News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cristian Gonzales Diterpa Cobaan Bertubi-tubi Usai Jadi Mualaf, Ternyata ini Alasannya Mantap Pilih Islam: Melihat…

Cristian Gonzales harus menerima cobaan bertubi-tubi setelah menjadi mualaf. Meski begitu, ia tetap teguh pendirian memeluk agama Islam karena alasan ini...
Senin, 18 November 2024 - 20:52 WIB
Cristian Gonzales
Sumber :
  • YouTube/BankBRI

tvOnenews.com - Nama Cristian Gonzales telah menjadi ikon dalam sepak bola Indonesia.

Sosoknya dikenal sebagai salah satu striker terbaik yang pernah bermain di liga domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kesuksesannya, ada kisah spiritual yang mendalam dan penuh inspirasi.

Keputusan Gonzales untuk memeluk agama Islam pada tahun 2003 tak hanya menjadi perjalanan spiritual pribadi, tetapi juga membawa berbagai cobaan yang luar biasa dalam hidupnya.

Keputusan Cristian Gonzales menjadi mualaf tak lepas dari peran sang istri, Eva Nurida Siregar.

Mereka menikah pada tahun 1995 saat Gonzales masih memeluk agama Kristen.

Eva, seorang Muslim, tak pernah memaksakan keyakinannya, tetapi keteladanannya dalam menjalankan agama membuat Gonzales perlahan tertarik.

Salah satu momen yang membuka hatinya terhadap Islam adalah ketika ia bermain untuk PSM Makassar.

Tinggal di dekat masjid, Gonzales sering mendengar suara adzan.

“Awalnya dia pikir itu orang bernyanyi. Dia mulai tanya-tanya tentang adzan dan apa artinya," cerita Eva.

Ketertarikan itu semakin kuat ketika Cristian Gonzales memperhatikan istrinya berwudhu dan salat dengan memakai mukena putih.

Menurut Eva, sang suami merasa Islam sangat suci karena adanya ritual persiapan seperti wudhu sebelum beribadah.

Cristian Gonzales dan Eva

“Dia bilang, di gereja biasanya pakai baju biasa, tapi di Islam ada persiapan khusus yang membuatnya kagum,” kenang Eva.

Setelah melalui proses panjang, Gonzales akhirnya mengucapkan dua kali syahadat.

Pertama di Masjid Al Akbar Surabaya, dibimbing oleh Ustaz Mustafa, dan kedua di Kediri, di mana ia juga mendapat sertifikat sebagai mualaf.

Nama Islamnya adalah Mustafa Habibie yang hingga kini digunakan oleh beberapa orang dekatnya.

Namun, keputusan besar Gonzales untuk berpindah keyakinan ternyata membawa ujian berat dalam hidupnya.

Menurut Eva, cobaan datang bertubi-tubi. Gonzales pernah dikenai sanksi berat hingga diskors dan tak digaji selama lima bulan.

Ia juga tidak bisa kembali ke Uruguay selama lima tahun meski keluarganya, termasuk sang ayah meninggal dunia.

“Saat itu, adiknya di Uruguay sedang koma, tapi Gonzales tidak bisa pulang karena proses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sedang berjalan,” cerita Eva.

Di tengah kesulitan tersebut, Gonzales juga harus mendukung keluarganya yang sedang terpuruk.

Saat itu, Eva tengah hamil dan pasangan ini kesulitan membiayai kebutuhan sehari-hari, apalagi biaya persalinan.

"Saya bahkan harus tetap mengajar kelas salsa demi menyambung hidup. Mau ke dokter pun susah, tapi Gonzales selalu bilang ini adalah ujian dari Allah SWT," tambah Eva.

Kesabaran dan keikhlasan Gonzales dalam menghadapi berbagai cobaan akhirnya membuahkan hasil.

Kariernya perlahan bangkit, dan ia mencatatkan sejarah sebagai salah satu pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia.

Gol-golnya, terutama saat membawa Persik Kediri juara Liga Indonesia pada 2006, menjadi bukti kemampuannya yang luar biasa.

Selama 18 musim bermain, Gonzales mencetak 249 gol, sebuah pencapaian yang membuatnya menjadi legenda.

Bahkan, ia sempat menjadi pemain termahal di Indonesia dengan nilai Rp869 juta pada tahun 2021, meski kemudian bayaran tersebut menurun pada tahun 2023.

Gonzales mengungkapkan bahwa keputusannya menjadi mualaf didasari pada rasa kedamaian yang ia temukan dalam Islam.

Terlebih saat melihat istrinya salat dan mendengar adzan.

Cristian Gonzales merasa ada sesuatu yang berbeda dan sangat menenangkan dalam agama Islam.

Baginya, Islam bukan hanya soal ritual, tetapi juga tentang makna hidup dan hubungan dengan Tuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini terbukti dari kesabarannya menghadapi ujian demi ujian dengan tetap teguh menjalankan keyakinannya.

Kini, Gonzales terus menjadi teladan, tidak hanya sebagai pemain sepak bola, tetapi juga sebagai pribadi yang taat dan penuh semangat menjalani kehidupan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

‎Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A. Duel penentuan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Jarang Diketahui Publik! Kapolri Suyudi Ario Seto Ternyata Jago Bela Diri, Videonya Viral Bikin Takjub

Jarang Diketahui Publik! Kapolri Suyudi Ario Seto Ternyata Jago Bela Diri, Videonya Viral Bikin Takjub

Viral satu video yang memperlihatkan aksi Kapolri Suyudi Ario Seto bisa bela diri. Videonya bikin takjub, bikin warganet tahu bakat terpendamnya.
Malaysia Bantai Singapura 6-0, John Herdman Ungkap Drama Timnas Indonesia Kejar Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Bantai Singapura 6-0, John Herdman Ungkap Drama Timnas Indonesia Kejar Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Pertandingan Malaysia menghadapi Singapura berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). Laga tersebut dimainkan secara bersamaan dengan duel penentuan antara Timnas Indonesia kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pertamina Komitmen dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pertamina Komitmen dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, jadi momen Perwira Pertamina untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas menjaga ketahanan energi nasional.
Reaksi Santai Pihak Ruben Onsu terkait Sarwendah Gunakan Banyak Kuasa Hukum: Biasa, Gak Jadi Persoalan

Reaksi Santai Pihak Ruben Onsu terkait Sarwendah Gunakan Banyak Kuasa Hukum: Biasa, Gak Jadi Persoalan

Tim kuasa hukum Ruben Onsu menanggapi santai mengenai mantan istri kliennya, Sarwendah memutuskan memakai beberapa pengacara untuk menyelesaikan konfliknya.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

Pada 1 Oktober 2026, Suyudi Ario Seto disetujui oleh DPR RI dan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri baru gantikan Listyo Sigit Prabowo
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT