News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Polisi Ungkap Peluang Melanjutkan Penyelidikan

Melihat kondisi yang terus berkembang, Polri sebut bakal berpeluang buka kasus Arya Daru. Sehingga penyelidikan bisa dilanjutkan.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:58 WIB
Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Polisi Ungkap Peluang Melanjutkan Penyelidikan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa-ilustrasi toko online sumberrezeki.88

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru hingga kini masih menjadi misteri. Pasalnya sejumlah pihak merasa ada kejanggalan, salah satunya pihak keluarga almarhum.

Diplomat Kemlu, Arya Daru tewas dalam keadaan wajah terlilit lakban kuning, kisahnya viral dimedia sosial (Medsos). Dianggap keluarga juga 'mencurigakan'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Polisi Ungkap Peluang Melanjutkan Penyelidikan
Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Polisi Ungkap Peluang Melanjutkan Penyelidikan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa-ilustrasi toko online sumberrezeki.88

 

Melihat kondisi yang terus berkembang, Polri sebut bakal berpeluang buka kasus Arya Daru. Sehingga penyelidikan bisa dilanjutkan.

“Apa-apa yang menjadi petunjuk ini tentu menjadi suatu landasan, apakah ini memang merupakan temuan baru, apakah perkembangan baru, ataukah sifatnya secara komprehensif bisa menjadi bagian daripada kelengkapan proses penyelidikan pada tahap pertama,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Senin, dikutip dari antara.

“Kami turut berempati dengan peristiwa yang telah terjadi. Namun demikian, terkait apa yang secara harapan dari keluarga, tentu menjadi bagian atensi kami juga,” ujar Trunoyudo.

Hal ini disampaikan pihak keluarga bahwa Arya Daru meninggal bukan karena bunuh diri. Keterangan tersebut, mengacu pada Polisi yang menyatakan tidak adanya keterlibatan pihak lain.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra berulang kali menggunakan diksi "tidak ditemukan tindak pidana" atau "tidak ada keterlibatan pihak lain" menjelaskan hasil penyelidikan kasus Arya Daru.  

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

"Yang pertama, perlu kami sampaikan bahwa korban (Arya Daru) meninggal karena tidak ada keterlibatan pihak lain,” kata Wira kepada awak media, Rabu (30/7/2025).

"Polri dalam hal ini kami menyimpulkan kasus (kematian Arya Daru) ini adalah tidak ditemukan peristiwa pidana itu yang bisa kita simpulkan,” ungkap Wira.

Sejumlah dugaan pun berseliweran dimedsos, ikut menyita perhatian publik dan keluarga. Tepat hari ini (23/8) pihak keluarga sudah mengambil sikap tegas ingin melanjutkan proses hukum. 

Keluarga Arya akhirnya menunjuk kuasa hukum, diharapkan bisa menguak tabir kematian Arya Daru. 

Polri menyatakan siap mendalami terlebih dahulu mengenai informasi baru yang disampaikan oleh keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) terkait kasus kematian diplomat Kemlu tersebut.

“Apa-apa yang menjadi petunjuk ini tentu menjadi suatu landasan, apakah ini memang merupakan temuan baru, apakah perkembangan baru, ataukah sifatnya secara komprehensif bisa menjadi bagian daripada kelengkapan proses penyelidikan pada tahap pertama,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Senin, dikutip dari antara.

“Kami turut berempati dengan peristiwa yang telah terjadi. Namun demikian, terkait apa yang secara harapan dari keluarga, tentu menjadi bagian atensi kami juga,” ujar Trunoyudo.

Sebelumnya, keluarga lmarhum Arya jumpa pers di Yogyakarta, Sabtu (23/8), menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menginstruksikan Kapolri, Panglima TNI, dan Kementerian Luar Negeri segera menjelaskan penyebab kematian anaknya.

Tak kuasa Ayah Arya Daru, Surbayono menahan tangis dan amarahnya, dengan suara bergetar berharap kematian sang anak terbuka faktanya. 

Nicholay Aprilindo, pun mengatakan pihaknya siap membantu Keluarga Arya Daru yang kematiannya masih menjadi misteri tersebut.

Dalam keterangannya, Nicholay menegaskan ini sudah menyangkut dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini mereka ingin perjuangkan.

"Itu suatu pukulan yang sangat berat bagi keluarga kami banyak hal yang membuat kami menjadi terburuk, dan tidak berdaya kami hanya berdua istri saya dan tinggal kami," katanya dalam Konferensi Pers di Yogyakarta, Sabtu (23/8/2025). 

"Anak tunggal kami yang kami tunggu-tunggu setelah tiga kali gagal keguguran. Kami telah menemukan terapinya yang keempat kalinya lahirlah seorang bayi laki-laki yang kami beri nama Arya Daru Pangayunan," ungkap Subaryono

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, ADP ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7).(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Harga komoditas bunga mawar di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat meroket berbarengan dengan kebutuhan pokok yang meningkat.
Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal dugaan aliran dana Rp30 miliar kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi alias Dedi Congor.
Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto mendadak melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14/6/2026).
Dokter Ungkap Penyebab Kulit Cepat Menua di Indonesia

Dokter Ungkap Penyebab Kulit Cepat Menua di Indonesia

Sebagai negara beriklim tropis, masyarakat harus berhadapan dengan paparan sinar matahari, polusi udara, hingga gaya hidup perkotaan yang dapat memengaruhi kualitas kulit dalam jangka panjang.
Lewis Hamilton Akhirnya Raih Podium Pertama Bersama Ferrari

Lewis Hamilton Akhirnya Raih Podium Pertama Bersama Ferrari

Kemenangan tersebut menjadi sangat emosional bagi Lewis Hamilton. Pembalap berusia 41 tahun itu tak mampu menahan air mata usai mengakhiri puasa kemenangan selama 410 hari dan kembali berdiri di podium tertinggi Formula 1.
Data Terbaru Ungkap Anemia Masih Jadi Ancaman Kesehatan Remaja Indonesia

Data Terbaru Ungkap Anemia Masih Jadi Ancaman Kesehatan Remaja Indonesia

Masalah anemia masih jadi tantangan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja usia 15 hingga 24 tahun mencapai 15,5 persen.

Trending

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal dugaan aliran dana Rp30 miliar kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi alias Dedi Congor.
Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto mendadak melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14/6/2026).
Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Harga komoditas bunga mawar di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat meroket berbarengan dengan kebutuhan pokok yang meningkat.
Meutya Hafid: Internet Pisau Bermata Dua, Generasi Muda Tingkatkan Kewaspadaan Kejahatan Digital

Meutya Hafid: Internet Pisau Bermata Dua, Generasi Muda Tingkatkan Kewaspadaan Kejahatan Digital

Menkomdigi Meutya Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat terkhusus generasi muda untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari bahaya kejahatan dunia digital.
Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan shio keuangan 15 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki tanpa diduga di awal pekan ini!
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Fox News Klaim Iran Setuju Tak Akan Pungut Biaya Tol di Selat Hormuz

Fox News Klaim Iran Setuju Tak Akan Pungut Biaya Tol di Selat Hormuz

Fox News mengutip seorang sumber menyebut Iran telah setuju untuk tidak memungut biaya tol dari kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz sebagai bagian dari perjanjian penyelesaian isu dengan Amerika Serikat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT