Tren Efek Digital, Kreator Efek Instagram dan TikTok Asal Sidoarjo Bikin Filter Viral yang Jadi Bagian dari Konten Kreatif
- Istockphoto
tvOnenews.com - Tren penggunaan efek digital di Instagram dan TikTok kini berkembang pesat di Indonesia. Bukan hanya sekadar pelengkap, efek sudah menjadi bagian penting dari konten kreatif yang bisa meningkatkan interaksi.
Mulai dari AR Filter yang bisa mengubah wajah jadi karakter kartun, efek transisi sinematis untuk video aesthetic, hingga efek tebak-tebakan interaktif yang sering muncul di Instagram Stories, semua itu berhasil mencuri perhatian pengguna media sosial.
Generasi muda Indonesia sangat cepat menangkap tren ini. Efek wajah glowing, slow motion dramatis di TikTok, hingga filter kuis “Kamu mirip siapa?” menjadi contoh betapa fitur digital mampu menciptakan viralitas dalam hitungan jam.
Bagi banyak kreator, efek bukan hanya hiburan, tapi juga sarana branding dan strategi untuk membangun audiens yang lebih luas.
Di tengah arus tren tersebut, muncul sosok kreator muda berbakat asal Sidoarjo: Muhammad Aditya Susanto.
Lahir pada 1 Mei 2003, dikenal sebagai kreator efek digital sekaligus content creator yang aktif di Instagram, TikTok, dan YouTube. Dengan karya-karya inovatif, ia berhasil mengumpulkan ratusan ribu pengikut dan subscribers yang terus bertambah.
Sejak awal, ia fokus menghadirkan efek yang tidak hanya menarik secra visual, tapi juga interaktif dan sesuai tren.
Beberapa karya efek populernya di Instagram dan TikTok, misalnya “Random Pick Game” (tebak makanan/minuman), “Neon Light Filter” yang membuat wajah terlihat futuristik, hingga efek transisi kilat yang banyak dipakai kreator konten dance di TikTok.
"Saya percaya teknologi bisa menjadi ruang kreatif tanpa batas. Melalui efek dan konten digital, saya ingin memberi pengalaman berbeda yang bisa dinikmati banyak orang sekaligus mendorong anak muda untuk berani berkarya," ujar Muhammad Aditya Susanto.
Selain fokus membuat efek, ia juga aktif di YouTube. Di platform ini, Aditya membagikan tips seputar editing, tren digital, hingga cara menggunakan fitur kreatif di media sosial agar bisa menghasilkan konten yang lebih profesional.
Kehadirannya di tiga platform besar membuatnya dikenal sebagai kreator serba bisa yang tak hanya menghibur, tapi juga mengedukasi.
Load more