News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Batik Lokal Naik Kelas, UMK Buktikan Batik Bisa Jadi Ladang Cuan di Gelar Batik Nusantara 2025

Dengan mengangkat tema “Bangga Berbatik”, GBN 2025 menegaskan bahwa batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga produk industri kreatif dengan potensi besar di pasar global
Rabu, 6 Agustus 2025 - 00:36 WIB
Batik Lokal Naik Kelas, UMK Buktikan Batik Bisa Jadi Ladang Cuan di Gelar Batik Nusantara 2025
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Batik bukan sekadar kain bermotif, namun sebagai representasi luhur warisan budaya bangsa Indonesia yang telah mendunia. 

Motifnya yang kaya akan filosofi mencerminkan nilai-nilai kehidupan, religi, dan sosial yang diwariskan lintas generasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak 2009, UNESCO telah menetapkan batik sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia, yang memperkuat legitimasi batik sebagai simbol identitas nasional.

Lebih dari sekadar warisan budaya, batik juga merupakan seni rupa yang mengandalkan ketekunan dan kejelian tangan manusia. 

Proses pembuatannya yang melibatkan teknik tulis, cap, maupun kombinasi keduanya menjadikan batik sebagai produk seni bernilai tinggi. 

Keindahan serta keunikan tiap helai kain batik menjadikannya tak lekang oleh zaman dan mampu bersaing di panggung mode dunia.

Selain nilai budayanya, batik juga menjadi penopang ekonomi rakyat, khususnya bagi sektor usaha mikro dan kecil (UMK). 

Batik Solo, Pekalongan, Cirebon, dan Lasem adalah beberapa jenis batik yang telah menembus pasar internasional berkat ciri khas dan keindahan motifnya. 

Bahkan batik-batik kontemporer dari generasi muda juga mulai diminati pasar global karena mampu menyelaraskan antara nilai tradisi dan tren modern.

Dalam rangka mendukung eksistensi batik di era industri kreatif, Pelindo sukses membina tujuh pelaku UMK batik yang berpartisipasi di ajang Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025.

Acara yang digelar di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 itu membukukan transaksi fantastis sebesar Rp 250 juta dari penjualan lebih dari 300 helai batik eksklusif. 

Hasil ini membuktikan bahwa batik lokal masih sangat diminati, terutama ketika dikemas dalam konsep gaya hidup modern.

Dengan mengangkat tema “Bangga Berbatik”, GBN 2025 menegaskan bahwa batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga produk industri kreatif dengan potensi besar di pasar global. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, dan melibatkan lebih dari 200 pelaku UMK batik dan kuliner dari seluruh Nusantara.

Dukungan dari berbagai pihak pun turut menguatkan posisi batik sebagai bagian integral dari pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

“Capaian ini menunjukkan potensi besar UMK batik lokal jika mendapat akses pasar yang tepat,” ungkap Ali Sodikin, Selasa (5/8).

Batik Lokal Naik Kelas, UMK Buktikan Batik Bisa Jadi Ladang Cuan di Gelar Batik Nusantara 2025
Batik Lokal Naik Kelas, UMK Buktikan Batik Bisa Jadi Ladang Cuan di Gelar Batik Nusantara 2025
Sumber :
  • tim tvOnenews

 

Tujuh UMK binaan yang berpartisipasi dalam GBN 2025 adalah Zhafran Batik, Guesbaesakung, Batik Saputri, Batik Koja, Batik Lavega, Batik Dewi Arum, dan Reffa Galery. 

“Kinerja UMK binaan menunjukkan kontribusi korporasi dalam mendorong pertumbuhan sektor riil, khususnya industri berbasis warisan budaya,” tambah Ali.

Keikutsertaan mereka tidak hanya memperluas jaringan pasar, tapi juga meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. 

Tak sekadar memberikan pelatihan, tapi juga menjamin akses promosi, jejaring bisnis, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong UMKM naik kelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu bintang dalam ajang GBN 2025 adalah Batik Merawit dari Cirebon, yang telah memperoleh sertifikasi Indikasi Geografis, menjadikannya memiliki nilai tambah dari aspek legalitas, orisinalitas, serta potensi ekspor. 

Melalui ajang ini, batik tidak hanya berbicara soal motif dan tradisi, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa ekonomi kerakyatan bisa berdaulat melalui kreativitas lokal yang mendunia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT