News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ucapan Sintong Panjaitan ke Prabowo Subianto Benar-benar Terbukti? 39 Tahun Lalu 'Sumpahi' Eks Danjen Kopassus itu Bakal....

Momen ketika Sintong Panjaitan pernah 'menyumpahi' Prabowo Subianto, kini setelah 39 tahun berlalu, apakah ucapannya benar-benar terbukti? baca selengkapnya.
Selasa, 29 April 2025 - 15:26 WIB
Kolase foto Prabowo Subianto dan Letnan Jenderal TNI (Purn) Sintong Panjaitan.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Di balik perjalanan hidup Prabowo Subianto dari seorang mantan Danjen Kopassus pada tahun 1996 hingga saat ini menjadi Presiden Republik Indonesia.

Ada kisah menegangkan saat Letnan Jenderal TNI (Purn) Sintong Panjaitan 'menyumpahi' Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah 39 tahun berlalu, ucapan Sintong Panjaitan ke Prabowo Subianto benar-benar terbukti? tersulut emosi sehingga mengeluarkan kata-kata ini.

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Antara

 

Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia diketahui 2 kali kalah dalam pertarungan dengan Jokowi di Pilpres 2014-2019 dan 2019-2024.

Pada kemenangan kedua Jokowi, ia menjadi sorotan karena secara mengejutkan menarik rival beratnya untuk kolaborasi dan masuk ke Kabinet Indonesia Maju.

Punya pengalaman di dunia militer, Jokowi menunjuk Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Eks Danjen Kopassus, Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan RI pada 23 Oktober 2019.

Nah berbicara jaman sekarang, siapa sangka di balik perjalanan hidup Prabowo Subianto yang kini menjadi Presiden, ada kisah menarik saat dirinya 'disumpahi oleh Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan. Lantas seperti apa kisahnya? baca selengkapnya di bawah ini.

Tertulis dalam buku karya Hendro Subroto yang bertajuk "Perjalanan Seorang Prajurit, Para Komando, Sintong Panjaitan" diceritakan bahwa semua berawal dari memburuknya hubungan antara Prabowo Subianto dan Sintong Panjaitan yang kala itu masih aktif di militer.

Sintong Panjaitan menjabat sebagai Komandan Kopassandha namun belum dilantik. 

Sedangkan, Kolonel Bambang Sumbodo, Asisten 3/Personel, melaporkan bahwa seharusnya Prabowo Subianto selaku WAkil Komandan Detasemen-81/Antiteror sudah pindah dari Kopassandha ke Kostrad berdasarkan surat perintah KSAD yang sudah lama diterimanya.

Sintong pun terkejut mendengar kabar bahwa surat itu ditandatangani KSAD Jenderal TNI Rudini pada saat Brigjen TNI Wismoyo Arismunandar menjabat sebagai Komandan Kopassandha.

"Mengapa Prabowo belum dipindahkan ke Kostrad oleh Pak Wismoyo Arismunandar?" kata Sintong Panjaitan kepada Kolonel Bambang.

Selanjutnya, Sintong Panjaitan pun meminta asisten personel untuk membuat surat perintah pemindahan Prabowo ke Kostrad. Dia segera menandatanganinya.

Dia mengaku tidak tahu-menahu tentang awal mula pemindahan Prabowo, karena pada waktu itu ia baru pindah dari Pusdik Kopassandha di Batujajar, Bandung Barat.

Sintong Panjaitan Menerima Prabowo Subianto

Sintong Panjaitan dan Prabowo Subianto
Sintong Panjaitan dan Prabowo Subianto
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Kala itu, Sintong Panjaitan menerima Prabowo di ruang kerjanya. Prabowo sempat bertanya mengapa ia dipindahkan dari Kopassandha ke Kostrad.

Dalam sejarah Korps Baret Merah, belum pernah terjadi seorang anggota menanyakan kepada atasan mengapa ia dipindahkan.

Menurut Sintong Panjaitan, di kalangan Korps Baret Merah, komandan sangat disegani oleh anak buahnya. Tidak seorang pun yang berani menanyakan mengapa ia dipindahkan.

"Kalau anak buah Prabowo berani menanyakan hal serupa padanya, ia pasti langsung dipecat pada saat itu juga oleh Prabowo. Lantas bagaimana dengan anggota Kopassandha yang dipindahkan ke Merauke? Pemindahan Prabowo ke Yonif 328/Raiders Kostrad, ibaratnya hanya pindah pagar saja," kata Sintong Panjaitan.

Momen Sintong Panjaitan 'Sumpahi' Menjadi Kenyataan

Ada satu kisah menarik antara Sintong Panjaitan dan Prabowo Subianto. Setelah Prabowo menikahi Titiek Soeharto, hubungannya semakin dekat dengan ayah mertua, Soeharto.

Prabowo yang idealis dan berbicara banyak tentang teknik dan taktik militer mulai beralih ke pemerintahan dan kekuasan. Menurut Sintong Panjaitan, Prabowo mulai banyak berhubungan dengan politisi.

Sebenarnya, pertanyaan tentang pemindahan dari satu kesatuan ke kesatuan lain itu tidak pantas disampaikan, sehingga mengakibatkan Sintong Panjaitan menjadi sangat kaget dan tersinggung.

"Mungkin di masa datang kamu bisa jadi Menteri Pertahanan. Saya akan menghormati kamu. Itu tidak menjadi masalah bagi saya," kata Sintong Panjaitan.

Ucapan itu, bercermin dari seorang Letnan Dalam Angkatan Bersenjata di Kerajaan Belanda yang keluar dari dinas militer, kemudian meniti karier politik dan bisa menjadi Menteri Pertahanan.

Setelahnya, hubungan Sintong Panjaitan dan Prabowo Subianto pun menjadi renggang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ia memberi hormat dengan sigap seperti layaknya seorang tentara profesional, kemudian ia meninggalkan ruangan. Sejak saat itulah hubungan antara saya dan Prabowo yang semula sangat baik menjadi putus," kata Sintong Panjaitan. (abs/ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT