Pesan Terakhir Soeharto sebelum Menghembuskan Napas Terakhir, The Smiling General Bilang...
- Wikipedia
Tak hanya itu, ia juga berpesan agar Tutut senantiasa bersabar dan tidak menyimpan dendam.
“Ingat pesan bapak, tetap sabar dan jangan dendam. Allah tidak sare (tidur),” ucapnya lagi.
Dalam tangisnya, Tutut memeluk erat tangan sang ayah sambil berdoa.
"Jangan sedih, semua manusia pasti akan kembali kepada-Nya. Tinggal waktunya berbeda. Bapak tidak akan hidup selamanya. Kamu harus ikhlas, Insya Allah kita akan bertemu suatu saat nanti, di alam lain. Dekatlah dan bersandarlah selalu kalian semua hanya kepada Allah. Karena hanya Dia yang pasti bisa membawa kita ke surga. Doakan bapak dan ibumu," tulis Tutut dalam catatannya.
"Ya Allah, beri saya kekuatan dan kemudahan untuk melaksanakan keinginan bapak, amin," tambahnya.
Menjelang subuh, kondisi Soeharto semakin menurun. Tutut dan Mamiek segera dibangunkan oleh suster karena keadaan kritis. Keluarga pun berkumpul di ruang perawatan, membisikkan istighfar dan tasbih di telinga sang ayah.
Dengan wajah tenang tanpa ekspresi kesakitan, Soeharto akhirnya menghembuskan napas terakhirnya, meninggalkan pesan spiritual dan kerukunan yang hingga kini masih diingat keluarga maupun bangsa Indonesia.
Load more