News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Malunya! Sebelum Dipecat, Wenny Myzon Sudah Dapat SP2 dari PT Timah, Kini Malah Buka Aib Sendiri?

Sebelum dipecat PT Timah, Wenny Myzon nampak sudah bermasalah karena dapat SP2. Kini malah buka aib sendiri dan blak-blakan soal masa lalunya. Seperti apa?
Rabu, 12 Februari 2025 - 12:53 WIB
Wenny Myzon
Sumber :
  • Kolase TikTok

tvOnenews.com - Sebelum dipecat dari PT Timah, Wenny Myzon sudah dapat SP2 karena permasalahan yang dibuat sebelum menghina honorer dan pengguna BPJS.

Nama Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini bermula dari pernyataannya yang dianggap menghina pengguna BPJS, khususnya para pekerja honorer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, ia mengolok-olok para pekerja honorer yang menggunakan BPJS dan membandingkan dirinya sebagai karyawan PT Timah.  

Akibat pernyataannya itu, publik pun bereaksi keras dan mengecam unggahannya. Setelah menuai kontroversi, Wenny akhirnya meminta maaf melalui sebuah video di akun TikTok-nya.

Ia mengklarifikasi bahwa konten tersebut dibuat murni berdasarkan sudut pandangnya sendiri dan tidak ada kaitannya dengan PT Timah, tempatnya bekerja.  

Namun, meski sudah memberikan klarifikasi, kontroversi tak berhenti begitu saja. PT Timah akhirnya turun tangan dan memberikan tindakan tegas terhadap Wenny Myzon.  

Kepala Bidang Komunikasi PT Timah, Anggi Siahaan, mengonfirmasi bahwa pihak perusahaan telah melakukan pemeriksaan terhadap Wenny Myzon dan memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadapnya.  

Melalui pernyataan resminya, PT Timah juga mengimbau agar aktivitas media sosial personal Wenny tidak lagi dikaitkan dengan perusahaan.  

“Perusahaan percaya bahwa setiap orang berhak menggunakan media sosial dengan bijak, namun perusahaan juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh karyawan dan keluarga besar PT Timah Tbk untuk selalu menjunjung etika dan menaati peraturan yang berlaku,” tulis Anggi.

“Perusahaan juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak terus berspekulasi terkait peristiwa ini, dan menegaskan bahwa aktivitas media sosial Ybs tidak memiliki hubungan dengan perusahaan,” tambahnya.

Keputusan ini semakin menegaskan bahwa PT Timah tidak mentoleransi tindakan karyawannya yang berpotensi merugikan citra perusahaan.  

Wenny Myzon

Di tengah hebohnya pemecatan ini, fakta lain pun terungkap. Wenny Myzon ternyata sudah pernah mendapatkan Surat Peringatan Kedua (SP2) sebelum akhirnya dipecat.  

Melalui unggahan di akun TikTok-nya, Wenny sendiri yang mengungkap bahwa dirinya pernah menerima SP2, meski ia menegaskan bahwa hal itu bukan karena kasus pencurian atau korupsi. 

“Dengan hormat saya umumkan jika dulu saya kena SP2 bukan karena saya merugikan perusahaan tapi karena hal di luar nurul, tapi saya ikhlas,” tulis Wenny Myzon.  

Pernyataannya itu justru menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan netizen. Banyak yang menilai bahwa Wenny memang sudah bermasalah sejak lama dan bukan kali ini saja ia menunjukkan sikap yang kontroversial.  

Nampaknya, penyebab Wenny mendapat SP2 karena ia pernah melakukan kampanye politik saat masih berstatus sebagai karyawan PT Timah.  

Dalam salah satu unggahannya di TikTok, Wenny sempat menuliskan dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden, Prabowo Subianto.  

“Pokoknya gas Bapak Gemoy presidenku,” tulis Wenny.  

Sebagai karyawan di perusahaan BUMN, unggahan tersebut menuai kritik dari banyak pihak. Sebab, pegawai di lingkungan BUMN diharapkan untuk bersikap netral dalam urusan politik.  

Tindakan Wenny yang terus membela diri dan mengungkap aibnya sendiri justru membuat publik semakin geram.

Netizen menilai bahwa sikapnya yang tidak menunjukkan penyesalan malah semakin memperburuk citranya.  

Sejumlah komentar pedas pun bermunculan di media sosial, mengkritik sikap Wenny yang dinilai tidak profesional sebagai seorang pegawai BUMN.  

“Jaga sikap sih menurutku, apalagi sebagai pegawai. Kena SP bukan hanya untuk mencuri/korupsi,” komentar seorang netizen.  

“Emang waktu itu nggak psikotes dulu ya? Masa yang model begini bisa lolos sekelas BUMN,” kata netizen lainnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak tau malu, adab lebih diutamakan dalam pekerjaan, Bu... Kalau adabnya baik nggak mungkin kena SP2,” balas netizen lain.  

Kini, setelah dipecat, Wenny Myzon harus menghadapi konsekuensi dari perbuatannya sendiri. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa kabar melegakan terkait ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di dalam negeri. 
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT