News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipaksa Belajar Orangtua sejak Kecil Jadi Motif Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek? Kuasa Hukum Beberkan Kalau Sebenarnya…

Kuasa Hukum MAS, anak 14 tahun yang membunuh ayah dan neneknya serta melukai sang ibu, sempat menuliskan motif sebenarnya ia melakukan hal tersebut. Ternyata...
Selasa, 10 Desember 2024 - 06:37 WIB
Sosok remaja MAS (14) diduga alami tekanan psikis dalam kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Sabtu (30/11/2024)
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami motif anak 14 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan nekat membunuh ayah dan neneknya sendiri pada akhir November 2024 lalu.

Sejak insiden itu menghebohkan publik sejak beberapa minggu lalu, sejumlah isu terkait motif atau latar belakang MAS melakukan hal tersebut pun turut jadi perbincangan.

Bahkan, di media sosial X sempat beredar komentar dari netizen di Instagram yang mengaku bahwa anaknya dengan MAS pernah berteman sewaktu SD.

 

tvonenews

 

Dalam komentar yang ditulis oleh akun @aci_islandi di Instagram, ia menyebut bahwa MAS mengalami depresi, akibat ambisi orangtuanya yang menginginkan sang anak untuk jadi sosok yang cerdas.

 

"Pelaku adalah teman sewaktu SD dengan anak saya, dan saya sangat iba sebenarnya dengan pelaku yang mengalami depresi akibat ambisi orang tuanya semenjak kecil," tulis akun @aci_islandi, dilansir tvOnenews.com dari akun X @nagininagini, Senin (9/11/2024).  

 

Akun Instagram itu juga menceritakan masa-masa MAS masih duduk di bangku kelas 4 SD yang kerap tertidur di kelas. Hal tersebut dikarenakan pengakuan anak tersebut yang terus belajar dan baru tidur pukul 1 pagi.

 

"Bayangkan saja saat pelaku masih duduk di bangkiu SD kelas 4, dia sering tertidur di kelas, saat ditanya oleh wali kelasnya saat itu pelaku menjawab karna dia baru tidur jam 1 pagi sebab harus belajar dan mengerjakan tugas dari tempat lesnya waktu itu. Sedangkan tekanan dari orang tuanya pelaku harus jadi anak pintar... harus masuk sekolah negeri seperti jejak kedua orangtuanya yang berlatar belakang lulusan universitas negeri di Depok," tulis akun @aci_islandi.

 

Komentar netizen mengenai unggahan terakhir status WA pelaku pembunuhan ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Komentar netizen mengenai unggahan terakhir status WA pelaku pembunuhan ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • X/@nagininagini

 

 

Isu tersebut kemudian semakin membuat publik juga penasaran mengenai latar belakang atau hal apa yang jadi pemicu MAS melakukan penikaman hingga penusukan kepada anggota keluarganya sendiri.

 

Kuasa Hukum MAS, Amriadi Pasaribu menyampaikan, bahwa anak 14 tahun itu sempat menulis tangan surat yang berisi permohonan maaf, kronolgi, hingga motif sebernarnya ia melakukan pembunuhan tersebut.

"Kalau saya tanya (motifnya) sih sama jawabannya juga kayak di Polres. Mungkin Polres dulu lah jawabannya, kalau sama saya kan panjang ya, jadi pelan-pelan saya tanyain,” pungkasnya.

 

Anak 14 tahun bunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya di Lebak Bulus
Anak 14 tahun bunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya di Lebak Bulus
Sumber :
  • Istimewa

 

 

Sementara itu, menurut keterangan pihak kepolisian, saat diinterograsi MAS mengaku mendapat bisikan gaib, saat ia tak bisa tertidur pada malam insiden tersebut.

Bisikan itulah yang disinyalir membuat ia langsung menikam orangtua dan neneknya, hingga membuat dua dari mereka meninggal dunia.

"Interogasi awalnya dia merasa dia tidak bisa tidur. Terus ada hal-hal yang membisiki dia, meresahkan dia, seperti itu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tujuan Utama Kang Sung-hyung Datangkan Jordan Wilson Terungkap, Hitter AS itu Direkrut Tak Semata Memperkuat Serangan

Tujuan Utama Kang Sung-hyung Datangkan Jordan Wilson Terungkap, Hitter AS itu Direkrut Tak Semata Memperkuat Serangan

Keputusan tim asal Kota Suwon, Hyundai Hillstate, untuk memilih Jordan Wilson saat draft pemain asing KOVO sempat menimbulkan pertanyaan bagi para penggemar.
Timnas Indonesia Tembus 118 Ranking FIFA, Erick Thohir Beri Nasihat Bijak Buat Skuad Garuda: Bangga tapi Harus Tetap Membumi

Timnas Indonesia Tembus 118 Ranking FIFA, Erick Thohir Beri Nasihat Bijak Buat Skuad Garuda: Bangga tapi Harus Tetap Membumi

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pesan khusus kepada Timnas Indonesia yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada FIFA Matchday Juni 2026.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Suporter Timnas Indonesia Lempar Botol ke Pemain Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Suporter Timnas Indonesia Lempar Botol ke Pemain Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Media Vietnam menyoroti aksi suporter Timnas Indonesia melempar botol usai gol Australia pada semifinal Piala AFF U-19 2026. Begini komentar media tersebut.
Anindya Ungkap Hasil Kunjungan Prabowo ke Prancis: Kesepakatan Baru Tembus US$3,5 Miliar

Anindya Ungkap Hasil Kunjungan Prabowo ke Prancis: Kesepakatan Baru Tembus US$3,5 Miliar

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang belakangan kerap menjadi sorotan publik.
Dahsyat, 571 Rekening Tunggak Pajak Hingga Rp 70,2 Miliar

Dahsyat, 571 Rekening Tunggak Pajak Hingga Rp 70,2 Miliar

571 rekening dengan total tunggakan pajak sebesar Rp70,2 miliar dibekukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi.
Namanya Disebut Pusaran Mega Korupsi MBG, Dudung Abdurachman Bantah Miliki SPPG

Namanya Disebut Pusaran Mega Korupsi MBG, Dudung Abdurachman Bantah Miliki SPPG

Dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) turut melahirkan dinamika terbarunya.

Trending

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026 harus terhenti secara dramatis usai takluk 0-1 dari Australia pada laga semifinal. Media Vietnam beri sorotan.
FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Duel Son Heung-min atau Patrik Schick yang Bakal Menang?

Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Duel Son Heung-min atau Patrik Schick yang Bakal Menang?

Prediksi Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026. Duel Son Heung-min dan Patrik Schick diprediksi berlangsung sengit dalam laga pembuka di Grup A.
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, Jumat (12/6/2026), akan menyajikan laga menarik Korea Selatan kontra Republik Ceko. Serta Kanada yang akan menantang Bosnia.
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Dewan Pers menghimpun masukan terkait usulan pengaturan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta, melalui forum dengar pendapat dengan berbagai konstituen pers, Kamis (11/6), di Hall Dewan Pers.
Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Dinamika pengungkapan kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayan, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya terus menyita perhatian publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT