News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Rani Andriani Kurir Narkoba? Dijanjikan Hal ini oleh Saudara Sendiri jika Tertangkap, Nyatanya Malah...

Kisah tragis Rani Andriani si kurir narkoba yang tertipu janji manis saudara sendiri dan berakhir dieksekusi mati, pernah dijanjikan hal ini jika tertangkap.
Senin, 3 Maret 2025 - 15:52 WIB
Rani Andriani
Sumber :
  • Acara TV/ Menanti Ajal

tvOnenews.com - Masih ingat dengan Rani Andriani si kurir narkoba? Simak kisahnya.

Nama Rani Andriani mencuat ke publik setelah terlibat dalam kasus narkoba yang melibatkan beberapa orang, termasuk dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rani Andriani, yang dikenal sebagai kurir narkoba, akhirnya harus menghadapi vonis hukuman mati setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Pada 18 Januari 2015, Rani Andriani menjadi salah satu terpidana yang dieksekusi mati, meskipun dia sempat mengungkapkan bahwa dirinya tertipu oleh janji palsu yang diberikan oleh orang dekatnya.

Rani Andriani
Rani Andriani
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

 

Rani Andriani, yang memiliki nama asli Melisa Apriliani, adalah satu-satunya warga negara Indonesia (WNI) yang dieksekusi mati pada malam itu, bersama dengan enam terpidana lainnya.

Kisah hidupnya dan proses hukum yang dihadapinya meninggalkan kesan mendalam di masyarakat.

Salah satu hal yang paling mengingatkan banyak orang adalah bagaimana bos jaringan narkoba yang mempekerjakannya, Meirika Franola alias Ola, justru mendapatkan grasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mengubah hukumannya menjadi seumur hidup.

Deni Setia Maharwan, yang juga terlibat dalam kasus tersebut, mendapatkan grasi yang sama pada Januari 2012.

Namun, Rani Andriani tidak mendapat keistimewaan yang sama.

Pengajuan grasi Rani Andriani ditolak oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2014, yang akhirnya mengarah pada pelaksanaan eksekusi mati pada Januari 2015.

Tertipu Janji Palsu

Dalam penuturan Rani Andriani yang disiarkan ulang dalam program Menanti Ajal oleh akun YouTube dABERaC, ia mengaku bahwa dirinya tertipu janji-janji yang diberikan oleh saudaranya sendiri, Ola.

Ketika pertama kali bergabung dalam bisnis narkoba ini, Rani merasa takut.

Namun, Ola terus memberikan janji-janji untuk menenangkannya, termasuk janji bahwa Rani akan dilindungi dan diurus jika suatu saat tertangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Soalnya saya pernah dijanjikan kalau misalkan saya ketangkap atau apa saya bakal diurusin. Ola (yang menjanjikan) bahwa saya akan diurusin segala macem ini-ini-nya. Nggak nyangka bahwa saya harus menjalani persidangan, bahwa saya harus menjalani hukuman mati,” ungkap Rani dengan penuh penyesalan.

Janji yang diberikan oleh Ola ternyata hanya omong kosong belaka, dan Rani harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dia tidak hanya tertangkap, tetapi juga dijatuhi hukuman mati tanpa bisa mengandalkan bantuan seperti yang dijanjikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT