News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Sebagai Preman Sangar, Menguasai Wilayah Tanah Abang, Tak Disangkan Begini Sepak Terjang dan Sumber Kekayaan Hercules, Ternyata...

Rosario de Marshall alias Hercules kembali jadi buah bibir publik, karena pernyataan terbarunya yang menyindir dua tokoh militer senior: Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Letjen (Purn) Sutiyoso
Jumat, 2 Mei 2025 - 17:42 WIB
Dikenal Sebagai Preman Sangar, Menguasai Wilayah Tanah Abang, Tak Disangkan Begini Sepak Terjang dan Sumber Kekayaan Hercules, Ternyata...
Sumber :
  • Viva / tim tvOnenew

tvOnenews.com - Nama Rosario de Marshall alias Hercules kembali jadi buah bibir publik, bukan karena sepak terjang lamanya di dunia premanisme, melainkan karena pernyataan terbarunya yang menyindir dua tokoh militer senior: Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Letjen (Purn) Sutiyoso

Pernyataan Kontroversial Hercules: Sindir Gatot dan Sutiyoso, Ormas GRIB Jaya Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Hercules melontarkan kritik tajam kepada keduanya terkait peran mereka dalam dinamika politik nasional dan pergerakan organisasi massa.

"Kalau mau jadi jenderal sejati, jangan cuma bisa teriak di media. Kalau dulu punya kekuasaan, kenapa sekarang baru berkoar-koar?" sindir Hercules, seperti dilansir dari akun TikTok dan Instagram resmi GRIB Jaya. 

Ucapan tersebut langsung menuai kontroversi dan memancing respons keras dari sejumlah pihak, termasuk para simpatisan kedua jenderal.

Tak sedikit warganet dan tokoh politik yang menilai ucapan Hercules sebagai bentuk arogansi dan ketidakhormatan terhadap para senior militer. 

Namun, pendukung Hercules membela bahwa pernyataan tersebut adalah bentuk kekecewaan atas manuver politik yang dianggap inkonsisten. 

Polemik ini turut menyeret nama ormas yang didirikannya, GRIB Jaya (Gerakan Rakyat Indonesia Baru), yang belakangan kerap muncul di garis depan dalam berbagai aksi dan deklarasi politik.

Dari Preman Kolong Jembatan ke Penguasa Tanah Abang

Sebelum dikenal luas sebagai pemimpin ormas, Hercules lebih dulu mencetak nama besar sebagai preman paling disegani di kawasan Tanah Abang. 

Dikenal Sebagai Preman Sangar, Menguasai Wilayah Tanah Abang, Tak Disangkan Begini Sepak Terjang dan Sumber Kekayaan Hercules, Ternyata...
Dikenal Sebagai Preman Sangar, Menguasai Wilayah Tanah Abang, Tak Disangkan Begini Sepak Terjang dan Sumber Kekayaan Hercules, Ternyata...
Sumber :
  • tim tvOnenews

 

Keberaniannya mengendalikan wilayah tersebut sejak 1980-an menjadikannya legenda hidup dunia jalanan Jakarta.

Ia bukan sekadar pemalak atau jagoan pasar, melainkan sosok yang punya jaringan kuat, termasuk dengan aparat.

Hercules sendiri berasal dari Timor Timur dan dulu dikenal membantu operasi militer TNI, terutama dalam penyediaan logistik untuk pasukan Kopassus. 

Hal itu ia ungkapkan dalam buku Kick Andy Kisah Inspiratif. “Di sana saya membantu segala-galanya, hingga memegang gudang logistik Kopassus,” katanya.

Saat tiba di Jakarta untuk pengobatan, tangannya yang terluka akhirnya diamputasi. Tidak tahan hidup di rumah sakit, ia kabur dan mulai hidup di kolong jembatan Tanah Abang. 

Di sinilah awal mula Hercules membangun reputasi sebagai preman tangguh. “Saya tinggal di kolong jembatan. Tidur malam sambil pegang golok karena kalau lengah, lawan akan menyerang,” kisahnya.

Meski bertubuh kecil, Hercules disegani karena nyalinya yang luar biasa. 

Dalam sebuah wawancara di acara Kick Andy Metro TV, ia mengaku pernah dibacok hingga 16 kali dan dikeroyok 100 orang bersenjata tajam. Hal ini membuatnya dijuluki "tak bisa mati".

Rekam Jejak Herules, Pernah Keluar Masuk Jeruji Besi

Hercules tak luput dari jeratan hukum. Pada 2005, ia dihukum dua tahun penjara atas kasus penyerangan kantor surat kabar Indopos. 

Sosok Rosario de Marshall atau Hercules, mantan preman yang ditakuti
Sosok Rosario de Marshall atau Hercules, mantan preman yang ditakuti
Sumber :
  • istimewa

 

Tahun 2013, ia kembali ditahan karena pemerasan dan melawan petugas. Kasus terus bergulir hingga 2018, saat ia memimpin 60 preman untuk menguasai lahan PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat.

“Kasusnya terkait penyerangan kompleks ruko oleh 60 preman, dipimpin langsung oleh Hercules,” ungkap Kombes Hengki Haryadi seperti dikutip dari Kompas.com (21/11/2018).

Dalam kasus tersebut, Hercules dikenai Pasal 170 dan 335 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Ia sempat menjadi target utama operasi tim pemburu preman karena diduga terlibat dalam banyak aksi intimidasi bisnis dan kekerasan.

Taubat, Jadi Mualaf, dan Dirikan GRIB Jaya

Setelah melewati berbagai insiden nyaris maut, termasuk tertembak dari jarak satu meter dan kehilangan salah satu mata, Hercules mengaku mulai bertaubat. Ia kini memeluk Islam dan aktif dalam kegiatan sosial serta dakwah. 

“Kalau bicara tangan kotor, tangan saya ini sudah kotor sekali, sudah berdarah-darah lah,” ujarnya dalam sebuah video yang viral di Instagram @official.gribpactangerang (11/7/2022). 

“Sekarang umur kita ini mau sampai kapan?”

Transformasi ini tak berhenti pada tataran spiritual. Hercules mendirikan ormas GRIB Jaya yang kini memiliki cabang di berbagai daerah. 

GRIB Jaya dikenal aktif dalam kegiatan sosial, pengamanan massa, dan bahkan menjadi pendukung beberapa tokoh politik nasional. 

Organisasi ini menjadi semacam perpanjangan tangan dari kekuasaan informal Hercules, yang kini bergeser dari kekerasan ke struktur ormas yang lebih terorganisir.

Sumber Kekayaan Hercules: Dari Keamanan hingga Properti

Meski kerap dituduh mengumpulkan kekayaan dari praktik ilegal, kini Hercules disebut memiliki sejumlah sumber pendapatan legal. 

Menurut Tempo.co (19/11/2018), Hercules mengelola bisnis jasa pengamanan proyek dan pengelolaan parkir di sejumlah kawasan strategis. 

Ia juga dikaitkan dengan kepemilikan sejumlah aset properti dan kendaraan operasional ormas GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, loyalis Hercules disebut masih menguasai sejumlah titik strategis di pasar-pasar besar, terutama di Tanah Abang, yang dulunya menjadi markas besar kekuasaannya. 

Meski kontroversial, tak dapat dipungkiri bahwa ia telah mengubah struktur kekuasaan jalanan menjadi kekuatan sipil yang berpengaruh. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Tegaskan Tak Terapkan WFH Setiap Jumat: Pelayanan Tetap Berjalan

Polda Metro Tegaskan Tak Terapkan WFH Setiap Jumat: Pelayanan Tetap Berjalan

Polda Metro Jaya buka suara soal adanya kebijakan dari pemerintah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai penerapan kerja dari rumah atau WFH setiap Jumat.
Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan menggunakan uang bantuan Rp10 juta dari Dedi Mulyadi (KDM) untuk akikah.
Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo perintahkan TNI, Polri, dan Kemenkeu hentikan penyelundupan. Kebocoran negara masih tinggi, potensi kerugian capai ratusan triliun.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Electric PLN menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Setelah sekian lama ditunggu oleh NCTzen, akhirnya konser NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelaf besok, Sabtu (11/4/2026).
Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

MK diminta tetap independen dalam uji materi UU TNI. FUII ingatkan bahaya generalisasi kasus oknum terhadap institusi negara.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT