News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Gus Miftah dan Ustaz Maulana Saat Berbicara Tarif Ceramah Tuai Sorotan: Amplop yang Dikasih…

Berawal dari sentilan Gus Miftah ke Ustaz Maulana soal gaya ceramahnya di televisi, beda tarif ceramah keduanya turut menjadi perbincangan publik. Seperti apa?
Kamis, 19 Desember 2024 - 17:32 WIB
Gus Miftah, Ustaz Maulana
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Perbincangan tentang tarif ceramah ustaz kembali menjadi sorotan publik setelah adanya sindiran dari Gus Miftah terhadap gaya ceramah Ustaz Maulana.

Meskipun tidak menyebutkan nama secara langsung, sindiran tersebut jelas ditujukan pada Ustaz Maulana yang dikenal dengan jargon khasnya "Jamaah oh Jamaah".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Miftah menilai bahwa pendakwah NU seharusnya lebih bermartabat dan tidak terlalu “pecicilan” saat menyampaikan ceramah di depan kamera.

Dalam sebuah kesempatan, Gus Miftah dengan lugas menyampaikan pandangannya tentang gaya ceramah yang belakangan ini menjadi tren.

Ia menyebutkan bahwa "Jamaah oh Jamaah" yang sering disampaikan Ustaz Maulana di acara kajian seharusnya tidak menjadi ciri khas seorang Kyai NU.

Menurut Gus Miftah, seorang pendakwah seharusnya menyampaikan dakwah dengan penuh khidmat dan tidak dengan cara yang terkesan "pecicilan".

Ia bahkan menilai bahwa pendakwah NU yang sejati harus lebih menonjolkan kemartabatan dalam berdakwah, apalagi jika acara tersebut disiarkan di televisi.

“Pagi-pagi setengah enam nyalain televisi yang ditonton apa? 'Jamaah oh jamaah', itu idola orang sekarang yang modelannya begitu,” sindir Gus Miftah.

Gus Miftah pun menambahkan, “Menurutmu Kyai NU pecicilan begitu pantas? Gak pantas, (Kyai NU) pegangnya (kitab) Al Hikam. Berdakwah di TV kok sambil pecicilan.”

Sindiran Gus Miftah membuat publik menyoroti beda sikap kedua pendakwah ini soal tarif ceramah.

Dalam sebuah kesempatan, Ustaz Maulana membuka pengakuan tentang bagaimana dulu ia tidak pernah memikirkan soal uang dari ceramah.

Sebagai seorang pendakwah, ia mengaku bahwa ia tidak pernah menerima bayaran dari honor ceramah yang diberikan kepadanya.

Bahkan, seluruh honor yang ia terima pada awal kariernya langsung diberikan kepada sang ibu.

"Fee saya (dulu) Rp10 ribu, Rp5 ribu. Amplop yang dikasih orang aku ndak terima, langsung saya kasih ke ibu," ungkap Ustaz Maulana dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan oleh YouTube Trans TV Official pada 2016.

Ia menjelaskan bahwa ia tidak pernah memikirkan uang dari ceramah, karena bagi dirinya berdakwah adalah sebuah pengabdian yang harus dilakukan dengan ikhlas.

Namun, setelah menikah pada 2008, cara Ustaz Maulana dalam mengelola honor ceramah mulai berubah.

Ia membagikan hasil honor ceramah kepada ibu, istri, dan dirinya sendiri.

Setiap kali mendapat honor, ia membagi-bagikan dengan komposisi yang sudah disepakati, 30% untuk ibu, 30% untuk dirinya, 30% untuk istri, dan 10% untuk zakat.

Sementara Ustaz Maulana memilih untuk lebih ikhlas dalam menerima honor ceramah, Gus Miftah memiliki pengakuan yang berbeda.

Dalam sebuah kesempatan, Gus Miftah pernah mengembalikan honor sebesar Rp75 juta yang diberikan kepadanya setelah sebuah acara.

Gus Miftah merasa bahwa bayaran yang ia terima terlalu kecil dibandingkan dengan biduan dangdut yang menyanyikan beberapa lagu di acara yang sama.

“Selesai acara, penyanyi dangdut dikasih 150 juta, (sedangkan) saya dikasih 75 juta,” ungkap Gus Miftah.

Ia menilai bahwa ceramah Islam yang ia bawakan jauh lebih bernilai dibandingkan dengan penampilan seorang penyanyi dangdut.

Karena merasa tidak dihargai dengan baik, ia pun akhirnya menuntut agar bayaran untuk ceramahnya dihargai lebih layak.

"Udah lah saya gak usah Anda kasih, tapi besok kalau Anda undang ustaz tolong dihargai lebih mahal dibanding penyanyi dangdut," pungkas Gus Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, pihak penyelenggara acara akhirnya memberikan honor yang lebih tinggi, yakni Rp200 juta.

Meskipun keduanya memiliki gaya dan pandangan yang berbeda, keduanya tetap berkontribusi besar dalam dunia dakwah Indonesia. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Mengejutkan! Paolo Maldini Diincar Jadi Presiden Baru Sepak Bola Italia Gegara Gagal ke Piala Dunia?

Mengejutkan! Paolo Maldini Diincar Jadi Presiden Baru Sepak Bola Italia Gegara Gagal ke Piala Dunia?

Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Italia. Legenda AC Milan, Paolo Maldini, dikabarkan masuk dalam daftar kandidat kuat untuk menjadi Presiden baru Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
David De Gea Bersinar! Fiorentina Sukses Kalahkan Hellas Verona untuk Jauhi Zona Degradasi

David De Gea Bersinar! Fiorentina Sukses Kalahkan Hellas Verona untuk Jauhi Zona Degradasi

Fiorentina berhasil meraih kemenangan krusial saat menghadapi Hellas Verona dalam laga sengit perebutan zona aman dari degradasi.
Sherly Tjoanda Tahan Tangis Lihat Balita Stunting Tak Bisa Bicara, Beri Pendampingan Gratis Hingga 6 Bulan

Sherly Tjoanda Tahan Tangis Lihat Balita Stunting Tak Bisa Bicara, Beri Pendampingan Gratis Hingga 6 Bulan

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda gerak cepat bantu balita stunting 3 tahun di Halmahera Timur, beri pendampingan dan perawatan gratis hingga 6 bulan.
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 

Trending

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
David De Gea Bersinar! Fiorentina Sukses Kalahkan Hellas Verona untuk Jauhi Zona Degradasi

David De Gea Bersinar! Fiorentina Sukses Kalahkan Hellas Verona untuk Jauhi Zona Degradasi

Fiorentina berhasil meraih kemenangan krusial saat menghadapi Hellas Verona dalam laga sengit perebutan zona aman dari degradasi.
Barcelona Diuntungkan! Real Madrid Tersandung di Kandang Mallorca

Barcelona Diuntungkan! Real Madrid Tersandung di Kandang Mallorca

Real Madrid harus menelan pil pahit usai takluk 1-2 dari tim papan bawah Mallorca dalam lanjutan LaLiga di Stadion San Moix, Sabtu (4/4/2026) malam WIB.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT