News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andy F. Noya Bicara Jujur Ungkap Kesalahan Besar Pernah Undang Gus Miftah, Hingga Beri Sentilan soal Dakwah, Katanya…

Andy F. Noya pernah blak-blakan mengungkap kesalahan besar mengundang sosok Gus Miftah menjadi bintang tamu. Ia juga turut menyentil soal dakwahnya. Seperti apa
Selasa, 10 Desember 2024 - 13:47 WIB
Gus Miftah, Andy F Noya
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman, dikenal sebagai pendakwah dengan gaya unik dan kontroversial, kembali menjadi sorotan publik.

Belakangan, sejumlah video kontroversi Gus Miftah saat ceramah viral di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah ketika ia diundang ke program acara Kick Andy, talk show legendaris yang dibawakan oleh Andy F. Noya.

Dalam perbincangan tersebut, suasana sempat serius ketika Andy F. Noya secara terbuka mengungkapkan keraguannya terhadap sosok Miftah yang agamis.

Keraguan itu tidak hanya muncul dari penampilan Gus Miftah yang dianggap cukup eksentrik untuk seorang pendakwah.

Tetapi juga dari pernyataan-pernyataannya yang memancing kontroversi.  

Dialog antara Andy dan Gus Miftah dimulai dengan pembahasan ringan tentang pekerjaan yang digeluti oleh Miftah.

Ketika ditanya mengenai profesinya, Miftah Maulana memberikan jawaban yang cukup mengejutkan.  

“Kita nggak punya pekerjaan karena bagi saya, dakwah itu bukan profesi. Tapi karena saya punya pesantren, orang manggil saya ustaz. Orang manggil saya kiai,” ujar Gus Miftah dengan santai, dilansir dari YouTube Kick Andy Show.

Namun, jawaban tersebut justru membuat Andy semakin penasaran. Ia segera memotong pernyataan Gus Miftah dengan sebuah pertanyaan tajam. 

“Tunggu, dakwah itu bukan pekerjaan?” tanya Andy. 

Gus Miftah kemudian menjelaskan lebih lanjut, “Saya mengatakan dakwah itu bukan profesi. Tapi apapun profesinya harus berdakwah.”  

Meskipun demikian, jawaban ini tampaknya tidak cukup meyakinkan Andy.

Ia masih mempertanyakan apakah benar Gus Miftah layak disebut sebagai seorang kiai, mengingat penampilan dan gaya bicara yang tidak biasa.  

Keraguan Andy semakin jelas ketika ia menyentuh soal penampilan Gus Miftah. 

“Anda mau meyakinkan saya bahwa Anda kiai? Saya tidak gampang diyakinkan. Apalagi dengan penampilan seperti ini, penonton juga pasti yakin, mana mungkin kiai penampilannya seperti ini,” ujar Andy dengan nada serius.  

Gus Miftah menanggapi hal tersebut dengan tenang, sambil sedikit menyisipkan candaan.

Ia menyebut dirinya sebagai “kiai berpenampilan atletis namun berhati teletubbies.”

Selain itu, Miftah juga memaparkan bahwa pesantrennya tidak memungut biaya dari para santri. 

Namun, penjelasan ini tidak cukup untuk menghilangkan keraguan Andy. Ia justru menyoroti aktivitas Gus Miftah yang kerap terlihat di tempat-tempat hiburan malam. 

"Saya dengar nih Anda sering keluyuran ke tempat-tempat hiburan, ke klub-klub malam. Bagaimana mungkin Anda seorang kiai? Anda punya pesantren, tetapi justru lebih sering berkunjung ke klub malam, tempat yang tidak layak,” tanya Andy dengan nada menyindir.  

Alih-alih memberikan jawaban serius, Gus Miftah justru melemparkan candaan yang membuat suasana berubah.  

“Sebenarnya bukan klub malam sih, Puskesmas. Pusat Kesenangan Mas-Mas,” ujar Gus Miftah dengan santai.  

Mendengar jawaban ini, Andy tampak terkejut sekaligus bingung. Ia bahkan secara blak-blakan mengungkapkan penyesalannya mengundang Gus Miftah ke acaranya. 

“Ini saya udah mulai nyesel. Jujur saya udah mulai nyesel. Siapa yang undang Anda sebenarnya ini,” ujar Andy F. Noya.

Keraguan Andy F. Noya mencerminkan pandangan masyarakat yang masih konservatif terhadap sosok kiai yang dianggap harus berpenampilan sesuai norma tradisional.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disisi lain, seorang pendakwah, memiliki pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan pesan agama.

Namun, tentu saja, kapabilitas seorang pemimpin agama tetap perlu diuji melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata atau penampilan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBNU Akhirnya Tetapkan Waktu dan Lokasi Muktamar ke-35

PBNU Akhirnya Tetapkan Waktu dan Lokasi Muktamar ke-35

Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur,  dipilih sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU yang bakal digelar dipada 27-31 Agustus 2026
Daftar 8 Tim Peserta Babak Perempat Final: Tak Ada Kejutan, Hanya Tuan Rumah Seluruhnya Tersingkir

Daftar 8 Tim Peserta Babak Perempat Final: Tak Ada Kejutan, Hanya Tuan Rumah Seluruhnya Tersingkir

Dari delapan tim peserta yang dipastikan tampil di babak perempat final Piala Dunia 2026, tak ada lagi tuan rumah yang bertahan. 
Hasil Piala Dunia 2026: Swiss Jadi Tim Terakhir yang Lolos Perempat Final Usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti

Hasil Piala Dunia 2026: Swiss Jadi Tim Terakhir yang Lolos Perempat Final Usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti

Skor akhir 0-0 atas kemenangan siapa di babak adu penalti terjadi Rabu (8/7/2026). Hingga akhirnya drama adu penalti berakhir atas kemenangan swiss 4-3 dari Kolombia.
Boroujerdi  Sebut Teheran Tunggu Waktu Tepat Konfirmasi Kunjungan Delegasi RI

Boroujerdi Sebut Teheran Tunggu Waktu Tepat Konfirmasi Kunjungan Delegasi RI

Pemerintah Iran tengah menunggu waktu yang tepat mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran untuk memberikan penghormatan terakhir bagi mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.
KPK Geledah Kantor DPRD, Diduga Pihak yang Kumpulkan Uang di Kasus Bupati Kuansing

KPK Geledah Kantor DPRD, Diduga Pihak yang Kumpulkan Uang di Kasus Bupati Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Dewab Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Respons Elegan Pelatih Baru Persib Usai 11 Nama Gabung Skuad Provisional Timnas Indonesia di Tengah Persiapan 5 Kompetisi yang Diikuti Maung Bandung

Respons Elegan Pelatih Baru Persib Usai 11 Nama Gabung Skuad Provisional Timnas Indonesia di Tengah Persiapan 5 Kompetisi yang Diikuti Maung Bandung

Dari kiper hingga striker, pemain muda hingga naturalisasi dari Persib Bandung mewarnai skuad yang tengah menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali, 5-11 Juli 2026 ini. 

Trending

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Juara bertahan Argentina hampir pulang hingga akhirnya mencatatkan remontada dari Maroko. Skor akhir 3-2 atas kemenangan Argentina tercatat di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026).
Kemenangan Argentina Seperti Dipaksakan, Pelatih Mesir Murka pada Wasit dan FIFA

Kemenangan Argentina Seperti Dipaksakan, Pelatih Mesir Murka pada Wasit dan FIFA

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, melontarkan tuduhan keras kepada FIFA usai timnya kalah 2-3 dari sang juara bertahan dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta.
Erling Haaland Terancam Gagal Bawa Norwegia ke Semifinal Piala Dunia 2026? Tim Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kelelahan Ekstrem 

Erling Haaland Terancam Gagal Bawa Norwegia ke Semifinal Piala Dunia 2026? Tim Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kelelahan Ekstrem 

Padatnya jadwal pertandingan dan jarak perjalanan antar venue ternyata berpengaruh pada kesehatan Norwegia. Erling Haaland cs mengalami sakit akibat kelelahan ekstrem yang dialami sejak mengikuti Piala Dunia 2026. 
Wacana Pergantian Nama Provinsi Sunda, PAN Jabar Beberkan Silsilah Sejarah

Wacana Pergantian Nama Provinsi Sunda, PAN Jabar Beberkan Silsilah Sejarah

Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Provinsi Sunda terus berkumandang dan menjadi perhatian seksama.
Ahmad Muzani Beberkan Isi Obrolan dengan Puan dan Gibran, Termasuk Alasan Tetiba Tarik Tangan Wapres

Ahmad Muzani Beberkan Isi Obrolan dengan Puan dan Gibran, Termasuk Alasan Tetiba Tarik Tangan Wapres

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan isi perbincangan antara dirinya bersama Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Geger! Pria Ditemukan Tewas Usai Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas, Polisi Ungkap Kronologinya

Geger! Pria Ditemukan Tewas Usai Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas, Polisi Ungkap Kronologinya

Seorang pria berinisial IYPS (41) meninggal dunia usai terjepit lift barang saat tengah bekerja di sebuah kantor yang terletak di Blok D5/25 Ruko Roxy Mas, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Tes Urine Dadakan, Kanit Reskrim Polsek di Bali Positif Narkoba

Tes Urine Dadakan, Kanit Reskrim Polsek di Bali Positif Narkoba

Seorang perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Kuta, berinisial Iptu MDP, kini harus berurusan dengan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT