News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki 10.000 Puskesmas, Dari Zaman Soeharto Tak Tersentuh

Ribuan Puskesmas dalam kondisi memprihatinkan karena tidak pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto. Sehingga, Prabowo menegaskan akan memakai uang hasil sitaan korupsi untuk perbaikan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB
Penampakan uang sitaan Kejagung yang diserahkan ke negara
Sumber :
  • tvOnenews/Julio Trisaputa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkap, kondisi memprihatinkan ribuan Puskesmas di Indonesia yang disebut belum pernah diperbaiki selama puluhan tahun.

Di saat bersamaan, Prabowo menegaskan uang hasil penertiban kawasan hutan dan temuan rekening mencurigakan bisa menjadi sumber pembiayaan besar untuk membenahi fasilitas kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Penyerahan Uang Hasil Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut rakyat kini sudah jenuh dengan pidato dan janji pemerintah tanpa bukti nyata di lapangan.

“Sudah terlalu lama saya merasakan ya, sudah terlalu lama karena saya sendiri juga sudah cukup lama jadi orang Indonesia. Saya merasakan rakyat kita ini agak bosan kalau dengar sambutan-sambutan, wejangan-wejangan. Itu yang pengalaman saya. Jadi rakyat kita harus lihat, ‘Ini lho uang, hari ini Rp10 triliun,’” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo dalam Penyerahan Uang Hasil Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
Presiden Prabowo dalam Penyerahan Uang Hasil Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
Sumber :
  • Setpres

Prabowo kemudian mengungkap hasil laporannya setelah berkeliling ke sejumlah daerah terpencil bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Dari laporan itu, pemerintah menemukan ribuan Puskesmas berada dalam kondisi memprihatinkan karena tidak pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto.

“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin), ‘Pak, kita punya 10.000 Puskesmas. Sejak zamannya Pak Harto 30 tahun, Puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,’” katanya.

Menurut Prabowo, pemerintah menghitung kebutuhan anggaran untuk memperbaiki seluruh Puskesmas tersebut mencapai sekitar Rp20 triliun.

“10.000, saya bilang, ‘Kau butuh uang berapa untuk perbaiki 10.000?’”

“‘Kira-kira satu Puskesmas Rp2 miliar, jadi kita butuh kurang lebih Rp20 triliun,’” lanjut Prabowo menirukan penjelasan Menteri Kesehatan.

Dari dana Rp10 triliun hasil penertiban kawasan hutan yang diserahkan hari ini, Prabowo menyebut setidaknya pemerintah sudah bisa memperbaiki separuh dari total Puskesmas rusak di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 Puskesmas, Rp10 triliun,” tegasnya.

Prabowo juga menyinggung potensi tambahan dana Rp49 triliun yang berasal dari hasil kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan temuan rekening tidak jelas oleh PPATK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT