News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al Khoziny

Kisah heroik terjadi di tengah reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang santri bernama Nur Ahmad berhasil diselamatkan
Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:47 WIB
Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com – Kisah heroik terjadi di tengah reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang santri bernama Nur Ahmad berhasil diselamatkan setelah mengalami luka parah akibat tertimpa beton.

Proses penyelamatan berlangsung dramati, tim medis melakukan amputasi di lokasi kejadian dengan kondisi serba terbatas demi menyelamatkan nyawa korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu terjadi pada 3 Oktober 2025. Saat proses evakuasi berlangsung, tim medis dari RSUD Sidoarjo yang dipimpin oleh dr. Larona Hydravianto, spesialis ortopedi dan traumatologi, segera diterjunkan ke lokasi setelah mendapat laporan adanya korban yang tak bisa dievakuasi karena tangannya terjepit beton.

Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

“Waktu itu saya bersama dinas kesehatan. Saya lihat lengannya terjepit di siku, betonnya benar-benar menekan tanpa celah. Kami sadar satu-satunya jalan adalah amputasi di tempat,” ujar dr. Larona saat berbincang dengan tvOne.

Keputusan Genting di Tengah Reruntuhan

Dengan ruang gerak sangat sempit, kondisi gelap, dan korban yang masih sadar, dr. Larona bersama tim medis berupaya menenangkan Nur Ahmad.

Santri itu terus merintih kesakitan hingga akhirnya diberikan bius lokal agar tidak merasakan nyeri saat tindakan dilakukan.

Operasi amputasi dilakukan selama sekitar 20 menit di bawah reruntuhan beton, menggunakan alat seadanya yang dibawa dari rumah sakit.

Setelah proses pemotongan selesai, tubuh korban berhasil ditarik keluar dan segera dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

“Tantangan terbesar waktu itu bukan hanya kondisi pasien, tapi juga keselamatan kami. Reruntuhan bisa roboh lagi kapan saja. Tapi kami harus cepat dan tepat. Prinsipnya, quick in – quick out, cepat masuk, cepat keluar,” jelas dr. Larona.

Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Sebelum melakukan tindakan, dr. Larona sempat menolak saran untuk segera amputasi menggunakan pisau seadanya tanpa peralatan medis yang lengkap.

Ia memilih keluar lebih dulu untuk meminta bantuan tambahan dari dokter anestesi dan tim perawat.

Sekitar 30 menit kemudian, tim bantuan tiba dengan membawa oksigen, alat bedah, dan obat-obatan yang memadai. Dengan peralatan tersebut, operasi darurat pun dapat dilakukan dengan lebih aman.

“Kalau waktu itu kami paksakan dengan alat seadanya, risiko perdarahan bisa sangat tinggi. Karena itu saya putuskan mundur dulu, menunggu alat yang lebih lengkap. Nyawa pasien tetap prioritas,” tambahnya.

Kondisi Nur Ahmad Kini Membaik

Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Subhanallah, Cerita Dokter Amputasi Santri yang Terjepit, Merangkak Masuk Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Usai tindakan penyelamatan tersebut, Nur Ahmad kini dalam kondisi membaik dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Meski kehilangan satu lengan, semangat dan mental santri muda itu disebut sangat kuat.

“Hari-hari pertama memang sempat termenung, tapi sekarang sudah bisa tersenyum, bahkan berjalan ke kamar mandi sendiri. Mental dan spiritualnya luar biasa,” kata dr. Larona.

Menurut dr. Larona, operasi penyelamatan di lokasi reruntuhan merupakan tindakan ekstrem berisiko tinggi. Selain ruang yang sangat terbatas, kondisi korban yang mengalami syok juga menjadi faktor penentu.

“Kita harus berpacu dengan waktu. Salah sedikit, nyawa pasien bisa melayang. Tapi kalau terlalu lama, kondisinya juga bisa memburuk. Di situ lah keputusan cepat harus diambil,” ungkapnya.

Aksi cepat dan keberanian tim medis RSUD Sidoarjo tersebut menuai apresiasi dari banyak pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Larona Hydravianto disebut menjadi salah satu contoh nyata dedikasi tenaga medis yang tak hanya bertugas di ruang operasi, tapi juga siap mempertaruhkan keselamatan di lokasi bencana demi menyelamatkan nyawa orang lain.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.
Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Tangis haru Megawati Hangestri pecah, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama usai tekuk Gresik Petrokimia dengan skor 3-1 di final four Proliga 2026
Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan shio cinta 10 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan asmara bagi lajang dan pasangan hari ini.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT