News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat John Kei? Mantan Preman dengan Julukan Godfather Ternyata Pernah Bermimpi Jadi …

Masih ingat John Kei? Mantan preman ini curhat ke Pendeta Gilbert soal masa lalunya yang penuh liku sebelum dikenal sebagai Godfather Jakarta.
Jumat, 9 Mei 2025 - 07:10 WIB
John Kei, mantan preman legendaris berjuluk "The Godfather"
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Masih Ingat John Kei? Sosok preman yang pernah dijuluki "Godfather" di dunia malam Jakarta ini ternyata menyimpan kisah mengejutkan di masa mudanya.

Sebelum dikenal sebagai salah satu preman paling disegani, John Kei ternyata pernah memiliki cita-cita mulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

john kei
John Kei. (Sumber: YouTube)

Dalam wawancara eksklusif bersama Pendeta Gilbert Lumoindong di program KAMUHEBAT yang diunggah di YouTube, John Kei menuturkan masa lalunya yang penuh lika-liku. 

Ia bahkan sempat menitikkan air mata saat mengingat perjuangan dan keluarganya.

Lahir dengan nama John Refra, pria asal Kei, Maluku Tenggara ini meninggalkan kampung halamannya pada tahun 1986. 

Dengan sedikit akal licik, ia berbohong kepada sang ibu. 

"Saya bilang ke mama, cuma ke Dobo sebentar saja," kisahnya. 

Padahal tujuan utamanya adalah Jawa, tepatnya Surabaya dan ia ke sana tanpa membawa sepeser pun uang.

Di Surabaya, John Kei tinggal bersama kerabat dan mulai menata hidup. Pada tahun 1987, ia mencoba peruntungan mengikuti seleksi masuk Akademi Angkatan Laut. 

john kei
Kolase foto John Kei dan Pdt. Gilbert. (Sumber: Kolase tvOnenews.com)

Tapi impian itu kandas karena sifat tempramentalnya.

"Ada peserta yang panggil saya 'Ambon Itam'… Ya saya hajar," ujar John Kei jujur dalam wawancara tersebut.

Karena aksi main tangan itu, ia langsung dikeluarkan dari proses seleksi. "Setelah itu saya tato badan untuk melupakan masuk Angkatan Laut," tambahnya, mengakui bahwa kekecewaan itu membekas dalam hidupnya.

Tak patah semangat, John melanjutkan hidup dan pindah ke Jakarta pada 1988. Ia ditampung oleh salah satu kerabat di kawasan Berlan. 

Lucunya, ia bahkan tidak tahu alamat pasti rumah kerabatnya. Hanya sebuah petunjuk sederhana yaitu celana jins yang tergantung di depan rumah yang akhirnya menuntunnya ke tempat tujuan.

Pendeta Gilbert tertawa mendengar kisah itu, menyebutnya sebagai bagian dari rencana Tuhan yang luar biasa.

john kei
John Kei dan Pendeta Gilbert Lumoindong. (Sumber: YouTube Gilbert Lumoindong)

Setelah itu, John Kei mulai menapaki dunia malam Jakarta. Awalnya bekerja sebagai pegawai serabutan di pub hingga akhirnya menjadi satpam di sebuah diskotek di Jalan Jaksa. 

Namun, lagi-lagi sifat keras kepalanya membuatnya terlibat perkelahian dengan atasannya.

Dari titik itu, perjalanan kelam John Kei di dunia premanisme dimulai. Ia terjun ke dunia debt collector dan membangun jaringan yang dikenal loyal dan solid. 

Pada masa jayanya, John Kei memimpin 500 sampai 600 anak buah yang patuh tanpa banyak tanya.

Kini, semua itu telah menjadi masa lalu. Dalam wawancara tersebut, John Kei mengaku telah bertobat dan lebih banyak mendekatkan diri pada Tuhan.

Meski dikenal keras dan ditakuti, siapa sangka bahwa di balik sosok preman besar Jakarta itu pernah tersembunyi impian sederhana: menjadi bagian dari angkatan bersenjata demi mengabdi pada negara.

Cerita John Kei menjadi pengingat bahwa takdir seseorang bisa berubah arah drastis, tergantung pada pilihan yang diambil di setiap persimpangan hidup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan bahkan sang "Godfather" pun tak luput dari kisah-kisah manusiawi yang mengharukan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT