GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Markas GRIB Jaya 'Rata' Tak Berbentuk, Anak Buah Hercules: Perlu Digaris Bawahi, Kami Sebenarnya Capek...

Markas GRIB Jaya dibongkar dibongkar oleh petugas sebagai bagian dari penertiban, buntut dari sengketa lahan BMKG. Anak buah Hercules bilang kalau mereka capek
Kamis, 29 Mei 2025 - 22:35 WIB
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Instagram GRIB Jaya

tvOnenews.com - Markas GRIB Jaya dibongkar dibongkar oleh petugas sebagai bagian dari penertiban, buntut dari sengketa lahan BMKG.

Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, yang dikenal sebagai ormas binaan Hercules Rosario Marshal, kini tengah diterpa konflik berkepanjangan terkait sengketa lahan di Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahan tersebut menjadi rebutan antara pihak ahli waris dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

GRIB Jaya berada di tengah pusaran kontroversi karena dituduh menduduki area tersebut tanpa izin resmi dari BMKG, bahkan menyewakan lahan kepada pelaku usaha kecil menengah (UMKM) dan menarik pungutan liar.

Dalam pernyataannya kepada publik, GRIB Jaya membenarkan bahwa mereka mendampingi ahli waris secara hukum agar lahan itu tidak jatuh ke tangan BMKG. 

Mereka mengklaim bahwa tindakan pendudukan serta penyewaan lahan kepada UMKM merupakan bagian dari perlindungan terhadap hak milik keluarga ahli waris. 

Ketua tim hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, menyatakan bahwa pihaknya saat ini merasa terpojok karena dicitrakan negatif akibat keterlibatannya dalam konflik tersebut.

“Sekarang kami sudah disudutkan,” ujar Wilson Colling, dikutip dari kanal YouTube GRIB TV. 

Ia menambahkan, pihak GRIB Jaya sebenarnya sudah kelelahan menghadapi persoalan yang tak kunjung selesai ini. 

“Perlu digarisbawahi, kami juga sebenarnya capek menangani kasus ini,” tegasnya.

Meski merasa lelah, GRIB Jaya tetap bersikukuh akan mempertahankan sikap mereka dan terus memperjuangkan hak ahli waris. 

Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Instagram GRIB Jaya

 

Bahkan, Wilson menyebut bahwa polemik ini menjadi kesempatan GRIB Jaya untuk mendapatkan publikasi secara luas. 

“Tapi ketika momen ini, sebenarnya inilah momen kami melakukan publikasi secara gratis,” kata Wilson.

GRIB Jaya meyakini bahwa lahan yang disengketakan masih sah menjadi milik ahli waris dan bukan milik negara melalui BMKG. 

Mereka mengklaim memiliki dokumen pendukung berupa girik yang menjadi bukti kepemilikan sah lahan tersebut. 

Untuk memperkuat argumen, GRIB Jaya juga menyatakan telah meminta klarifikasi dari lurah setempat yang, menurut mereka, membenarkan keabsahan girik milik ahli waris.

Sengketa lahan ini tak hanya berujung pada polemik hukum, tetapi juga menyebabkan dampak sosial yang besar. 

Belasan anggota GRIB Jaya telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Selain itu, markas GRIB Jaya yang berada di lokasi lahan tersebut telah dibongkar oleh petugas sebagai bagian dari penertiban.

Masalah semakin rumit karena lahan yang dikuasai ormas Hercules ini digunakan sebagai tempat usaha bagi berbagai pelaku UMKM. 

Dalam pengakuan warga dan pelaku usaha, mereka menyewa kios atau lapak dari pihak GRIB Jaya untuk berjualan. 

Hal ini membuka tudingan bahwa GRIB Jaya telah mengambil keuntungan finansial dari lahan yang sedang disengketakan.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena melibatkan ormas yang punya kekuatan massa dan sejarah panjang, ditambah institusi negara seperti BMKG yang bersikeras mempertahankan klaim atas lahan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GRIB Jaya sendiri menolak disebut sebagai perampas atau penguasa liar. Mereka menekankan bahwa peran mereka hanya sebatas memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang merasa memiliki hak sah atas lahan.

Hingga kini, belum ada titik temu antara BMKG dan GRIB Jaya. Kasus ini pun diprediksi akan terus memanas seiring belum adanya keputusan hukum yang final, sementara UMKM di lokasi tersebut pun ikut menjadi korban ketidakpastian hukum. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Berbobot 1,1 Ton Tiba di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Berbobot 1,1 Ton Tiba di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Seekor sapi kurban milik Presiden RI berbobot 1,1 ton tiba-tiba mengamuk sesaat setelah diturunkan dari truk pengangkut.
Media Itali Beri Nilai Sempurna untuk Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Sosok Pemimpin yang Jarang Dibicarakan

Media Itali Beri Nilai Sempurna untuk Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Sosok Pemimpin yang Jarang Dibicarakan

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes kembali mencuri perhatian publik Italia pada pekan terakhir Serie A 2025/2026. Media Italia akui terpukau dengan performanya.
Kabar Gembira Warga Kota Banjar, Dedi Mulyadi Sebut Akan Salat Idul Adha di Desa Mekarharja

Kabar Gembira Warga Kota Banjar, Dedi Mulyadi Sebut Akan Salat Idul Adha di Desa Mekarharja

Dedi Mulyadi umumkan akan salat Idul Adha 1447 H di Desa Mekarharja, Kota Banjar. Warga pun menyambut kabar gembira ini dengan antusias dan penuh doa.
John Herdman Wajib Dengar, Emil Audero Masuk Daftar 10 Besar Kiper Top Liga Italia 2025-2026

John Herdman Wajib Dengar, Emil Audero Masuk Daftar 10 Besar Kiper Top Liga Italia 2025-2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya menerima kabar baik menjelang FIFA Matchday Juni 2026. Sebab, Emil Audero berhasil menembus daftar 10 besar kiper terbaik Liga Italia.
Bukan Kaleng-kaleng, Sosok Igor Tolic yang Jadi Pelatih Baru Persib Punya Rekam Jejak Mentereng di Eropa

Bukan Kaleng-kaleng, Sosok Igor Tolic yang Jadi Pelatih Baru Persib Punya Rekam Jejak Mentereng di Eropa

Pelatih anyar Persib musim 2026/2027, Igor Tolic, ternyata bukan sosok baru di lingkungan Maung Bandung. Kehadirannya sebagai nakhoda tim gantikan Bojan Hodak.
Anak Perempuan Merapat, Begini Tips Memilih Pasangan ala Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Anak Perempuan Merapat, Begini Tips Memilih Pasangan ala Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Belum lama ini viral sebuah video soal Sherly Tjoanda yang membagikan tips dalam memilih pasangan.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT