News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh atau Tidak Orang Islam Ikut Rayakan Tahun Baru Masehi? Ustaz Abdul Somad Beri Jawaban Tegas: Lebih Baik...

Ustaz Abdul Somad atau disingkat UAS memberikan jawaban tegas bagaimana hukumnya jika orang Islam ikut-ikutan merayakan malam pergantian tahun baru masehi.
Selasa, 31 Desember 2024 - 11:11 WIB
Hukum merayakan tahun baru kata Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad memberikan jawaban menohok soal bagaimana hukum orang Islam ikut merayakan tahun baru masehi.

Ustaz Abdul Somad menerangkan jika pertanyaan seputar merayakan tahun baru masehi bagi umat Islam memang paling sering ditanyakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena banyak dari orang Islam yang ikut berlarut dalam euforia merayakan tahun baru masehi dan menjalaninya dengan berbagai cara.

Ada yang bepergian dengan orang terkasih, menyalakan kembang api di malam pergantian tahun, sampai meniupkan terompet dengan meriah.

Walaupun sudah berpuluh-puluh tahun dirayakan oleh seluruh umat beragama, namun nyatanya perayaan tahun baru bukanlah ritual dalam Islam.

Lantas, bagaimana hukum merayakan malam pergantian tahun baru masehi menurut pandangan Islam?

Dalam hal ini, ulama Ustaz Abdul Somad menjelaskan soal pandangan Islam terkait perayaan malam pergantian tahun baru masehi.

tvonenews

Melansir dari YouTube Tsaqofah TV, Ustaz Abdul Somad awalnya menjabarkan secara rinci sejarah penggunaan kalender masehi yang jadi tolak ukur penanggalan seluruh dunia.

Ustaz Abdul Somad kemudian menceritakan jika Kaisar Romawi yaitu Julian membuat urutan penanggalan pada puluhan abad yang lalu dengan nama Kalender Julian.

Selang beberapa waktu setelahnya, sistem penanggalan tersebut dimodifikasi oleh Paus Gregorius di Vatikan yang kemudian dinamai Kalender Gregorian.

Puluhan abad berlalu, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kemudian menyepakati jika kalender Gregorian ini bakal digunakan secara seragam di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Berkaca dari hal itu, Ustaz Abdul Somad tidak menampik bahwa orang-orang Islam diperbolehkan mengadopsi kalender romawi tadi yang masih digunakan sampai sekarang.

“Apakah boleh kita pakai alat non muslim? Boleh, ini kamera non muslim punya. Alat non muslim dipakai boleh, termasuk kalender boleh,“ terang Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad kemudian memberi catatan jika hal itu bakal menjadi larangan apabila telah menyangkut ke ranah akidah atau keyakinan orang Islam.

“Ketika sudah masuk ritual, ibadah, meniup terompet, itu sudah masuk dalam ritual. Lalu kemudian menyala-nyalakan lilin itu ritual,” kata UAS dikutip dari YouTube Tsaqofah TV.

“Apalagi membuang waktu percuma, apalagi sampai membawa anak gadis orang yang tidak mahram,” sambungnya. 

Maka dari itu, Ustaz Abdul Somad menyarankan agar orang-orang Islam hendaknya melakukan hal-hal bermanfaat yang sejalan dengan ajaran agama.

“Oleh sebab itu, maka kita jaga, tidak ada cara lain. Kalau kebetulan malam tahun baru itu nanti ada acara dzikir, datang ke masjid, itikaf,” bebernya.

Pendakwah asal Riau itu bahkan berkelakar jika orang-orang Islam sebaiknya tidur saja di rumah daripada ikut-ikutan merayakan malak tahun baru.

Hukum merayakan tahun baru kata Ustaz Abdul Somad
Hukum merayakan tahun baru kata Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

“(Kalau tidak ada) habis isya tidur,” canda Ustaz Abdul Somad.

Lanjutnya, Ustaz Abdul Somad pun tidak melarang jika ada orang-orang Islam yang memaknai malam pergantian tahun baru masehi dengan memasak bersama.

Menurutnya, hal itu boleh saja dilakukan oleh orang-orang Islam, asalkan tidak menyentuh kepada akidah agama yakni saat meyakini jika asap masakan itu bisa mendapat banyak rezeki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Membakar ayam tidak salah, tapi ketika meyakini makin banyak asapnya naik ke atas maka rezeki banyak, sudah merusak akidah kepada Allah,” tutupnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.
Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Inter Milan mulai menyiapkan langkah besar untuk merombak sektor sayap mereka menjelang bursa transfer musim panas. Nama Marco Palestra muncul sebagai opsi.
Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).
Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Padahal tampil impresif di FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia masih kesulitan dapat menit bermain reguler dari klubnya masing-masing di Liga Inggris.
Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Rincian Harga Emas Pegadaian Jumat 10 April 2026
Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Berikut link live streaming perempat final Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar pada Jumat (10/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT