GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Kei Preman Legendaris yang Dapat Remisi Tak Mau Keiland Refra Ikuti Jejaknya, Dia Ingin sang Anak Jadi Abdi Negara

Siapa yang tidak mengenal John Kei? Preman legendaris ini mendapat remisi penahanan dari Lapas Salemba. Di balik itu, ia punya kisah agar sang anak, Keiland Refra menjadi aparat.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:08 WIB
Keiland Refra & John Kei
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube The Faithers & Istimewa

tvOnenews.com - Siapa yang tidak mengenal John Kei? Preman legendaris ini kini tuai sorotan karena status narapidananya mendapat remisi dari Lapas Salemba.

Kabar John Kei memperoleh remisi dari pemerintah karena peringatan HUT ke-80 RI diumumkan oleh Kalapas Salemba, Mohamad Fadil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mohamad Fadil membenarkan, John Kei dan 1.554 narapidana di Lapas Salemba Jakarta akan menikmati pengurangan masa tahanannya.

"Data narapidana menarik perhatian publik yang mendapatkan remisi, Edward Seky Soeryadjaya, Ervan Fajar Mandala, Gregorius Ronald Tannur, John Refra alias John Kei, M.B Gunawan," ungkap Fadil dalam siaran pers dikutip tvOnenews.com, Selasa (19/8/2025).

Adapun masa remisi status narapidana John Kei, terdiri dari remisi 7 bulan meliputi remisi umum 4 bulan, remisi dasawarsa 3 bulan/90 hari.

John Kei
John Kei
Sumber :
  • IST

 

John Kei sebelumnya resmi menjadi narapidana dan divonis penjara selama 15 tahun akibat pelanggaran Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

John Kei juga melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan membuat korban meninggal dunia.

Keputusan John Kei divonis 15 tahun atas pengumuman oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (20/5/2021).

Akibat John Kei mendapat remisi, tak sedikit orang kembali menyoroti kisah masa lalu preman legendaris tersebut.

John Kei kerap dianggap negatif karena kehidupannya tak lekang dengan kasus kriminal.

Tidak hanya mengalami sekali, John Kei juga kerap kali merasakan jeruji besi, sehingga ia bolak-balik masuk ke dalam tahanan.

Jika mengacu pada masa kelamnya, Tan Harry Tantono alias Ayung ditemukan tewas di kamar 2701 di kamar Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Selasa (27/1/2012).

Misteri kematian Ayung mulai terang benderang, yang ternyata tewas mengenaskan di tangan John Kei.

Sementara, motif kematian Ayung menjadi penyelidikan pihak Polda Metro Jaya. Alhasil, ia tewas akibat tertusuk oleh beberapa orang.

Motif ini terungkap pasca Tuce Kei, Ancola Kei, hingga Chandra Kei menyerahkan diri dan menjadikan mereka tersangka kasus kematian Ayung.

Polisi juga menumpaskan Kupra dan Deni Res, sebab keduanya menjadi pelaku penganiayaan terhadap Ayung.

Lima orang tersebut melakukan pembunuhan dengan dalih akibat Ayung tak kunjung melunasi utangnya membalas jasa debt collector sebesar Rp600 juta.

John Kei diduga terlibat atas kasus kematian pria asal Surabaya tersebut. Gerak-geriknya mulai tercium membuat preman legendaris itu diringkus aparat.

Aparat menangkap John Kei dengan kekuatan 75 personel lewat operasi penyergapan di hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2/2012).

John Kei juga punya kisah masa kelam yang membuat dirinya terlibat dalam aksi kekerasan.

Meski kehidupannya di ambang kekerasan, John Kei tidak ingin sang anak laki-laki, Keiland Refra mengikuti rekam jejak kriminalnya.

Pasalnnya, Keiland Refra juga dikenal punya nyali besar karena sibuk bergelut di dunia tinju.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Laurend Hutagalung, Selasa (19/8/2025), Keiland Refra membicarakan alasan dirinya tak mau ikut jejak John Kei.

Keiland Refra dan sang ayah, John Kei.
Keiland Refra dan sang ayah, John Kei.
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Istimewa

 

Keiland Refra mulanya membicarakan kalau hubungan dirinya dan John Kei sangat baik, meskipun ada ketakutan ketika berkomunikasi dengan sang ayah.

Walau begitu, John Kei tidak pernah memukul anaknya, semarah-marahnya hanya bisa menegus anaknya.

"Paling ngebentak, tapi tidak pernah memukul (aku)," ungkap Keiland.

Menariknya, John Kei mengimbau agar Keiland tidak perlu sibuk melakukan perkelahian berujung maut di jalanan.

Keiland menambahkan, John Kei bisa marah besar kalau dirinya sibuk berantem di jalanan.

"Lebih baik bertarung saja satu lawan satu, biar adil atau gimana kamu cari ring kamu berantem," tutur Keiland saat mengulas ucapan sang ayah.

Keiland menyatakan, dirinya sangat bangga dapat sokongan dari sang ayah yang menginginkan buah hatinya sukses, minimal bisa menjadi aparat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"'Pokoknya kamu yang penting sekolah'. Ini bokap juga suruh gue tes Akmil," tukasnya.

(nba/abs/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT