GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Dua Mahasiswa Asing Unair Telusuri Jejak Sejarah Surabaya

Abu Bakar Tarawelly dan Kwayt Nandar Myo Thein merupakan mahasiswa internasional di Unair Surabaya. Mereka merasa dekat dan bersahabat dengan masyarakat Kota Pahlawan
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 29 Maret 2022 - 09:48 WIB
Kwayt Nandar Myo Thein dan Abu Bakar Tarawelly
Sumber :
  • Sandi Irwanto

Surabaya, Jawa Timur - Bagi setiap orang, berada di lingkungan baru pasti menyisakan sebuah cerita dan pengalaman. Seperti halnya dirasakan Abu Bakar Tarawelly dan Kwayt Nandar Myo Thein. Keduanya merupakan mahasiswa internasional di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Pada awal-awal berada di Surabaya, Abu begitu terkesan dengan keramahan dan kehangatan masyarakat. Meski berasal dari luar negeri, ia merasa dekat dan bersahabat dengan masyarakat Kota Pahlawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Makanan (kuliner khas Kota Surabaya) di sini juga sangat lezat,” ungkapnya.

Abu bercerita makanan di Kota Surabaya begitu bervariasi dan unik, sangat berbeda dengan makanan di daerahnya, Sierra Leone, Afrika Barat. Itu membuatnya sangat terkesan dan menjadi pengalaman yang menarik.

Telusuri Sejarah Surabaya

Abu juga berkesempatan mengenal lebih jauh kesejarahan kota ber-ikon hewan hiu dan buaya ini. Melalui City Tour yang diadakan Airlangga Global Engagement (AGE) pada Minggu (20/3/2022), Abu bersama mahasiswa internasional lainnya berkeliling Surabaya.

Mahasiswa magister program studi epidemiologi itu juga merasa begitu senang mendapatkan kesempatan belajar kesejarahan langsung di tempat-tempat ikonik Kota Surabaya. Bersama mahasiswa lain asal Malaysia, Myanmar, Afrika, Tanzania, Ethiopia, Bangladesh, dan Tanzania, Abu mengunjungi tempat bersejarah Kota Surabaya.

“Saya sangat suka di Monumen Tugu Pahlawan. Itu tempat favorit saya,” katanya.

Menurut Abu, bangsa Indonesia memiliki sejarah perjuangan yang heroik. Terutama perjuangannya saat meraih kemerdekaan. Ia juga menjadi tersadar bahwa sangat penting bagi generasi muda untuk menghargai, mempelajari, dan mewariskan perjuangan para pahlawan.

“Justru, inilah yang saya rasa perlu (sejarah bangsa) untuk diajarkan di negara mana pun,” katanya.

Seperti halnya dengan Abu, Kwayt Nandar Myo Thein juga merasa sangat menikmati penelusuran sejarah Kota Surabaya melalui City Tour tersebut. Ia juga senang saat di Monumen Tugu Pahlawan.

“Saya sangat senang ketika mengunjungi Klenteng Sanggar Agung di Kenjeran,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rindang dan Hijau

Mahasiswa program ilmu politik, fakultas ilmu politik dan ilmu sosial (FISIP) asal Malaysia itu juga sangat terkesan dengan penghijauan di Kota Surabaya. Banyak taman dan tempat rindang di tengah kota. Itu sangat membuatnya takjub. Mengingat, Kyawt juga merupakan seorang aktivis lingkungan yang peduli dengan penghijauan di perkotaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT