News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesantren Gus Miftah Jadi Sorotan, Terungkap Santri Harus Jalan Jongkok Demi Dapat Makanan? Ternyata...

Sebuah video santri di pesantren Gus Miftah yang harus jalan sambil berjongkok demi dapat makanan kembali viral setelah geger kasus penganiayaan di Ponpes Ora Aji.
Senin, 2 Juni 2025 - 14:50 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • instagram/gusmiftah

tvOnenews.com - Pesantren Ora Aji yang diasuh oleh Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, kembali menjadi sorotan publik.

Pesantren yang terletak di Kalasan, Sleman, Yogyakarta ini belakangan ramai dibicarakan setelah terungkap dugaan kekerasan terhadap seorang santri berinisial KDR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa kekerasan tersebut dilaporkan terjadi pada 15 Februari 2025.

tvonenews

Menurut ketua tim kuasa hukum korban, Heru, awal mula kejadian bermula dari tuduhan pencurian uang sebesar Rp700 ribu yang merupakan hasil penjualan galon pesantren.

Tuduhan itu kemudian berbuntut panjang hingga berujung pada penganiayaan terhadap KDR.

“KDR dibawa ke salah satu ruangan, lalu dipukuli oleh 13 orang secara bergantian dan bersamaan. Korban bahkan diikat, disetrum, dan dipukul menggunakan selang,” ungkap Heru dalam keterangan pers pada Kamis (28/5/2025).

Tujuan dari kekerasan tersebut disebutkan sebagai bentuk tekanan agar KDR mengakui tuduhan yang dialamatkan padanya.

Bahkan setelah kejadian, orang tua korban sempat datang ke pesantren dan mengganti uang yang dituduhkan hilang. Namun, kondisi fisik dan mental KDR memburuk akibat kekerasan yang diterimanya.

KDR kini menunjukkan gejala menyerupai stroke, mengalami gangguan psikologis, serta sering mengigau dan mengamuk di malam hari.

Ia sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk menjalani visum, namun langsung dipulangkan karena kondisinya yang linglung.

Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah
Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Saat ini, KDR telah dipindahkan ke luar Pulau Jawa untuk menjalani pemulihan dan dalam pengawasan psikiater.

Di tengah sorotan publik terhadap pesantren Ora Aji, sebuah video lama kembali mencuat dan memicu kontroversi di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan istri Gus Miftah, Ning Astuti, saat membagikan roti kepada para santri di pesantren.

Dalam video yang diunggah oleh akun X (dulu Twitter) @masbro_back pada 11 Desember 2024, terlihat Ning Astuti mengenakan gamis cokelat dan jilbab senada sambil berdiri di depan barisan santri.

Namun, yang menjadi perhatian warganet adalah cara para santri mengantre.

Alih-alih berdiri seperti biasa, para santri tampak berjalan sambil jongkok menuju Ning Astuti yang membagikan roti satu per satu dari kemasan plastik.

Sikap ini menuai kritik dari banyak pengguna media sosial. 

Belasan Santri Diduga Lakukan Penganiayaan di Ponpes Gus Miftah, Pemilik Ponpes Ora Aji Angkat Bicara
Belasan Santri Diduga Lakukan Penganiayaan di Ponpes Gus Miftah, Pemilik Ponpes Ora Aji Angkat Bicara
Sumber :
  • istimewa

 

Banyak yang menilai cara membagikan roti tersebut terkesan tidak menghargai martabat para santri.

Beberapa komentar bahkan menyamakannya dengan perlakuan zaman kolonial.

"Kenapa cara membagikannya kaya membagikan kepada budak? Atau kaya era penjajah ngasih sesuatu ke pribumi. Stop, jangan mau dijajah oleh konsep Gus-gusan," tulis seorang pengguna X.

"Kalau anakku ketahuan diperlakukan seperti itu, otomatis aku pindahin ke sekolah lain," tambah lainnya.

"Agak sedih lihatnya. Cara membagikan rotinya kayak ngasih ke budak," komentar warganet lain yang turut mengecam aksi tersebut.

Sebelumnya, Ning Astuti juga pernah menjadi sorotan publik setelah terekam dalam video saat kepalanya disentuh atau "ditoyor" oleh Gus Miftah di hadapan umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, baik Gus Miftah maupun pihak Pesantren Ora Aji tengah menjadi sorotan tajam masyarakat.

Kasus kekerasan terhadap KDR dan video pembagian roti yang kontroversial semakin menambah daftar pertanyaan publik tentang sistem dan nilai-nilai yang diterapkan di lingkungan pondok pesantren tersebut. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT