News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Intel Timor Timur ini Akhirnya Berani Bongkar Masa Lalu Hercules yang Sebenarnya: Dia Bukan…

Eks Intel Timor Timur membongkar masa lalu Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules yang sebenarnya. Seperti apa? Simak selengkapnya.
Minggu, 1 Juni 2025 - 15:32 WIB
Hercules
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

tvOnenews.com – Eks Intel Timor Timur membongkar masa lalu Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules yang sebenarnya. 

Belakangan, Hercules tengah menjadi sorotan publik usai menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso dengan sebutan bau tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu pun langsung menuai reaksi keras, terutama dari kalangan purnawirawan TNI yang merasa pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan kepada seorang tokoh senior yang pernah berjasa di dunia militer.

Ketum GRIB Jaya Hercules dan Sutiyoso
Ketum GRIB Jaya Hercules dan Sutiyoso
Sumber :
  • Youtube GRIB TV

 

Kendati demikian, Hercules telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Sutiyoso. 

Mantan preman Tanah Abang itu mendatangi kediaman Sutiyoso dan menyatakan penyesalannya atas kegaduhan yang terjadi akibat ucapannya.

Di tengah sorotan publik yang terus mengarah padanya, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari seorang purnawirawan TNI yang telah mengenal Hercules sejak lama.

Sosok tersebut ialah Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat, mantan Dansatgas Intelijen Tribuana 8 yang pernah ditugaskan dalam operasi pengamanan jajak pendapat (referendum) di Timor Timur, sebelum provinsi tersebut resmi berpisah dari Indonesia.

Dalam masa penugasan itulah, ia untuk pertama kalinya bertemu dengan Hercules.

Hercules bertugas sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) dalam Operasi Seroja yang dijalankan oleh militer Indonesia. 

Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat ungkap sosok Hercules yang sebenarnya
Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat ungkap sosok Hercules yang sebenarnya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Berbeda jauh dari citra kerasnya kini, Hercules kala itu justru datang dalam kondisi penuh ketakutan. 

Yayat menyebut, Hercules bahkan secara langsung meminta perlindungan dan pengawalan dari militer hanya untuk bisa kembali ke kampung halamannya di Timor Timur.

“Intinya bahwa dia mau ke kampung halamannya dia tidak berani karena memang di sana pada saat itu di mana-mana chaos,” jelas Yayat Sudrajat dilansir dari YouTube Hersubeno Point.

Situasi keamanan yang tengah panas kala itu membuat Hercules merasa tak aman jika harus pulang seorang diri. 

Karena itu, ia memohon perlindungan dan pendampingan dari pihak militer. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yayat pun merespons permintaan tersebut lantaran Hercules membawa nama seorang petinggi TNI.

“Karena dia bawa nama Pak Zacky Anwar (senior TNI), ya saya siapkanlah (pengamanan) ya dan aman gitu,“ ucap Yayat Sudrajat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT