News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Sangka! Pisang Jadi Karya Seni, Laku Rp98 Miliar di Lelang Bergengsi Dunia

Karya seni "Comedian" menjadi sorotan lantaran dilelang dengan harga Rp98 miliar di Sotheby’s. Karya ini cukup kontroversial karena instalasinya hanya pisang.
Kamis, 21 November 2024 - 22:47 WIB
Seni Kontemporer Maurizio Cattelan
Sumber :
  • Sotheby’s

tvOnenews.com - Dunia seni kembali dikejutkan dengan kabar tak biasa.

Sebuah pisang yang ditempel menggunakan lakban di dinding berhasil terjual di Balai Lelang Sotheby’s New York dengan harga fantastis, yakni Rp98 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karya seni kontroversial ini berjudul “Comedian”, hasil kreasi seniman konseptual asal Italia, Maurizio Cattelan.

Tidak hanya mengejutkan dunia seni, kisah di balik karya ini juga memicu perdebatan tentang makna seni kontemporer.

Karya “Comedian”, pertama kali mencuri perhatian dunia pada ajang Art Basel Miami Beach tahun 2019.

Instalasi sederhana ini berupa pisang biasa yang ditempelkan ke dinding menggunakan lakban.

Saat itu, karya ini sudah memicu kontroversi dan menarik perhatian berbagai kalangan.

Sebagian orang menganggapnya sebagai lelucon belaka, sedangkan lainnya melihatnya sebagai kritik tajam terhadap standar seni kontemporer yang sering kali absurd.

Momen paling menghebohkan terjadi ketika seorang seniman lain, David Datuna, secara spontan mencabut pisang dari dinding dan memakannya.

Aksi tersebut menambah ironi pada karya ini dan memicu diskusi lebih lanjut tentang makna seni.

Apakah tindakan Datuna merupakan penghancuran karya seni, ataukah bagian dari performa seni itu sendiri? 

Namun, kisah “Comedian” tidak berhenti di situ. Lima tahun kemudian, karya ini kembali mencuri perhatian dunia.

Kali ini, dalam lelang di Sotheby’s, harganya melonjak tajam, jauh melampaui nilai awal di tahun 2019 yang berkisar antara Rp1,8 miliar hingga Rp2,3 miliar.

Penawaran di lelang tersebut menarik perhatian tujuh penawar hingga akhirnya jatuh ke tangan pengusaha kripto asal Tiongkok, Justin Sun, dengan harga Rp98 miliar.

Meskipun tampaknya pembeli mengeluarkan uang untuk membeli pisang biasa, kenyataannya tidak demikian.

Apa yang dibeli oleh Justin Sun bukanlah pisangnya, melainkan sertifikat keaslian dari karya “Comedian”.

Sertifikat ini memberikan hak kepada pemilik untuk mereplikasi instalasi tersebut sesuai panduan yang diberikan oleh seniman.

Pisang itu sendiri hanyalah elemen sementara dan akan diganti seiring waktu.

Fenomena ini memperlihatkan daya tarik unik seni kontemporer di pasar internasional.

Seni tidak lagi hanya tentang objek fisik, melainkan konsep di baliknya.

Dalam hal ini, karya Cattelan mengaburkan batas antara seni, humor, dan kritik sosial, sekaligus mempertanyakan nilai-nilai yang melekat pada seni.

Penjualan “Comedian” terjadi sehari setelah karya seniman legendaris René Magritte, L’empire des lumières, terjual di Sotheby’s dengan harga mencengangkan, Rp1,9 triliun.

Karya Magritte yang menampilkan perpaduan magis antara cahaya dan gelap, memecahkan rekor baru bagi seniman tersebut. 

Kedua karya ini, meskipun sangat berbeda dalam pendekatan dan makna, menunjukkan bahwa seni memiliki cara unik untuk menembus batasan nilai konvensional.

Seni seperti pisang tempel mungkin tampak tidak serius, tetapi keberadaannya di lelang besar seperti Sotheby’s membuktikan bahwa seni konseptual memiliki tempat di pasar seni internasional.

Perdebatan tentang “Comedian’ masih terus berlanjut. Apakah karya ini benar-benar seni revolusioner atau sekadar simbol dari absurditas dunia seni?

Cattelan sendiri dikenal sering bermain-main dengan konsep seni, menciptakan karya-karya yang memancing diskusi dan kontroversi.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, seni tidak hanya tentang apa yang terlihat di permukaan, tetapi juga tentang makna yang ingin disampaikan.

Jadi, siapa yang tertawa sekarang? Jawabannya mungkin adalah kita semua yang masih memikirkan apa arti sebenarnya dari sebuah pisang yang ditempel di dinding.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.
Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Tanpa disadari kebiasaan buruk ini menyebabkan doa-doa sulit dikabulkan Allah SWT
BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

Intimate Night with The Dudas merupakan bentuk apresiasi eksklusif bagi nasabah BRI Prioritas yang meningkatkan aktivitas perbankan serta pemanfaatan produk unggulan BRI.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT