GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Dituding Tak Beradab Usai Ledek Penjual Es, Langsung Dibandingkan dengan Sinden Niken Salindry: ini Lebih Paham...

Gus Miftah tengah ramai diperbincangkan lantaran meledek penjual es saat ditengah ceramahnya. Adabnya ramai dibandingkan dengan seorang sinden, Niken Salindry.
Selasa, 3 Desember 2024 - 19:37 WIB
Gus Miftah, Niken Salindry
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Gus Miftah, seorang pendakwah terkenal sekaligus utusan khusus presiden dalam Bidang Kerukunan Beragama tengah menjadi sorotan publik.

Hal ini bermula saat video yang menunjukkan interaksinya dengan seorang penjual es teh viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, Gus Miftah dinilai bersikap kurang pantas terhadap pedagang kecil yang berada di lokasi pengajian.  

Dalam video yang beredar di media sosial, Gus Miftah tengah mengisi sebuah pengajian di Magelang.

Di antara kerumunan jemaah, seorang penjual es teh terlihat berjalan membawa dagangannya.

Melihat hal tersebut, Gus Miftah memanggil pedagang itu dan bertanya tentang jumlah dagangannya yang masih tersisa.  

"Es teh mu sih ekeh (masih banyak) nggak?" tanya Gus Miftah.  

Namun, alih-alih membeli atau memborong dagangan, Gus Miftah justru meledek sang pedagang dengan nada yang dianggap merendahkan.

"Ya sana jual," ujarnya sambil tertawa.  

Tak berhenti di situ, ia menambahkan bahwa jika dagangan sang penjual tidak laku, itu merupakan takdirnya.

"Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah takdir," tambahnya.  

Sikap Gus Miftah tersebut langsung menuai kecaman dari netizen.

Banyak yang menganggap bahwa candaan Gus Miftah tidak mencerminkan adab seorang pemuka agama, apalagi mengingat posisinya sebagai utusan khusus presiden.  

Komentar pedas pun membanjiri unggahan video tersebut.

Beberapa netizen menyebut tindakan Gus Miftah sebagai bentuk pelecehan terhadap pedagang kecil.

Hal ini kemudian semakin ramai diperbincangkan ketika perbandingan dibuat dengan tindakan seorang sinden bernama Niken Salindry.  

Dalam sebuah video yang juga viral, Sinden Niken Salindry menunjukkan sikap yang sangat berbeda terhadap pedagang es teh.

Ketika tampil di sebuah panggung, Niken memanggil seorang pedagang es teh yang berada di kerumunan penonton.

Ia bertanya berapa total harga minuman yang dijual pedagang tersebut.  

Setelah mengetahui bahwa harga semua minuman adalah Rp100 ribu, Niken tanpa ragu langsung membayar seluruh dagangan itu.

Tidak hanya itu, Niken bahkan mempersilakan penonton untuk mengambil minuman tersebut secara gratis.  

"Semuanya boleh ambil itu ya," ucap Niken dari atas panggung.

Penonton pun segera mengambil minuman, sementara Niken memberikan uang kepada penonton untuk diberikan kepada pedagang tersebut.

Sikap mulia Niken ini menuai pujian dari banyak orang.  

Adab dan tindakan Niken Salindry yang memanusiakan manusia sangat kontras dengan sikap yang diperlihatkan oleh Gus Miftah.

Hal ini memicu diskusi di media sosial mengenai pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi tokoh publik.  

“Kalau kata yang ngerti agama, mbaknya ini mungkin dianggap pendosa, padahal mungkin mbak yang kayak gini yang masuk surga,” komentar seorang netizen di platform X.  

“Niken Salindry ini lebih paham memanusiakan manusia dibanding yang katanya ahli agama itu,” tulis netizen lainnya.  

Beberapa komentar lain bahkan menyoroti bagaimana manusia seharusnya dinilai dari adab sebelum ilmu.

“Memang harusnya manusia dipandang dari adab dulu, karena adab di atas ilmu,” tulis seorang pengguna.  

Insiden ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin kritis terhadap perilaku tokoh publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap Niken Salindry yang sederhana namun penuh makna mengajarkan bahwa kebaikan hati tidak memerlukan panggung besar atau gelar mewah.

Sementara itu, bagi Gus Miftah, insiden ini dapat menjadi pengingat bahwa posisi sebagai tokoh agama dan utusan negara memerlukan tanggung jawab moral yang tinggi dalam setiap ucapan dan tindakannya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Iran tegaskan tidak akan memenuhi tuntutan yang berlebihan dari musuh-musuhnya. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan mengutuk perang ekonomi terhadap Iran sebagai kelanjutan perang dengan kekerasan.
Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga mengalami serangan jantung, seorang calon haji asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah.
Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan ajakan yang menarik perhatian bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang. 
Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Berikut alasan umat Islam disunnah untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum melakanakan shalat Idul Adha, begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.

Trending

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT