News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Dicurhati, Anak yang Bunuh Ayah dan Nenek Ungkap Keinginan Ibunya Belum Terpenuhi Lantaran Sang Ayah...

Anak yang bunuh ayah dan nenek sering dapat curhatan dari ibunya. MAS mengungkap ada keinginan ibunya yang belum bisa diwujudkan sang ayah. Seperti apa?
Senin, 9 Desember 2024 - 20:11 WIB
Ibu dari Anak 14 Tahun
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang melibatkan seorang anak remaja berinisial MAS (14) di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menjadi sorotan publik.

MAS tega menghabisi nyawa ayahnya, APW (40), dan neneknya, serta melukai ibunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peristiwa tragis ini, terungkap dinamika kompleks di balik kehidupan keluarga tersebut.

Di balik aksi kejam tersebut, sejumlah fakta mengejutkan mulai terkuak.

Salah satunya adalah peran tekanan emosional dalam keluarga diduga menjadi salah satu pemicu.

Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ari Rahmat Idnal, MAS ternyata kerap menjadi tempat curhat ibunya tentang kondisi keluarga mereka.

MAS mengungkapkan bahwa ibunya sering membagikan keluh kesah terkait situasi keluarga mereka.

Salah satu hal yang sering diceritakan ibunya adalah soal ambisi yang belum tercapai, termasuk harapan sang ibu untuk membuka bisnis bakery yang hingga kini belum terwujud.

Selain itu, ibu MAS juga mengeluhkan kondisi karier suaminya, APW, yang belum mendapatkan promosi di tempat kerjanya.

“Jadi analisa sementara seperti yang kami sampaikan, anak tersebut sering dicurhati oleh ibunya masalah keluarga,” kata Kombes Pol Ade Ari Rahmat Idnal di program acara Hotrom.

Sebagai seorang ahli di bidang teknologi informasi, APW bekerja sebagai Senior Software Engineer di salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia.

APW juga bekerja sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi swasta.

“Ibunya bercerita harusnya ayah sudah bisa promosi, ayah kerja di bagian IT namun saat ini masih belum (naik jabatan), kalau naik jabatan kan bisa nambah secara ekonomi,” tambah Ade Ari.

Meski memiliki karier yang mapan, kondisi ekonomi keluarga nampak kurang mendukung ambisi pribadi ibunya.

Tidak hanya itu, MAS juga menyebutkan ada rencana liburan keluarga yang dibatalkan karena keterbatasan anggaran.

“Terakhir dia juga pernah bercerita bahwa akan diajak liburan oleh sang ayah tapi tiba-tiba tidak jadi, ‘tidak usah kata ibu lebih baik uangnya digunakan untuk hal-hal yang lain’,” ungkap Ade Ari.

“Dan dia pun mengutarakan bahwa ibunya sebenarnya ingin punya bisnis bakery tapi hingga saat ini belum mampu terwujud,” sambungnya.

Keputusan ini semakin menambah ketegangan di dalam rumah tangga mereka.

Sebelum kejadian, MAS pernah dibawa ke psikiater sebanyak empat kali oleh ibunya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh MAS kepada polisi. Namun, remaja ini mengaku tidak tahu alasan di balik keputusan ibunya membawanya ke psikiater.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya kemungkinan masalah psikologis yang mungkin sudah lama diabaikan.

“Anak itu pernah berkata, 'Saya pernah dibawa mama ke psikiater empat kali, loh,’ tetapi dia tidak tahu alasannya,” kata Kombes Pol Ade.

Tekanan emosional yang dirasakan MAS dari curahan hati ibunya diduga menjadi salah satu pemicu tindakan nekat tersebut.

Analisis sementara pihak kepolisian menunjukkan bahwa beban mental yang dialami MAS memengaruhi kondisi kejiwaannya, terutama dengan minimnya pendampingan yang memadai.

APW sendiri dikenal sebagai sosok cerdas dengan karier yang gemilang di bidang teknologi informasi.

Sebagai lulusan Universitas Bina Nusantara, ia membangun reputasi profesionalnya melalui berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Senior Software Engineer di perusahaan e-commerce besar.

Kasus ini mencerminkan dinamika keluarga yang rumit, di mana komunikasi yang tidak sehat dan tekanan emosional dapat memengaruhi perilaku anak.

Para ahli menyarankan bahwa penting untuk memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental anak.

Ketika anak menjadi tempat curhat orang tua, ada risiko anak merasa terbebani secara emosional, yang pada akhirnya dapat berdampak buruk pada perkembangan psikologis mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penting untuk menyediakan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental bagi keluarga yang membutuhkan.

Dengan penanganan dini, konflik seperti ini mungkin dapat dicegah sebelum berkembang menjadi tragedi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT