News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Mengejutkan Ketua RW soal Misteri Keberadaan Penjaga Kos Mendiang Arya Daru: Saya Ketemu …

Ketua RW akhirnya buka suara soal misteri wafatnya Arya Daru, diplomat muda Kemlu. Ia ungkap kesaksiannya tentang penjaga kos dan kondisi lingkungan terbaru.
Selasa, 29 Juli 2025 - 11:17 WIB
Kolase Foto Mendiang Arya Daru dan Penjaga Kos
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Arya Daru, seorang diplomat muda Kemlu, masih menyisakan teka-teki besar atas kematiannya yang tragis di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Meninggal dengan kondisi kepala dilakban, kasus Arya Daru menyedot perhatian publik, apalagi setelah penjaga kos tempatnya tinggal mendadak hilang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua RW daerah tersebut pun akhirnya angkat bicara mengungkap hal-hal ganjil di balik peristiwa memilukan ini.

ketua rw
Ketua RW daerah Kos Mendiang Arya Daru. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Dalam video wawancara eksklusif yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi pada 28 Juli 2025, Yusnat Dayanti, Ketua RW setempat, memberikan pernyataan yang mengejutkan sekaligus menyedihkan. 

Ia mengatakan, “Ya. Pasti tragis karena kita siapa sih yang enggak kaget dengan kondisi korban kayak gitu? Kan baru sekali ini saya lihat yang yang umum-umum aja deh ya. Kalau orang bunuh diri kan biasanya minum racun, senjata tajam atau dengan cara yang cepat. Kalau ini kan aneh.”

Yusnat menjelaskan bahwa ia mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari pihak keamanan. 

“Setelah saya datang ke lokasi di sana ternyata sudah dari polsek sudah ada di sana. Dia lebih cepat bergerak di sana untuk memantau kejadian yang sebenarnya. Saat saya ke sana pintu kamar si korban sudah terbuka,” ujarnya.

Salah satu poin menarik dalam kesaksian Yusnat adalah tentang penjaga kos yang disebut-sebut menghilang secara misterius usai peristiwa kematian Arya Daru. 

“Saya ketemu penjaga kosan itu sampai saat ini belum ketemu karena yang melaporkan saat itu kan security ke tempat saya. Jadi setelah kejadian saya enggak pernah ketemu lagi sama penjaga kosnya,” ucapnya.

Sosok Arya juga disebut sebagai pribadi pendiam. Hal ini diamini oleh warga sekitar, termasuk pedagang nasi uduk di depan kos. 

“Kalau ketemu dan bertatap langsung saya enggak pernah. Tapi saya tahu kalau itu penghuni kosan di sana. Beliau kelihatannya sih pendiam ya,” lanjut Yusnat.

Keterangan dari Ketua RW ini semakin memperkuat berbagai kejanggalan yang mengiringi kematian diplomat muda Kemlu tersebut. 

Sebelumnya diketahui bahwa sebelum ditemukan tak bernyawa, Arya sempat terekam CCTV naik ke rooftop gedung Kemlu pada malam sebelumnya. 

Namun, kematiannya terjadi di kamar kos nomor 105 dengan kepala dilakban, dan ruangan masih dipasangi garis polisi hingga kini.

Tak hanya penjaga kos, karyawan toko vape bernama Rifqi yang sempat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian juga disebut telah resign mendadak. 

Hal ini semakin menambah tanda tanya publik, mengapa orang-orang yang memiliki informasi penting justru menghilang satu per satu?

Kondisi lingkungan sekitar juga tampak berubah drastis pasca kejadian. Kosan kini tampak sepi bak tak berpenghuni. 

Banyak penghuni memilih meninggalkan tempat, seperti disampaikan oleh seorang satpam di sekitar lokasi  yaitu para penghuni kamar kos dilaporkan enggan kembali. 

Selain itu, suasana mencekam masih terasa meskipun situasi sudah dinyatakan stabil. 

Menanggapi situasi tersebut, Yusnat Dayanti berharap pihak berwenang bisa segera mengungkap kebenaran. 

“Semoga dari pihak kepolisian terungkap kebenarannya sampai terjadi seperti itu korban. Kenapa? Pertanyaannya kenapa dan siapa? Miris sekali. Dan untuk keluarganya saya ikut berbela sungkawa.”

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak kepolisian terkait keberadaan penjaga kos atau hasil autopsi mendalam dari kematian Arya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun masyarakat berharap agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung tanpa kepastian.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Kadin Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRI Insurance, Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha

Kadin Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRI Insurance, Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin kerja sama dengan PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) dalam rangka memperluas jangkauan perlindungan asuransi bagi pelaku usaha.
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Rekan setim Carlos Prates di Fighting Nerds itu menilai kekuatan pukulan Prates bisa menjadi ancaman serius bagi sang juara bertahan welter Islam Makhachev.
Bluetooth 6.0 di Earbuds Apa Keunggulannya dan Benarkah Bikin Koneksi Lebih Stabil

Bluetooth 6.0 di Earbuds Apa Keunggulannya dan Benarkah Bikin Koneksi Lebih Stabil

Bluetooth 6.0 membawa pengembangan konektivitas earbuds wireless yang lebih responsif dan efisien. Simak manfaat, faktor penentu kualitas, dan penerapannya pada .

Trending

Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Rekan setim Carlos Prates di Fighting Nerds itu menilai kekuatan pukulan Prates bisa menjadi ancaman serius bagi sang juara bertahan welter Islam Makhachev.
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev dikabarkan akan melawan Carlos Prates dalam laga utama UFC 336 pada 30 Januari 2027 di Toronto, Kanada. Duel ini berpotensi menjadi pertahanan.
Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Ketika Persib berhasil mempertahankan puncak klasemen Grup E dengan sapu bersih dua laga, The Cong Viettel FC belum mencatatkan kemenangan.
Kebakaran di Gunung Bromo Telan Korban Jiwa, Tiga Orang Dilaporkan Tewas

Kebakaran di Gunung Bromo Telan Korban Jiwa, Tiga Orang Dilaporkan Tewas

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, menelan korban jiwa.
Media Vietnam Resah Dengar Timnas Indonesia Berniat Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

Media Vietnam Resah Dengar Timnas Indonesia Berniat Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

Sebuah media Vietnam memperlihatkan reaksi resah dengan kabar bahwa Timnas Indonesia akan menambah pemain naturalisasi top. Demiane Agustien menjadi sorotan baru-baru ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT