News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramalan Hard Gumay Perlahan Terbukti? Katanya Nasib Timnas Indonesia pada Tahun 2026 Itu akan...

Lima tahun ke depan dari saat ramalan itu diucapkan oleh Hard Gumay adalah tahun 2026. Apakah ada tanda-tanda bahwa Timnas Indonesia memiliki nasib yang baik?
Kamis, 6 Februari 2025 - 21:01 WIB
Kolase foto Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ AFC/ Antara

tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan kembali berlaga di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia mulai Maret 2025 mendatang.

Skuad Garuda dijadwalkan akan bertanding pada bulan Maret 2025 melawan Australia (tandang) dan Bahrain (kandang).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pada bulan Juni 2026, Indonesia akan menjamu China dan terbang ke Negeri Sakura untuk pertandingan tandang melawan Jepang.

 

tvonenews

 

Sayangnya, di tengah persiapan untuk empat laga tersisa, Timnas Indonesia harus menghadapi pergantian pelatih.

Shin Tae-yong yang digadang-gadang akan membawa Timnas Indonesia ke ajang Piala Dunia 2026, justru didepak oleh PSSI.

Posisinya kemudian digantikan oleh Patrick Kluivert yang berasal dari Belanda, sehingga hal tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air.

Alhasil, nasib Timnas Indonesia ke depannya pun menjadi tanda tanya besar. Sebab, Patrick Kluivert disebut-sebut masih minim pengalaman dibandingkan STY.

 

Hard Gumay, seorang paranormal pernah menerawang nasib Timnas Indonesia dalam beberapa 3-5 tahun ke depan.

Ramalan tersebut ia ucapkan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube FAM Channel pada 9 Desember 2021 lalu.

Lima tahun ke depan dari saat ramalan itu diucapkan olehnya adalah tahun 2026. Apakah ada tanda-tanda bahwa Timnas Indonesia memiliki nasib yang baik sehingga bisa lolos ke Piala Dunia 2026?

 

Ramalan Hard Gumay tentang nasib Timnas Indonesia 2-5 tahun ke depan.
Ramalan Hard Gumay tentang nasib Timnas Indonesia 2-5 tahun ke depan.
Sumber :
  • YouTube/FAM Channel

 

 

Dalam penerawangannya, Hard Gumay mengatakan, bahwa hal pertama yang akan ia lihat dalam 3-5 tahun ke depan dari 2021 adalah terjadinya pergantian pelatih.

"Pertama, jelas gue melihat di sini akan ada pergantian pelatih. Jadi, intinya adalah sosok Shin Tae-yong tidak akan bertahan lama bersama Timnas Indonesia. Jadi, dia kembali ke asalnya, ya Korea Selatan," ujar Hard Gumay dikutip dari FAM Channel pada Kamis (6/2/2025).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Hard Gumay juga melihat bahwa progres Timnas Indonesia dalam 2-5 tahun ke depan akan semakin berkembang.

"Timnas Indonesia semakin ke depan semakin maju. Dua tahun, tiga tahun, lima tahun progresnya semakin baik. Progresnya semakin bagus, semakin berkembang,"

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT