Anggota GRIB Jaya di Seluruh Wilayah Harus Bersiap, Hercules Sudah 'Turun Gunung' Instruksikan untuk Segera...
- Youtube GRIB TV
tvOnenews.com - Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) tengah menjadi sorotan tajam publik.
Di tengah desakan pembubaran yang mencuat akibat tudingan praktik premanisme, sang Ketua Umum, Hercules Rozario Marshal, akhirnya “turun gunung” dan mengambil langkah tegas.
Dalam rapat internal bersama jajaran pengurus pusat, Hercules menginstruksikan perombakan besar-besaran di tubuh organisasi.

- Kolase tvOnenews.com/Rika Pangestri & Tangkapan layar YouTube
Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal GRIB Jaya, Zulfikar.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap keanggotaan kini sedang digencarkan.
Instruksi dari Hercules jelas, pendataan ulang anggota dari tingkat pusat hingga ke ranting daerah.
Para ketua wilayah diminta benar-benar mengenal setiap anggotanya, bukan sekadar nama di daftar.
"Kami baru selesai rapat, memutuskan menginstruksikan kepada seluruh jajaran ketua di seluruh wilayah sampai ke tingkat ranting untuk mendata ulang anggotanya, memastikan anggotanya itu siapa saja dan harus mengenalnya dengan baik, mengetahui di mana rumahnya, apa latar belakangnya, itu perintahnya," ujar Zulfikar, dilansir dari YouTube GRIB Jaya.

- YouTube/GRIB TV
Tak hanya mendata ulang, seluruh ketua GRIB Jaya di daerah diberikan tanggung jawab penuh terhadap perilaku anggotanya.
Jika ditemukan anggota yang terlibat tindakan melanggar hukum atau mencoreng nama baik organisasi, maka keputusan tegas akan diambil: pemecatan.
"Jika ada anggota yang terindikasi enggak baik, enggak benar, itu kami instruksikan untuk segera mengeluarkan orang tersebut untuk memecatnya," ujar Zulfikar.
Sebagai bagian dari proses pembenahan, GRIB Jaya juga memutuskan untuk menghentikan sementara perekrutan anggota baru.
Keputusan ini dimaksudkan agar organisasi bisa lebih fokus pada internalisasi nilai-nilai disiplin dan loyalitas, sekaligus menyaring siapa saja yang benar-benar layak bergabung di masa depan.

- kolase tim tvOnenews
"Untuk sementara waktu menghentikan perekrutan anggota. Artinya GRIB menutup orang baru untuk masuk ke GRIB," ujar Zulfikar.
Tidak hanya menolak anggota baru, organisasi juga menaruh perhatian serius pada barisan lama.
Anggota yang terbukti menyalahgunakan atribut GRIB Jaya untuk kepentingan pribadi, atau terlibat pelanggaran hukum, akan segera disingkirkan dari keanggotaan.
"Di masa-masa kami tidak menerima orang baru, kami juga bersih-bersih di dalam, mengurangi orang-orang lama yang terindikasi memanfaatkan organisasi ini untuk hal-hal yang melanggar hukum," kata Zulfikar.
Langkah-langkah tegas ini merupakan upaya GRIB Jaya untuk memperbaiki citra dan meyakinkan publik bahwa organisasi ini mampu menertibkan diri dari dalam.

- Kolase
Di tengah tekanan dan opini negatif, Hercules bersama jajaran inti menunjukkan bahwa GRIB Jaya tidak akan membiarkan oknum merusak nama besar organisasi.
"Itu langkah nyata yang diambil oleh organisasi untuk memperbaiki diri agar bebas dari oknum-oknum yang menyalahgunakan keanggotaannya di ormas kami," tutup Zulfikar.
Terbaru, GRIB Jaya tengah terlibat polemik kepemilikan lahan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Posko GRIB Jaya yang ada di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, akhirnya dibongkar, imbas laporan dari BMKG ke Polda Metro Jaya.

- YouTube/tvOnenews
Proses pembongkaran berlangsung pada Sabtu sore, 24 Mei 2025. Selain itu, 17 anggota GRIB Jaya ditangkap, enam di antaranya mengaku sebagai ahli waris lahan tersebut. (gwn)
Load more