News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Unik DN Aidit, Si Jago Adzan dan Pengkhatam Al-Qur'an yang Ditembak Mati Setelah Peristiwa G30S PKI

Meskipun selalu diidentikkan dengan meletusnya peristiwa G30S PKI, ternyata banyak yang belum tahu sisi lain dari Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit, ketua PKI.
Minggu, 7 September 2025 - 15:49 WIB
Ketua PKI DN Aidit
Sumber :
  • YouTube Indonesia Insider

tvOnenews.com - Berikut ini 3 fakta seputar DN Aidit, ketua PKI yang diburu hingga akhirnya ditembak mati setelah pecahnya peristiwa G30S PKI.

DN Aidit menjadi nama yang sering disebut-sebut ketika ada pembahasan mengenai G30S PKI yang menewaskan 7 pahlawan revolusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika itu, DN Aidit merupakan ketua Partai Komunis Indonesia atau PKI sehingga ia dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab akan peristiwa kelam itu.

Mundur sedikit ke belakang, DN Aidit sebetulnya berasal dari keluarga yang cukup religius. Awal perkenalannya dengan ideologi komunis terjadi saat ia merantau ke Jakarta.

Alasan DN Aidit tertarik dengan ideologi komunis ialah karena teori politik Marxis, di mana aliran itu menghapus sistem kelas di antara bangsa Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, karier politik DN Aidit semakin cemerlang. Ia sukses menggantikan para tokoh lama sampai akhirnya terpilih sebagai ketua PKI.

Sejumlah evolusi dilakukan DN Aidit. Hal ini membuat masyarakat menaruh simpati bahkan PKI menjadi partai keempat yang paling banyak dipilih di Pemilu 1955.

Popularitas PKI meroket setelah dekat dengan Presiden Soekarno. Di bawah DN Aidit, mereka menjadi partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah Rusia dan China.

Namun, ada beberapa hal tentang DN Aidit yang jarang diketahui masyarakat di luar keterlibatannya di G30S PKI. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. DN Aidit Bukanlah Nama yang Sebenarnya

DN Aidit, dedengkot G30S PKI
DN Aidit, dedengkot G30S PKI
Sumber :
  • Kemendikbud

 

Lahir di Belitung, 30 Juli 1923, DN Aidit kecil besar dengan nama Achmad Aidit. Ia berasal dari keluarga yang cukup religius yaitu pasangan Haji Ismail dan Mailan.

Setelah pindah ke Jakarta untuk bersekolah, nama Achmad Aidit pemberian orang tuanya dia ganti menjadi Dipa Nusantara Aidit atau kita kenal sekarang dengan DN Aidit.

Ia mengubah namanya pada 30 Juli 1932 bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Nama Dipa Nusantara Aidit diambil karena ia mengidolakan Pangeran Diponegoro.

2. Pernah Khatam Al-Qur'an dan Jadi Muadzin

Ketua Partai PKI DN Aidit
Ketua Partai PKI DN Aidit
Sumber :
  • YouTube Indonesia Insider

 

Dibesarkan dari keluarga taat agama, DN Aidit cukup terkenal dengan lantunan adzan yang merdu. Hal ini diakui oleh sang adik, Murad Aidit.

Bukan cuma itu, DN Aidit kabarnya pernah beberapa kali khatam Al-Qur'an hingga rajin shalat, ibadah yang sebetulnya wajib dilaksanakan oleh pemeluk Islam.

Wajar jika dia terbentuk dengan sosok yang taat agama. Lingkungan masa kecilnya di Desa Pangkal Lalang cukup religius. Sang ayah bahkan terkenal sebagai tokoh spiritual.

3. Jadi Orang yang Paling Diburu Setelah G30S PKI 

Sosok Achmad Aidit atau yang dikenal dengan Dipa Nusantara (DN) Aidit
Sosok Achmad Aidit atau yang dikenal dengan Dipa Nusantara (DN) Aidit
Sumber :
  • Buku Fajar Orde Baru via commons.wikimedia.com/Yayasan Kesejahteraan Jayakarta - Kodam V Jaya;Badan Penerbit Almanak RI/B.P. Alda

 

Saat peristiwa G30S PKI pecah pada 30 September 1965, DN Aidit menjadi tokoh yang paling dicari. Pasalnya, ia merupakan ketua PKI saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih menjadi misteri apakah DN Aidit terlibat dalam G30S PKI. Namun, ia ditangkap pada 22 November 1965 di Boyolali, Jawa Tengah kerika hendak ke Yogyakarta.

Pasukan yang dipimpin oleh Kolonel Yasir Hadibroto kemudian menembak mati DN Aidit di sebuah sumur tua yang lokasinya masih belum diketahui sampai sekarang.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT