidelli 'Kerasukan' Valentino Rossi, Duo Aprilia Siap Beri Kejutan?

Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Minggu 17 Mei: Menanti Franco Morbidelli 'Kerasukan' Valentino Rossi, Duo Aprilia Siap Beri Kejutan?

Jadwal MotoGP Catalunya 2026 hari ini, di mana Franco Morbelli (VR46 Racing) siap mengobrak-abrik persaingan grid terdepan pada balapa utama.
Dedi Mulyadi "Heran": Orang-Orang Cari Uang Setiap Hari dari Puncak Lewat Hotel, Vila dan Restoran, tapi Jalannya Kotor

Dedi Mulyadi "Heran": Orang-Orang Cari Uang Setiap Hari dari Puncak Lewat Hotel, Vila dan Restoran, tapi Jalannya Kotor

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa “heran”. Pasalnya, ada banyak orang yang mencari uang setiap harinya dari Puncak lewat hotel, vila dan restoran, tapi jalannya kotor. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok 18 Mei 2026: Taurus Mulai Stabil, Aquarius Dapat Peluang Cuan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok 18 Mei 2026: Taurus Mulai Stabil, Aquarius Dapat Peluang Cuan

Ramalan keuangan zodiak besok 18 Mei 2026, Aquarius dan Gemini hoki soal uang, sementara Scorpio diminta lebih hemat dan bijak mengatur pengeluaran harian.
Detik detik Evakuasi Korban Meninggal Kebakaran Megamall Manado

Detik detik Evakuasi Korban Meninggal Kebakaran Megamall Manado

Kebakaran yang terjadi di Megamall kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado tewaskam satu orang
Jadwal Final Thailand Open 2026, Minggu 17 Mei: Nasib Indonesia Ada di Tangan Leo/Daniel, Hadapi Ganda Putra Unggulan Pertama

Jadwal Final Thailand Open 2026, Minggu 17 Mei: Nasib Indonesia Ada di Tangan Leo/Daniel, Hadapi Ganda Putra Unggulan Pertama

Jadwal final Thailand Open 2026 hari ini, di mana Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menjadi satu-satunya tulang punggung Indonesia dan akan berjuang melawan ganda putra unggulan pertama di partai pamungkas.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT