News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kini Gabung Manisa BBSK, Megawati Hangestri Jujur soal Perlakuan Tak Terlupakan yang Diterimanya saat Bela Red Sparks

Sudah resmi bergabung dengan Manisa BBSK di Liga Voli Turki, Megawati Hangestri ungkap perlakuan tak terlupakan saat bela Red Sparks di Korea Selatan.
Kamis, 10 Juli 2025 - 12:43 WIB
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri baru-baru ini resmi bergabung dengan klub voli Turki, Manisa BBSK, untuk musim 2025/2026. 

Langkah ini menandai debut Megawati Hangestri di Liga Voli Turki, sekaligus menjadikannya pevoli Indonesia pertama yang tampil di kompetisi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiprah internasional Megawati Hangestri semakin membanggakan setelah sebelumnya bersinar di Korea bersama Red Sparks.

Manisa Büyükşehir Belediyespor Kulubu atau Manisa BBSK merupakan klub yang baru saja promosi ke Kadinlar 1 Ligi, liga voli wanita kasta kedua di Turki. 

Musim lalu, mereka tampil solid dan finis di posisi keempat Kadinlar 2 Ligi, sebuah pencapaian yang cukup untuk membawa tim ini naik ke divisi yang lebih tinggi. 

Demi mengukuhkan posisi dan menatap promosi ke Sultanlar Ligi, yaitu liga voli wanita paling bergengsi di Turki, Manisa BBSK merekrut pemain-pemain berpengalaman, termasuk Megawati.

Dengan reputasi sebagai pilar Timnas Voli Putri Indonesia dan mantan pemain Red Sparks di Liga Voli Korea, Megawati diproyeksikan menjadi motor permainan Manisa BBSK.

Pengalamannya di kancah Asia diyakini menjadi aset berharga dalam menghadapi kompetisi yang diikuti 24 tim ini. 

Liga akan berlangsung dalam sistem grup kandang-tandang dan hanya dua tim terbaik yang berhak promosi ke kasta tertinggi.

Meski bersiap memulai babak baru di Turki, Megawati tidak lupa mengenang masa-masa luar biasa saat membela Red Sparks. 

Dalam podcast Deddy Corbuzier, ia blak-blakan soal kesan dan pengalaman yang tak akan pernah ia lupakan selama berkarier di Korea Selatan. 

"Aku di Red Sparks seneng sih, karena first impression kayak teman enjoy ternyata, kita kalau main di luar negeri kan nggak bisa minta enak, kita nggak tahu keadaan timnya itu," kata Mega.

Ketika Deddy bertanya apakah Mega pernah mengalami tindakan rasisme selama di Korea, Mega menjawab dengan tegas, "Nggak ada." 

Ia bahkan merasa sangat dihormati oleh masyarakat Korea, khususnya karena ia mengenakan hijab.

"Nggak ada, aku pikir akan rasis gitu ya, mungkin aku nggak mikir ke hal negatifnya. Tapi semenjak main di Korea, malah mereka lebih sayang gitu kayak fans, oh mereka ternyata menghormati aku ya, aku berhijab," ungkapnya.

Mega menambahkan, masyarakat di sana begitu menghargai perbedaan. Bahkan, mereka menunjukkan sikap sopan dan sensitif terhadap identitas keagamaannya. 

"Kayak nanya dulu, boleh nggak aku sentuh kamu, boleh nggak aku kayak gini ke kamu, nanya tentang hijab," sambung Megatron.

Karier Mega bersama Red Sparks juga mencetak sejarah. Ia menjadi pemain asing berhijab pertama yang bermain di Liga Voli Korea. 

Ia pun sukses membawa Red Sparks menembus final untuk pertama kalinya sejak musim 2011/2012. 

Meski harus puas dengan status runner-up setelah kalah dramatis di game kelima, kiprahnya tetap diapresiasi tinggi oleh dunia voli Korea dan tanah air.

Kini, bersama Manisa BBSK, Megawati membawa misi baru: membawa klub promosi ke kasta tertinggi. 

Dengan segudang pengalaman dan mentalitas juara, harapan besar disematkan di pundaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akankah Megatron kembali menciptakan sejarah baru di Turki? Waktu akan menjawabnya, tapi satu hal pasti, perjuangan dan semangatnya tak akan pernah setengah hati.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Bahas Nasib Palestina hingga Iran dengan Menlu Turki di Hambalang

Prabowo Bahas Nasib Palestina hingga Iran dengan Menlu Turki di Hambalang

Presiden RI, Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Turki, Hakan Fidan di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT