News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bongkar Peran Rahasia Hercules, Eks Kabareskrim Polri Sebut Negara Wajib Berterima Kasih: Dia Kumpulkan…

Eks Kabareskrim Polri ungkap peran rahasia Hercules, sebut negara wajib berterima kasih karena Hercules banyak membantu warga marginal. Seperti apa?
Rabu, 28 Mei 2025 - 14:25 WIB
Hercules
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Sosok Hercules Rozario Marshall kembali menjadi buah bibir publik usai pernyataan mengejutkan dari mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.

Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan dalam program “Merah Putih” di Nusantara TV, Susno blak-blakan mengungkap sisi lain Hercules yang selama ini tidak diketahui banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, negara seharusnya mengapresiasi apa yang telah dilakukan pria yang dikenal sebagai "mantan preman Tanah Abang" itu, terutama terhadap masyarakat marginal.

Dalam acara tersebut, Susno tidak sendiri. Ia berdialog bersama Nikolas Kilikily, seorang praktisi hukum yang pernah menjadi bagian dari lingkaran dalam Hercules pada era 1990-an.

Nikolas bahkan menyebut dirinya sebagai salah satu "produk asli" dari pengaruh Hercules di Tanah Abang.

Pernyataan Nikolas menjadi pembuka dari diskusi panjang mengenai peran dan kiprah Hercules yang selama ini sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan aparat negara.

“Jujur aja, saya ini produk aslinya Bang Hercules di Tanah Abang. Dulu saya dapat jatah Rp 500 perak, saya udah nongkrong di sana,” ucap Niko, mengenang masa lalunya.

Ia menegaskan bahwa Hercules bukan sekadar preman biasa.

Menurutnya, Hercules kini adalah sosok yang religius dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Beliau sudah mualaf, bahkan sudah tiga kali memberangkatkan orang umroh. Kalau preman mana mau begitu?” lanjutnya.

Pernyataan tersebut langsung diamini oleh Susno Duadji.

Ia menilai Hercules sebagai sosok yang mengisi kekosongan peran negara di tengah masyarakat kecil yang termarjinalkan.

Hercules

Dalam pandangan Susno, Hercules justru mengambil peran penting dalam merangkul warga bermasalah yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

“Bang Hercules berjasa. Dia sudah kumpulkan orang-orang bermasalah yang harusnya ditangani negara dan itu dilakukan olehnya,” ujar Susno.

Menurut Susno, Hercules tak hanya memberikan perlindungan, tapi juga menciptakan sistem sosial informal yang mengakomodir kebutuhan dasar orang-orang yang terlupakan oleh sistem.

Ia bahkan menyebut bahwa Hercules secara aktif mendata masyarakat yang memiliki persoalan dengan kemiskinan, pengangguran, hingga kesepian karena tidak memiliki lingkungan yang peduli.

“Dia telah mendata, ini orang bermasalah dengan perut, pekerjaan, kasih sayang. Harusnya negara hadir. Harusnya negara berterima kasih pada Hercules,” imbuhnya.

Namun, Susno juga menegaskan bahwa kontribusi sosial tersebut tidak serta-merta menjadikan seseorang kebal hukum.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa siapapun yang hidup dalam negara hukum harus tunduk pada aturan yang berlaku.

“Kalau melanggar hukum, ya ditertibkan. Tapi jangan jadikan status sebagai anggota ormas sebagai tameng kebal hukum,” tegas Susno.

Mantan Kabareskrim ini juga turut menyoroti budaya kekerasan yang kerap dikaitkan dengan organisasi kemasyarakatan.

Ia mengecam keras pendekatan adu fisik yang seolah menjadi tren dalam penyelesaian konflik antar tokoh ormas.

“Kalau pemimpin ormas kurang sopan atau bicara sembrono, berikan pelatihan. Jangan malah tantang-tantangan, ‘kalau berani kita berantem.’ Kalau begitu, semua jadi preman,” tukasnya dengan nada tegas.

Susno berharap negara bisa hadir secara lebih adil dalam menilai tokoh-tokoh yang selama ini dianggap kontroversial.

Ia mendorong adanya pendekatan yang lebih manusiawi dan struktural terhadap masyarakat kelas bawah yang selama ini menggantungkan hidupnya kepada figur-figur seperti Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules sendiri memang dikenal sebagai tokoh berpengaruh di Jakarta, khususnya di wilayah Tanah Abang.

Namanya kerap dikaitkan dengan dunia hitam, namun belakangan banyak yang mulai membuka mata akan kiprah sosial yang juga ia lakukan di balik layar. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT