GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Berapi-api Usai Tahu Adiknya Dilecehkan: Kehormatannya!

Habib Bahar bin Smith marah besar setelah adiknya nyaris diperkosa. Ia ngamuk di Polres, menyebut kehormatan adik perempuannya tak bisa ditebus. Seperti apa?
Jumat, 20 Juni 2025 - 00:28 WIB
Sang adik, Habib Zein bin Smith & Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith kembali menjadi sorotan publik setelah kasus memilukan menimpa keluarganya.

Sang adik perempuan, berinisial S, menjadi korban dugaan percobaan pemerkosaan yang terjadi pada Senin, 16 Juni 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini sontak mengundang kemarahan besar dari Habib Bahar.

Dikenal sebagai sosok yang keras dan sangat protektif terhadap keluarganya, Habib Bahar dikabarkan tak kuasa menahan emosi ketika mendengar kehormatan adik perempuannya hampir ternoda oleh pelaku berinisial EKK.

Ichwan Tuankotta, kuasa hukum keluarga Bahar, menyampaikan bahwa kemarahan kliennya tidak terbendung.

Ia mengungkapkan bahwa Habib Bahar bahkan mengamuk di Polres ketika mengetahui insiden memilukan yang menimpa sang adik.

“Murka, marah keras. Marah benar-benar luar biasa beliau. Di Polres juga ngamuk, nenangin juga susah,” ujar Ichwan.

Menurut Ichwan, kemarahan Habib Bahar sangat beralasan, terutama karena pelaku tidak hanya mencoba merusak nama baik keluarganya.

Tetapi juga hendak mencoreng kehormatan seorang wanita yang dalam hal ini adalah adik kandungnya sendiri.

“Dia harus jaga marwah adik perempuannya. Kalau adik laki-lakinya sih kata dia enggak apa-apa ditusuk biarin,” tegas Ichwan.

“Cuma adik perempuannya kan, kehormatannya mau diambil. Marah besar," sambungnya.

Pihak kepolisian pun bertindak cepat dalam menangani kasus ini.

Tim gabungan dari Satreskrim Polres Tangerang Selatan dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera bergerak mengamankan pelaku utama, EKK, yang diduga kuat sebagai pelaku percobaan pemerkosaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan bahwa pelaku berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.

EKK ditangkap pada pukul 03.00 WIB di Jalan Arjuna, Benda Baru, Kecamatan Pamulang.

"Tim gabungan berhasil mengamankan saudara atau tersangka EKK, hari Senin tanggal 16 Juni 2025 pukul 03.00 WIB di Jalan Arjuna, Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan," ungkap Ade Ary dalam keterangan pers di Polda Metro Jaya.

Tak hanya EKK, polisi juga menangkap pelaku lain berinisial YLK, yang menyerang kakak korban, Z, ketika mencoba melindungi adiknya.

Z sendiri sempat terlibat baku hantam dengan pelaku dan mengalami luka akibat serangan senjata tajam.

Dalam kronologi yang dirilis kepolisian, S berteriak saat mengalami aksi bejat dari pelaku.

Teriakan itu didengar oleh Z yang langsung datang menolong.

Saat mengejar pelaku hingga ke rumahnya, Z justru disambut dengan serangan pisau oleh YLK.

Z mengalami luka robek di tangan akibat menangkis serangan pelaku.

Namun, keberaniannya membuat pelaku dapat diidentifikasi dan akhirnya diamankan oleh pihak berwajib.

Kasus ini menimbulkan reaksi besar dari masyarakat, khususnya para pendukung Habib Bahar.

Media sosial pun dipenuhi dengan dukungan moral dan doa untuk korban serta keluarga besar Bahar bin Smith.

Di kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Habib Bahar sempat melontarkan kata-kata penuh emosi yang diyakini sebagai respons terhadap insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Luka yang kemarin tidak gratis. Sembilan jahitan akan digantikan dengan 99 potongan. Satu luka, akan diganti dengan 100 luka, dan harga diri tidak bisa ditebus sekalipun dengan kematian," ucap Habib Bahar bin Smith dalam video tersebut.

Ucapan itu menjadi viral dan menuai reaksi beragam dari warganet, banyak di antaranya menunjukkan simpati dan dukungan terhadap ketegasan sikap Habib Bahar dalam menjaga kehormatan keluarganya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT