News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kembali Viral, Kata-kata 'Tak Pantas' Gus Miftah saat Ceramah di Depan Wanita Tuna Susila Sampai Bawa-bawa Alat Kelamin

Video lawas Gus Miftah saat ceramah di Pasar Kembanga (Sarkem), tempat lokalisasi di Yogyakarta, kembali viral di medsos. Di depan jamaah wanitanya, ia bilang..
Jumat, 13 Desember 2024 - 16:50 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube/GusYusufChannelTegalrejo

tvOnenews.com - Video lawas Gus Miftah saat ceramah di Pasar Kembang (Sarkem), tempat lokalisasi di Yogyakarta, kembali viral di media sosial.

Hal ini terjadi setelah ceramahnya yang penuh dengan kata-kata kotor menjadi sorotan warganet, memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip dari unggahan di YouTube Mimansa TV, Gus Miftah memberikan ceramah di depan jamaah wanita tuna susila di Sarkem, Yogyakarta, pada Juli 2024 lalu.

Dalam video tersebut, Gus Miftah yang dikenal dengan gaya ceramah terbuka dan blak-blakan, menyampaikan sejumlah pernyataan kontroversial yang mengandung kata-kata tidak pantas.

Kontroversi Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.
Kontroversi Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Pada momen itu, ia mengaku suka "dugem", kependekan dari "duduk gemetar", yang kemudian memicu pertanyaan dari jemaah terkait penyebabnya.

Dengan lugas, Gus Miftah menjawab bahwa gemetarnya dirinya disebabkan oleh organ kelamin laki-laki.

"Kan aku dugem, duduk gemetar. Kok gemetar apannya. hatinya goblok. Mosok (masa) ya tit*tnya tuh lho," ucapnya.

Tak hanya itu, Gus Miftah yang juga merupakan mantan Utusan Khusus Presiden, menyebut Sarkem sebagai "tempat dugem" karena masyarakat di sana semakin gemar mengaji.

"Ini kan sekarang Sarkem menjadi dugem, dunia gemar mengaji. Pokoknya sukanya 'metal' melu tahlilan," ujar Gus Miftah lagi.

"Ora metal yang kedua, me**k nya gatal," lanjutnya yang disambut gelak tawa jamaah.

Pernyataan-pernyataan yang sarat dengan kata-kata kasar tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet.

Banyak yang menilai bahwa meskipun ceramah ini dilakukan di lingkungan lokalisasi, kata-kata yang digunakan Gus Miftah tidak pantas untuk dilontarkan oleh seorang ulama.

Beberapa netizen mengungkapkan kekesalannya, bahkan menyebutkan bahwa meskipun ceramahnya dihadiri warga yang berada di Sarkem, penggunaan bahasa kasar tetap tidak dibenarkan dalam dakwah.

"Mau diposting, kok omongannya saru banget. Kalau gak diposting masih banyak yang gak sadar kalau omongannya separah ini, malah semangat banget membelanya," ujar akun X @liaasister, yang mengunggah cuplikan video tersebut.

Banyak warganet juga menyatakan bahwa Gus Miftah seharusnya menjaga kesantunan dalam berdakwah, apalagi sebagai seorang ulama yang menjadi panutan.

"Meskipun dakwah di video ini dilakukan di lokalisasi, tapi pemakaian kata-kata yang gak pantas juga tidak dibenarkan. Dakwah itu mulia, gak boleh pakai kata-kata saru begini meskipun cuma bercanda. Ini sudah kebablasan," ujar akun pengupload video itu lagi.

Walau begitu, beberapa pihak masih membela Gus Miftah, berargumen bahwa ceramahnya di Sarkem dengan kata-kata kasar tersebut merupakan bagian dari strategi dakwah untuk mendekati dan membimbing masyarakat di wilayah tersebut.

"Menurut saya sih wajar, dia kan cuma marbot masjid bukan Ustaz apalagi Gus," celetuk netizen lain.

Namun, hal ini tidak mengurangi protes dari mereka yang merasa bahwa dakwah tetap harus dijalankan dengan adab dan tutur kata yang baik, tanpa mengorbankan nilai-nilai kesopanan.

"Orang kalau terbiasa baca Qur'an, bersholawat, bertasbih. Gak bakal seenteng ini ngomong kotor, lah ini kok malah diomongin berulang-ulang," tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Ceramah Gus Miftah ini jelas menuai kontroversi, namun juga membuka perdebatan mengenai batasan dalam berdakwah, terutama ketika berbicara dengan kalangan yang mungkin lebih terbiasa dengan bahasa kasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi pembelajaran tentang pentingnya sikap bijaksana dalam memilih kata-kata, apalagi saat menyampaikan pesan-pesan agama. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut harga gas mahal, diduga dapat berpotensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) 55 ribu orang. Sontak, hal itu langsung buat Istana sampai turun tangan
Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Ketua Umum Partai Kebangsaan Indonesia (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin jelaskan, bahwa PKB mempunyai tanggungjawab terhadap masa
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Kroasia kontra Ghana pada matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026 digelar Minggu pagi (28/6/2026) pukul 04.00 WiB diprediksi akan berjalana ketat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT