GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wawa Kecewa Berat Saat Tahu Uang Donasi Rp1,3 Miliar untuk Agus Salim Dialihkan ke Korban Bencana: Saya Lebih Tahu!

Wawa kecewa karena donasi Rp1,3 miliar untuk Agus Salim dialihkan ke korban bencana di NTT tanpa komunikasi. Ia berencana menempuh jalur hukum demi keadilan.
Rabu, 8 Januari 2025 - 18:28 WIB
Wawa dan Agus Salim
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Keputusan mengejutkan terkait uang donasi sebesar Rp1,3 miliar yang semula diperuntukkan bagi Agus Salim, korban penyiraman air keras, kini menjadi perbincangan hangat.

Donasi yang sebelumnya ditujukan untuk biaya pengobatan Agus tersebut dialihkan ke korban bencana alam di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur (NTT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini memancing reaksi keras dari Wawa, bibi Agus Salim, yang merasa kecewa dengan langkah tersebut.  

Dalam sebuah wawancara yang diunggah melalui akun TikTok @tono7788, Wawa mengungkapkan rasa kecewanya.

Ia menilai pengalihan donasi dilakukan tanpa komunikasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga Agus.  

“Mau gimana ya? Susah juga, kan sebenarnya itu hak Agus buat berobat,” kata Wawa.

“Nggak ada komunikasi apa pun, dari pihak Agus nggak tahu sama sekali,” tambahnya.  

Menurut Wawa, keputusan sepihak tersebut membuat keluarga Agus merasa diperlakukan tidak adil.

Sebagai keluarga dekat, ia merasa lebih tahu kebutuhan Agus yang masih membutuhkan dana untuk pengobatan akibat insiden penyiraman air keras yang dialaminya.  

“Yang salah ya yang mengalihkan, saya kan lebih tahu,” tegas Wawa sambil menyampaikan kekesalannya.  

Tak hanya Wawa, Agus Salim sendiri mengaku sedih dan kecewa setelah mengetahui uang donasi untuknya dialihkan.

Menurut Agus, uang tersebut sebelumnya dijanjikan akan digunakan sepenuhnya untuk membantu proses pengobatannya.  

“Kalau secara hukum uang itu bukan hak saya, saya rela. Tapi kalau itu hak saya, saya tidak ikhlas dunia akhirat,” ujar Agus saat datang ke rumah duka Alvin Lim.

Agus menyebutkan bahwa pihak Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yang awalnya mengelola donasi tersebut, telah membuat perjanjian dengan dirinya.

Namun, kini uang itu tiba-tiba dialihkan tanpa sepengetahuannya.  

“Saya kecewa, ya. Dari awal sudah ada perjanjian yang dijelaskan Bu Marlina kepada saya, bahwa uang itu dititipkan untuk saya. Tapi kenapa hari ini tiba-tiba ada kabar mau dialihkan?” ujar Agus.  

Merasa haknya dirampas, Wawa menyatakan bahwa Agus akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

Ia menganggap tindakan pengalihan dana ini bisa dikategorikan sebagai bentuk penggelapan uang donasi.  

“Iya, Agus akan ke jalur hukum. Kita akan tetap perjuangkan,” ujar Wawa dengan penuh keyakinan.  

Menurut Wawa, meskipun kondisi pengobatan Agus terkesan lambat, uang tersebut tetap menjadi haknya.

Ia merasa keputusan mengalihkan dana ini tidak menghargai itikad Agus untuk tetap menjalani proses pengobatan yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.  

“Jujur kecewa cuma karena rasa kasihan aja. Mau dibilang terlambat, tapi dia kan ada itikad mau berobat, kan nggak cuma sebulan dua bulan,” tambah Wawa.  

Selain Wawa dan Agus, beberapa pihak lain juga mempertanyakan keputusan ini.

Agus secara langsung meminta pertanggungjawaban dari dua pihak yang terlibat dalam pengalihan dana tersebut, Gerry dan Novi.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan pengalihan uang donasi ini telah memunculkan polemik baru.

Di satu sisi, bantuan kepada korban bencana alam di Lewotobi memang sangat dibutuhkan. Namun, di sisi lain, keluarga Agus Salim merasa hak mereka diabaikan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang membahayakan selama bulan Ramadhan.
Pramono Ungkap Penyebab Harga Cabai Keriting di Jakarta Naik, Yakin Kembali Normal dalam 2 Minggu

Pramono Ungkap Penyebab Harga Cabai Keriting di Jakarta Naik, Yakin Kembali Normal dalam 2 Minggu

Pramono meyakini harga cabai kriting akan turun dan normal kembali dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.
Hari Pertama Puasa, Warga Dusun Sumberlangsep Kembali Terisolasi Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru

Hari Pertama Puasa, Warga Dusun Sumberlangsep Kembali Terisolasi Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru

Hujan lebat yang terjadi di hulu sungai mengakibatkan Gunung Semeru kembali memuntahkan banjir lahar dingin dalam dua hari terakhir dan menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Kamis (19/2/2026).
Rupiah Melemah Dekati 17.000 saat The Fed Bernada Hawkish, Emas Naik Dekati 5.000 Per Ons

Rupiah Melemah Dekati 17.000 saat The Fed Bernada Hawkish, Emas Naik Dekati 5.000 Per Ons

Pada FOMC Minutes Bank Sentral AS, ada dua pendapat yang berbeda dimana bisa disimpulkan bahwa kemungkinan The Fed akan cenderung menunda pemangkasan bunga acua
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 19 Februari 2026 pukul 08.47 WIB naik tipis senilai Rp4.000.
Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Segera Terungkap, Kuasa Hukum Disebut Sudah Tahu Identitasnya

Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Segera Terungkap, Kuasa Hukum Disebut Sudah Tahu Identitasnya

​​​​​​​Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano akan segera terungkap, kuasa hukum disebut sudah tahu identitasnya. Ressa fokus cari pengakuan Denada.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT