News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Cara Cerdas Gen Z Beli Rumah Pertama, Tren Hunian Tepi Danau yang Lagi Hits di Tahun 2025

Membeli rumah sebaiknya tidak sekadar mengejar gengsi, tetapi juga melihat potensi nilai investasi jangka panjang. Dengan perencanaan matang dan disiplin finansial
Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:35 WIB
Ilustrasi 5 Cara Cerdas Gen Z Beli Rumah Pertama, Tren Hunian Tepi Danau yang Lagi Hits di Tahun 2025
Sumber :
  • Istockphoto

5. Ikuti Tren Hunian Masa Kini

Generasi Z cenderung mencari hunian yang minimalis, multifungsi, ramah lingkungan, dan dekat dengan fasilitas modern. Menurut laporan tren properti 2025, rumah dengan akses ke alam terbuka dan desain fleksibel semakin diminati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa tahun terakhir, tren hunian di tepi danau mulai mencuri perhatian kalangan muda, khususnya generasi Z dan milenial. 

Mereka yang dulu identik dengan gaya hidup serba cepat di tengah kota, kini semakin mencari hunian dengan suasana lebih tenang namun tetap terhubung dengan fasilitas modern. 

Pemandangan air yang menenangkan, udara lebih segar, serta ruang terbuka hijau menjadi alasan utama mengapa kawasan pinggir danau semakin diminati sebagai tempat tinggal maupun investasi.

Fenomena ini sejalan dengan pergeseran selera hunian generasi baru yang lebih peduli terhadap kualitas hidup dan keseimbangan antara pekerjaan serta relaksasi. 

Mereka tidak hanya mencari rumah sebagai tempat bernaung, tetapi juga ruang yang mendukung produktivitas sekaligus kesehatan mental. Hunian dengan akses langsung ke alam, namun tetap dilengkapi sentuhan gaya hidup modern, dianggap sebagai kombinasi ideal. 

Tak heran, kawasan hunian bernuansa danau kini sering dipandang sebagai “the next big thing” dalam industri properti.

Selain faktor kenyamanan, banyak anak muda juga melihat hunian tepi danau sebagai bentuk investasi jangka panjang. Nilai estetika yang unik, ditambah dengan keterbatasan lahan bernuansa alam, membuat harga propertinya berpotensi terus meningkat. 

Bagi investor muda, ini bukan sekadar membeli rumah, melainkan juga menabung aset yang bernilai tinggi untuk masa depan. Dengan kata lain, hunian di kawasan danau telah menjadi simbol gaya hidup sekaligus strategi finansial.

Sejalan dengan tren tersebut, kini hadir Shila Laketown, kawasan hunian modern di Sawangan yang menawarkan konsep “Your Ideal Lakeside Living.” Dibangun dengan danau alami di tengahnya, kawasan ini menghadirkan ketenangan sekaligus gaya hidup modern yang terhubung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Shila Laketown, bukan hanya tentang membangun hunian berkualitas, melainkan menghadirkan gaya hidup yang selaras dengan alam,” ujar Denny Asalim, CEO Vasanta Group.

“Transformasinya menuju kota digital cerdas, kami yakin kawasan ini akan tumbuh menjadi landmark baru di Sawangan, yang memberikan nilai berkelanjutan bagi para penghuni, investor, maupun mitra bisnis,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT