News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepak Terjang dan Sumber Kekayaan Hercules, Mantan Preman Tanah Abang yang Berseteru dengan Eks Panglima TNI, Tak Disangka...

Sepak terjang dan sumber kekayaan Hercules, mantan preman Tanah Abang yang berseteru dengan eks panglima TNI, Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo.
Selasa, 6 Mei 2025 - 21:03 WIB
Preman legendaris Hercules.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Nama Hercules kembali mencuat ke publik dan menjadi buah bibir belakangan ini, menyusul perseteruannya dengan Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI.

Konflik antara keduanya memancing perhatian luas, mengingat keduanya berasal dari latar belakang yang sangat berbeda namun sama-sama dikenal sebagai tokoh berpengaruh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Gatot melontarkan kecaman tajam terhadap Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya itu karena dinilai tidak menghargai sosok purnawirawan TNI AD sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Hercules tersinggung dengan perkataan Gatot Nurmantyo
Hercules tersinggung dengan perkataan Gatot Nurmantyo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Pernyataan Hercules yang menyebut Sutiyoso sebagai "bau tanah" dianggap mencederai martabat para purnawirawan TNI dan Kopassus.

Mengenai kasus tersebut, Hercules pun sudah melayangkan permintaan maafnya terhadap Sutiyoso.

Namun, mantan preman legendaris tersebut memberi peringatan keras kepada Gatot Nurmantyo yang dinilai "cawe-cawe" dalam masalahnya.

Terlepas dari kasus tersebut, tak sedikit warganet yang penasaran tentang perjalanan hidup Hercules serta asal-usul kekayaannya.

Lantas, seperti apa sepak terjang Hercules hingga disebut sebagai salah satu tokoh berpengaruh?

Hercules
Hercules
Sumber :
  • Kolase

 

Asal Mula Hercules Dijuluki Penguasa Tanah Abang

Jauh sebelum dikenal sebagai pemimpin organisasi masyarakat, nama Hercules sudah lebih dulu harum, atau tepatnya ditakuti di kawasan Tanah Abang, Jakarta. 

Sejak era 1980-an, keberaniannya menguasai wilayah itu menjadikannya sosok legendaris di dunia preman ibu kota. 

Ia tidak hanya dikenal sebagai preman, tetapi juga memiliki jaringan kuat, termasuk kedekatan dengan aparat keamanan.

Hercules berasal dari Timor Timur, dan dulunya dikenal pernah membantu operasi militer TNI atau disebut TBO (Tenaga Bantuan Operasi), terutama dalam hal logistik untuk pasukan elit Kopassus. 

“Di sana saya membantu segala-galanya, hingga memegang gudang logistik Kopassus,” ungkapnya dalam buku Kick Andy Kisah Inspiratif.

Ia kemudian dikirim ke Jakarta untuk menjalani perawatan medis akibat luka serius, namun tangannya harus diamputasi. 

Tidak betah di rumah sakit, ia kabur dan mulai hidup di kolong jembatan Tanah Abang, tempat yang kelak menjadi panggung awal pengaruhnya.

“Saya tinggal di kolong jembatan. Tidur malam sambil pegang golok karena kalau lengah, lawan akan menyerang,” ujarnya.

Meskipun bertubuh kecil, nyali dan ketangguhan fisik Hercules membuatnya disegani. 

Dalam sebuah wawancara di acara Kick Andy di Metro TV, ia mengaku pernah dibacok 16 kali dan dikeroyok oleh 100 orang bersenjata tajam. 

Hal ini membuatnya mendapat julukan sebagai pria “tak bisa mati”.

Catatan Kriminal dan Masa-Masa Kelam

Hercules tidak lepas dari berbagai kasus hukum. Pada tahun 2005, ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara akibat kasus penyerangan kantor surat kabar Indopos. 

Kemudian, pada 2013, ia kembali ditahan atas tuduhan pemerasan dan perlawanan terhadap petugas.

Puncaknya terjadi pada 2018, ketika Hercules diduga memimpin 60 preman untuk menyerang kompleks ruko milik PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat. 

“Kasusnya terkait penyerangan kompleks ruko oleh 60 preman, dipimpin langsung oleh Hercules,” kata Kombes Hengki Haryadi seperti dikutip dari Kompas.com (21/11/2018). 

Ia dikenai Pasal 170 dan 335 KUHP dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Karena aksi-aksi kekerasan dan intimidasi yang kerap dikaitkan dengannya, Hercules sempat menjadi target utama operasi tim pemburu preman.

Hijrah, Jadi Mualaf, dan Mendirikan GRIB Jaya

Setelah melalui berbagai pengalaman nyaris maut, termasuk tertembak dari jarak sangat dekat dan kehilangan satu mata, Hercules mengaku mulai menjalani proses pertobatan. 

Ia memeluk Islam dan mulai aktif dalam kegiatan keagamaan serta sosial.

“Kalau bicara tangan kotor, tangan saya ini sudah kotor sekali, sudah berdarah-darah lah,” ucapnya dalam sebuah video yang viral di akun Instagram @official.gribpactangerang (11/7/2022). 

Ia pun merenung, “Sekarang umur kita ini mau sampai kapan?”

Transformasi spiritual ini turut diwujudkan lewat pendirian ormas GRIB Jaya, yang kini memiliki cabang di berbagai daerah. 

Organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial, pengamanan massa, dan turut menyuarakan dukungan politik kepada sejumlah tokoh nasional. 

GRIB Jaya menjadi perpanjangan tangan dari kekuatan informal Hercules, yang kini lebih terorganisir dan bergerak dalam kerangka sipil.

Sumber Kekayaan Hercules

Walau sering dikaitkan dengan praktik ilegal, kini Hercules disebut-sebut memiliki sejumlah sumber pendapatan sah. 

Menurut Tempo.co (19/11/2018), ia menjalankan bisnis jasa keamanan proyek dan pengelolaan parkir di berbagai kawasan strategis. 

Ia juga dikaitkan dengan kepemilikan aset properti serta kendaraan operasional yang digunakan GRIB Jaya.

Selain itu, loyalis Hercules hingga kini masih memiliki pengaruh di beberapa pasar besar, terutama Tanah Abang, wilayah yang dulu menjadi pusat kekuasaannya. 

Meski menimbulkan kontroversi, tidak dapat dimungkiri bahwa Hercules berhasil mengubah struktur kekuasaan jalanan menjadi kekuatan sosial, politik yang diperhitungkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Hercules adalah potret perubahan ekstrem dari dunia bawah ke pentas nasional. tttt

Dari hidup di kolong jembatan hingga menjadi tokoh ormas dengan jaringan luas, dari preman jalanan hingga berseteru dengan seorang mantan Panglima TNI, sepak terjang Hercules menunjukkan bahwa jalan hidup seseorang bisa berubah drastis, meski bayang-bayang masa lalu tak mudah dihapus. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Wing back Persib Bandung, Eliano Reijnders, antusias menatap laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 menghadapi Bali United. Duel kedua tim diprediksi sengit.
Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta klarifikasi pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung terkait insiden perawat berikan bayi pasien ke orang lain
Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Legenda Persija Jakarta Greg Nwokolo geram dengan kritikan yang diungkapkan oleh pundit Bung Binder terkait penampilan Shayne Pattynama di laga Super League.
‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

Timnas Futsal Indonesia hadapi Vietnam di semifinal AFF Futsal 2026. Meski ranking FIFA masih kalah, Garuda punya modal apik usai menang di Piala Asia.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Maarten Paes tetap jadi sasaran kritik pengamat Belanda meski tampil reguler bersama Ajax. Performa naik-turun dan blunder dinilai jadi alasan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT