News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Psikolog Diduga Sentil Ayah Agus, Imbas Salah Pemahaman soal Donasi dan Sedekah: Sekarang Paham, ya?

Psikolog ikut berkomentar soal polemik donasi Agus Salim. Ia diduga menyentil ayah Agus yang salah paham perihal maksud dan tujuan dari donasi. Seperti apa?
Kamis, 5 Desember 2024 - 13:13 WIB
Ayah Agus, M Danil
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Psikolog Lita Gading kembali menarik perhatian publik melalui pernyataannya mengenai polemik dana donasi untuk pengobatan Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi.

Kali ini, Lita Gading diduga memberikan sindiran kepada ayah Agus, M. Daniel yang membuat pernyataan kontroversial terkait makna donasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah pernyataannya, M. Daniel menyebut bahwa donasi adalah bagian dari infak dan sedekah, yang membuat banyak pihak mempertanyakan pemahamannya.

"Ini kan sudah diberikan sama Agus. Siapapun yang ngambil haram hukumnya karena sudah disahkan menjadi satu hak, dibagikan dengan ikhlas. Infak itu sedekah," ujar M. Daniel.  

Pernyataan tersebut nampak memicu tanggapan dari Lita Gading.

Melalui akun TikTok pribadinya, ia mencoba meluruskan perbedaan antara donasi dan sedekah yang kerap disalahartikan.  

Dalam video yang diunggahnya, Lita Gading menjelaskan bahwa donasi adalah pemberian yang memiliki tujuan khusus, seperti yang terjadi dalam kasus Agus.

Ia menegaskan bahwa donasi digunakan untuk keperluan tertentu yang telah disepakati, misalnya pengobatan mata Agus.  

"Donasi itu memberikan segala sesuatu atau memberikan uang dengan tujuan tertentu yaitu misalkan untuk kepentingannya perbaikan dan kesehatan mata, itu donasi disebutnya," ujar Lita Gading.  

Berbeda dengan donasi, sedekah atau sumbangan memiliki sifat yang lebih umum.

Setelah diterima, dana sumbangan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tidak terbatas pada satu kebutuhan tertentu.  

"Sumbangan itu sifatnya general, tidak dikhususkan untuk satu kasus tertentu. Jadi, kalau sumbangan, kita menyumbang orang setelah diterima itu untuk kepentingan apa saja, untuk kepentingan yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan," jelasnya. 

Secara implisit, Lita Gading menyoroti dugaan bahwa dana donasi untuk pengobatan Agus Salim telah diselewengkan.

Ia menegaskan bahwa donasi memiliki aturan penggunaan yang ketat dan tidak boleh digunakan di luar tujuan awal yang disampaikan kepada donatur.  

"Sekarang paham, ya? Jadi kasusnya Agus itu donasi, dikhususkan untuk satu kepentingan saja," tegasnya di akhir video.  

Pernyataan Lita Gading ini menyiratkan bahwa penggunaan dana donasi untuk keperluan pribadi Agus Salim atau di luar pengobatan mata adalah bentuk penyelewengan.

Hal ini menjadi peringatan penting bagi penerima donasi agar menghormati amanah yang diberikan oleh para donatur.  

Polemik ini memicu reaksi beragam dari masyarakat.

Banyak yang mendukung langkah Lita Gading dalam meluruskan definisi donasi dan sedekah.

Mereka menilai bahwa transparansi dalam penggunaan dana donasi sangat penting, terutama ketika melibatkan publik yang berpartisipasi melalui donasi. 

Ketika seseorang membuka donasi dengan tujuan tertentu, sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas.  

Sebagai contoh, laporan penggunaan dana donasi dapat membantu memberikan rasa tenang kepada para donatur bahwa uang mereka digunakan sesuai tujuan yang telah disepakati.

Unggahan ini turut mendapat beragam komentar dari netizen di TikTok.

“Kok seorang pengacara juga nggak paham ya sama yang namanya donasi,” komentar netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Percuma bu dokter di jelasin mereka dah pada buta mata buta hati pula,” kata yang lain.

“Betul tuh kasih tau Abahnya Agus yang nggak ngerti,” balas yang lain.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek garang Timnas Indonesia Justin Hubner akhirnya kembali merumput bersama Fortuna Sittard setelah sempat "diparkir" akibat polemik administrasi yang mengheboh
Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi yang akrab disapa KDM dengan mertua Raffi Ahmad, Rieta Amilia menyedot perhatian hingga menuai komentar warganet, pada Minggu
Curahan Hati Dedi Mulyadi, Ditinggalkan Istri Justru Jadi Titik Balik Hingga Sukses Duduki Kursi Gubernur Jabar

Curahan Hati Dedi Mulyadi, Ditinggalkan Istri Justru Jadi Titik Balik Hingga Sukses Duduki Kursi Gubernur Jabar

Curahan hati Dedi Mulyadi soal kehidupan pribadinya viral. Ditinggalkan istri justru jadi titik balik hingga kini sukses menjabat Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi Ungkap Risiko Stop Calo Tenaga Kerja, Siap Hadapi Musuh Meski dari Orang Terdekat

Dedi Mulyadi Ungkap Risiko Stop Calo Tenaga Kerja, Siap Hadapi Musuh Meski dari Orang Terdekat

​​​​​​​Dedi Mulyadi ungkap risiko stop calo tenaga kerja di Subang siap hadapi musuh demi prioritaskan warga lokal dalam industri Jawa Barat. (13/4/2026)
Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Gelandang Napoli, Scott McTominay, menegaskan bahwa perburuan gelar Serie A musim ini masih jauh dari kata selesai, meski timnya kembali kehilangan poin penting
Gus Ipul Bocorkan Waktu Penyelenggaraan Muktamar NU: Agustus, Jangan Terbawa Isu

Gus Ipul Bocorkan Waktu Penyelenggaraan Muktamar NU: Agustus, Jangan Terbawa Isu

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bocorkan waktu penyelenggaraan Muktamar NU. Kata dia, Muktamar NU

Trending

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Gelandang Napoli, Scott McTominay, menegaskan bahwa perburuan gelar Serie A musim ini masih jauh dari kata selesai, meski timnya kembali kehilangan poin penting
Dedi Mulyadi Tegas Minta Stop Calo Tenaga Kerja, Industri Subang Wajib Utamakan Warga Lokal

Dedi Mulyadi Tegas Minta Stop Calo Tenaga Kerja, Industri Subang Wajib Utamakan Warga Lokal

​​​​​​​Dedi Mulyadi tegas minta stop calo tenaga kerja dan dorong industri di Subang utamakan warga lokal agar manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Jay Idzes Kena Semprot, Fabio Grosso Sindir Kesalahan Fatal Kapten Timnas Indonesia Usai Sassuolo Dikandaskan Genoa

Jay Idzes Kena Semprot, Fabio Grosso Sindir Kesalahan Fatal Kapten Timnas Indonesia Usai Sassuolo Dikandaskan Genoa

Kabar kurang sedap datang dari lanjutan Liga Italia (Serie A) musim 2025/2026. Bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes menjadi sasaran kritik pedas pelatihnya -
Ma'ruf Amin Komentari Terkait Perundingan AS-Iran yang Gagal

Ma'ruf Amin Komentari Terkait Perundingan AS-Iran yang Gagal

Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin ikut berkomentar terkait gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran di Pakistan. Ma'ruf menyebut kegagalan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT