News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dekat dengan Gus Miftah, Penceramah Ini Curhat Ikut Kena Bully, Blak-blakkan Ngaku Sekarang Nasibnya Jadi...

Siapa sangka, viralnya omongan tak pantas Gus Miftah sampai berdampak ke orang terdekatnya, salah satu orang yang dekat dengan Gus Miftah ungkap apa yang dirasa
Selasa, 10 Desember 2024 - 14:42 WIB
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dampak dari viralnya ucapan Gus Miftah kepada seorang penjual es teh dalam salah satu acaranya di Magelang ternyata berdampak besar.

Mulai dari Gus Miftah yang akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai utusan khusus presiden, hingga Sunhaji sang penjual es teh yang mendapat rezeki berlimpah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata tidak hanya itu dampaknya, orang-orang yang diduga dekat dengan Gus Miftah pun ikut merasakan.

Salah satunya adalah Gus Kautsar yang mengaku ikut merasakan dampak dari kasus viral Gus Miftah.

Dalam salah satu kajiannya, Gus Kautsar menjelaskan tentang bagaimana sikap umat Rasulullah yang seharusnya ketika menyikapi seorang yang berbuat kesalahan.

Sebelum membahas tentang hal itu, Gus Kautsar mengaku mendapat bully dari banyak orang karena kebetulan dirinya memiliki kedekatan dengan Gus Miftah.

"Aku itu dibully orang banyak karena kebetulan yang viral (Gus Miftah) cukup dekat dengan saya," ungkap Gus Kautsar, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Dibully banyak orang," lanjutnya.

Gus Kautsar mengaku mendapat banyak bully dan nasehat usai viral ucapan Gus Miftah yang mengolok penjual es teh.

Menyikapi hal tersebut, Gus Kautsar akhirnya memberikan jawabannya.

"Dinasehati, kenapa kemudian diam saja, saya jawab sekarang, mumpung lagi viral-viralnya," ujar Gus Kautsar.

Gus Kautsar menerangkan tentang bagaimana sikap seorang yang beriman dalam bersikap kepada orang lain yang melakukan kesalahan.

"Kalian tinggal pilih, dijuluki orang yang punya keimanan ke Allah SWT dan orang yang ikut Nabi Muhammad SAW," kata Gus Kautsar.

"Ketika ada orang yang salah, maka dia akan selalu siap untuk menutupi semua kesalahannya dan kemudian pelan-pelan menasehati, itu kalau Mukmin beneran," lanjutnya.

Ketika menjelaskan terkait hal itu, Gus Kautsar sempat ingin menggunakan kata yang dinilai kurang pantas disebutkan di depan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena viral kasus Gus Miftah, Gus Kautsar menjadi tak berani menggunakan kata tersebut sembarangan.

"Tapi enggak berani, takut aku, sumpah aslinya di hatiku, di mulutku mau bilang begitu, tapi aku takut," ungkap Gus Kautsar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT