News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Ilegal, Deretan Negara-negara Ini Masih Mempertahankan Tradisi Konsumsi Daging Kucing!

Tak disangka, meski banyak yang menganggap kucing sebagai hewan peliharaan, beberapa negara ini masih mengonsumsi dagingnya karena tradisi dan kepercayaan!
Selasa, 4 Maret 2025 - 21:55 WIB
ILUSTRASI - Kucing
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang menggemaskan dan setia.

Namun, di beberapa negara, daging kucing masih dikonsumsi dengan berbagai alasan, mulai dari kepercayaan tradisional hingga kebutuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mendapat kecaman dari berbagai pihak, praktik ini masih berlangsung, baik secara legal maupun ilegal. 

Menurut laporan World Population Review, ribuan kucing liar telah diculik dan dijual ke pedagang makanan, rumah tangga, hingga restoran.

Konsumsi kucing ini bukan sekadar kuliner, tetapi juga dipercaya memiliki manfaat tertentu, seperti meningkatkan kekuatan, menangkal nasib buruk, hingga meningkatkan libido.

Berikut beberapa negara yang masih mempertahankan konsumsi daging kucing.  

1. Vietnam

Vietnam adalah salah satu negara yang paling banyak mengonsumsi daging kucing.

Meski ilegal, praktik ini tetap berlangsung di berbagai daerah.

Daging kucing, yang sering disebut sebagai "Little Tiger” di sana, dipercaya dapat membawa keberuntungan dan meningkatkan daya tahan tubuh.  

Di kota-kota seperti Hanoi dan Ho Chi Minh, ada pasar gelap yang menjual kucing hidup maupun daging kucing yang sudah diolah.

Banyak restoran yang menawarkan menu berbahan dasar daging kucing, terutama pada acara-acara tertentu. 

Yang lebih mengejutkan, sebagian besar kucing yang dijual untuk dikonsumsi berasal dari hasil pencurian.

Banyak pemilik kucing kehilangan hewan peliharaannya karena diambil oleh sindikat perdagangan ilegal.

Pemerintah Vietnam sebenarnya telah berusaha menindak praktik ini, tetapi permintaan yang tinggi membuat bisnis ini tetap berjalan.  

2. China

China memiliki sejarah panjang dalam konsumsi daging kucing.

Meski tidak sepopuler daging anjing, ada beberapa daerah yang masih mengonsumsi kucing sebagai bagian dari tradisi.

Di provinsi Guangdong dan Guangxi, daging kucing masih dikonsumsi dalam berbagai hidangan khas.  

Salah satu hidangan terkenal yang menggunakan daging kucing adalah "dragon, tiger, and phoenix soup," yang terbuat dari ular, kucing, dan ayam.

Sup ini dipercaya memiliki khasiat pengobatan dan meningkatkan vitalitas.  

Namun, tekanan dari aktivis hak-hak hewan dan perubahan budaya mulai mengurangi konsumsi kucing di China.

Beberapa kota besar seperti Beijing dan Shanghai telah melarang perdagangan daging kucing, tetapi di daerah pedesaan, praktik ini masih terjadi.  

3. Australia

Australia mungkin bukan negara yang pertama terlintas dalam pikiran ketika membahas konsumsi daging kucing.

Namun, beberapa komunitas Aborigin di daerah terpencil diketahui masih berburu dan memakan kucing liar, atau yang disebut sebagai "feral cats”.

Kucing liar di Australia dianggap sebagai ancaman bagi ekosistem karena mereka memangsa burung dan mamalia asli yang sudah terancam punah.

Oleh karena itu, beberapa komunitas Aborigin menganggap konsumsi daging kucing sebagai bagian dari pengendalian populasi.  

Meskipun tidak ada hukum yang secara khusus melarang konsumsi daging kucing di Australia, praktik ini sangat jarang ditemukan di daerah perkotaan.

Pemerintah Australia sendiri lebih fokus pada program sterilisasi dan pengendalian kucing liar daripada mengizinkan konsumsi mereka.  

Konsumsi daging kucing terus menjadi perdebatan global.

Organisasi perlindungan hewan seperti PETA dan Humane Society International telah berusaha mengedukasi masyarakat dan menekan pemerintah untuk mengakhiri praktik ini.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, beberapa kelompok mempertahankan bahwa konsumsi daging kucing adalah bagian dari budaya dan tradisi lokal yang harus dihormati.

Namun, dengan meningkatnya kesadaran akan kesejahteraan hewan dan tekanan dari komunitas internasional, konsumsi daging kucing di berbagai negara perlahan mulai berkurang. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT