News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klaim Keturunan Kiai Ageng Besari, Orang Terdekat Bongkar Silsilah Keluarga Gus Miftah: Dia Lahir dari Keluarga yang ...

Gus Miftah sebelumnya mengaku dirinya keturunan Kiai Ageng Besari, ulama besar Ponorogo, belakangan publik mulai mempertanyakan kebenaran tentang klaim tersebut
Kamis, 12 Desember 2024 - 18:15 WIB
Kontroversi Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Sosok orang terdekat Gus Miftah menceritakan asal-usul atau silsilah keluarga sebenarnya dari sang pendakwah yang viral lantaran mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.

Di tengah polemik Gus Miftah menjadi sorotan karena menghina seorang penjual es teh dengan kata-kata yang tidak pantas, sampai membuatnya harus memundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini publik mulai menyoroti hingga mengulik silsilah keturunan dari Gus Miftah, setelah dia mengakui masih punya garis keturunan keluarga Kiai Ageng Besari.

Di mana pengakuan dari Gus Miftah itu dibantah langsung oleh keturunan kesembilan dari Kiai Ageng Besari,

Sebagaimana diketahui, Gus Miftah tengah menjadi sorotan tajam publik usai kontroversi dirinya mengolok-olok penjual es teh Sunhaji di Magelang. Setelah melontarkan kata-kata yang kurang pantas, ia pun terlihat tertawa bersama orang-orang di sekitarnya.

Di samping Gus Miftah terdapat Habib Zaidan Yahya dan juga Usman Ali Salman. Bahkan Usman Ali Salman tertawa terpingkal-pingkal mendengar hinaan yang dilontarkan oleh Gus Miftah kepada Sunhaji.

Tanpa ada rasa bersalah dan malu, Gus Miftah melanjutkan berbicara. "Dol en ndisik ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku ya sudah, takdir)," lanjut Gus Miftah.

Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menyambangi kediaman penjual es teh, Sunhaji
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menyambangi kediaman penjual es teh, Sunhaji
Sumber :
  • Antara

 

Tampak dalam video, pedagang itu hanya terdiam dengan sedikit tersenyum sambil mengambil napas. Sambil bakul es teh, sang pedagang itu disorot dan mendapat banyak simpati dari publik.

Di sisi lain, netizen ramai mengutuk keras aksi dari Gus Miftah yang mengolok-olok pedagang es teh keliling itu.

Imbas ramainya sorotan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah meminta maaf langsung kepada Sunhaji.

Gus Miftah juga mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta, jumat (6/12). Sambil terisak tangis Miftah membacakan surat pengunduran dirinya dan mengaku keputusan ini diambil bukan karena ditekan oleh siapa pun.

Belum reda polemik dengan Sunhaji, netizen kembali menemukan jejak digital Miftah Maulana yang kedapatan menghina seniman senior yati Pesek.

Tayangan yang diunggah dua tahun lalu itu kembali menjadi sorotan, sebab Gus Miftah terlihat sedang menghina Yati Pesek di depan umum dengan menyebutnya sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan melontarkan kata-kata kasar.

Tak ayal kelakukan Gis Miftah itu semakin membuat netizen geram, bahkan mendesak agar meminta maaf kepada Yati Pesek. Setelah kasus ini viral, banyak dari netizen yang mulai mempertanyakan silsilah keturunan dari Miftah Maulana.

Dalam suatu kesempatan, Gus Miftah pernah mengaku dirinya merupakan keturunan kesembilan dari Kiai Ageng Besari, pendiri Ponpes Tegalsari, Ponorogo.

Namun, pengakuan ini dengan cepat dibantah oleh keturunan kedelapan dari Kaia Ageng Besari yaitu Raden Kunto Pramono. Ia mengatakan bahwa Gus Miftah tidak ada dalam silsilah keluarga Kiai Ageng Besari.

Pengakuan jujur adik kandung Gus Miftah

Dalam wawancara khusus bersama tvOnenews Gus Tajib, adik kandung Gus Miftah menceritakan asal-usul keluarganya yang bermukim di Desa Adiluhur Jabung, Lampung Timur.

Miftahul Khoirun atau disapa Gus Tajib itu menceritakan bahwa ibunya seorang petani dan ibunya pedagang sayur.

Ia menyebut bahwa bapaknya punya jemaah juga di kampungnya, meski bukan dari Kiai atau Ulama Besar.

"Bapak saya punya jemaah sekitar 500 orang di kampung ini, bapak saya di sini ditokohkan sebagai ulama yang tertua pada saat ini di wilayah kami ini," ungkapnya dalam wawancara Apa Kabar Indonesia Siang.

"Boleh ditanya di sini, kalau memang bapak saya bukan Kiai, memang ya Kiai, cuman bukan Kiai besar seperti Kiai yang populer di Pulau Jawa," pungkasnya.

Warganet ramai mempertanyakan soal kebenaran Gus Miftah diduga hanya mengaku-aku sebagai keturunan dari ulama besar dari Ponorogo yakni Kiai Muhammad Ageng Besari.

Hasan Besari atau dikenal memiliki nama lengkap Kiai Muhammad Ageng Besari merupakan tokoh besar sekaligus Ulama yang memiliki peran besar dalam perkembangan pesantren di Ponorogo.

 Dalam kesempatan wawancara tersebut, Gus Tajib mengaku tidak tahu dengan detail mengenai nasab keturunan keluarganya.

"Untuk masalah nasab-nasab, ada sedikit yang saya paham tapi saya khawatir ada yang salah, nanti dipelintir-pelintir. Tapi kalau silsilah masalah nasab itu memang ada," ungkapnya.

Pengakuan jujur adik kandung Gus Miftah soal silsilah keluarga Kiai.
Pengakuan jujur adik kandung Gus Miftah soal silsilah keluarga Kiai.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Ia mengaku bahwa ayah mereka, M. Murodhi berasal dari daerah yang satu area dengan Desa Tegalsari, Ponorogo.

Di mana desa itu pula tempat Kiai Ageng Muhammad Besari menyebarkan ajaran Islam.

"Memang di sini saya sedikit ada pengetahuan tentang masalah nasab dari Mbah Besari dan selebih-lebihnya tetapi saya tidak tahu persis, karena saya memang anak kelahiran kemarin, jadi saya tidak bisa menyampaikan," pungkasnya.

Lebih lanjut, dengan nada sediki tinggi, Tajib menjawab jika ada pihak keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari mempermasalahkan klaim dari kakaknya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau memang dipermasalahkan, ayo kita datangkan ke Jawa Timur, di Ponorogo, untuk kita menemui silsilah dari keluarga Mbah Besari atau dari keluarga besar Bapak saya, yang lebih tahu, yang bisa menyampaikan detailnya," ujar Tajib.

"Kalau misalnya memang keturunan, berarti netizen juga mau berbuat apa? Kalau bukan keturunan, memang gimana ya? Namanya kita mengidolakan Kiai, kita menganggap dia guru besar kita, apakah kita nggak boleh untuk membesar-besarkan guru kita?" kata adik kandung Gus Miftah. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Kabar segar menghampiri lini pertahanan Timnas Indonesia. Bek tangguh Mees Hilgers menyuarakan optimismenya untuk bisa kembali mengenakan jersey Merah Putih ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT