News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patrick Kluivert Sendiri Mengakui, Ramalan Pria Indigo Berdarah Batak-Jawa Ini Terbukti Kalau Timnas Indonesia Nantinya…

Patrick Kluivert akui keberuntungan tak berpihak usai kalah 2-3 dari Arab Saudi, ramalan pria indigo Batak-Jawa pun terbukti soal nasib Timnas Indonesia.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 13:08 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal hasil laga Timnas Indonesia melawan Arab Saudi yang berakhir dengan kekalahan tipis 2-3 dalam laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB itu meninggalkan kesan mendalam bagi publik sepak bola Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers usai laga, Patrick Kluivert menyebut bahwa anak asuhnya sebenarnya tampil baik di awal pertandingan.

Hanya saja, faktor keberuntungan tidak berpihak kepada mereka.

"Hasil ini buruk bagi kami. Kami memulai pertandingan dengan baik tetapi keberuntungan tidak berpihak,” kata Kluivert dikutip dari media Arab Saudi, Arriyadiyah.

Menariknya, pernyataan Kluivert itu justru seolah mengonfirmasi ramalan seorang pria indigo berdarah Batak-Jawa bernama Tigor Otadan.

Timnas Indonesia vs Arab Saudi

Delapan bulan lalu, Tigor telah mengunggah video di kanal YouTube pribadinya yang membahas prediksinya terhadap perjalanan Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert.

Dalam videonya, Tigor menjelaskan bahwa ramalan tersebut tidak hanya berdasarkan analisis sepak bola, tetapi juga dikaitkan dengan energi spiritual dan simbolisme tahun 2025 menurut kalender Tionghoa.

Ia menyebut tahun 2025 sebagai tahun ular kayu, yang menurutnya punya makna mendalam untuk perjalanan sebuah tim, terutama yang sedang berada dalam fase transisi.

Menurut Tigor, ular melambangkan kecerdikan, kekuatan, dan kemampuan beradaptasi, sedangkan elemen kayu menggambarkan pertumbuhan serta kestabilan.

Kombinasi ini mencerminkan energi positif yang sedang menyelimuti sepak bola Indonesia pasca-pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.

“2025 ini tahun ular kayu. Secara simbol, ular memiliki kekuatan, chemistry, dan daya tarik. Sementara kayu itu pertumbuhan,” kata Tigor dalam unggahan videonya.

Ia menilai bahwa pergantian pelatih membawa energi baru dan lebih positif bagi Timnas Indonesia.

Tigor juga menyoroti perubahan gaya bermain skuad Garuda di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu.

"Dengan Timnas ini diganti pelatih baru, yang saya lihat sistemnya lebih bagus, upayanya lebih bagus. Ibarat orang mau berperang, senjatanya sudah disiapkan betul-betul,” ujarnya dengan yakin.

Namun, pria indigo itu tidak serta-merta memprediksi kemenangan mudah bagi Indonesia.

Ia menegaskan bahwa elemen keberuntungan atau hoki masih menjadi faktor yang belum berpihak penuh pada skuad Merah Putih.

Menurutnya, meskipun strategi Kluivert sudah tepat, namun hasil di lapangan tetap dipengaruhi oleh hal-hal di luar kendali manusia.

“Secara prinsip sudah bagus. Digantinya pelatih ini juga bagus karena lebih bagus dari yang sebelumnya. Cuma saya lihat di pertandingan hokinya agak kurang,” kata Tigor.

Ia bahkan menyebutkan kemungkinan skor tipis seperti 2-2 atau 2-3, dan benar saja, hasil akhir Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi.

Prediksi tersebut membuat publik heran karena sesuai dengan hasil yang benar-benar terjadi.

Banyak warganet di media sosial mulai membandingkan komentar Patrick Kluivert dengan ramalan Tigor Otadan yang dianggap akurat.

"Saya langsung teringat bang Tigor, Indonesia nggak hoki," komentar netizen di kanal YouTube Tigorotadanofficial.

"Bener nih terawangan mas Tigor, Indonesia jauh untuk ke Piala Dunia," kata yang lain.

Meski demikian, Tigor tetap menunjukkan optimisme terhadap masa depan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia percaya bahwa keberuntungan akan berpihak jika Kluivert terus memperkuat mental dan komunikasi antar pemain.

Ramalan Tigor ini membuat banyak orang penasaran dengan perjalanan Timnas Indonesia di laga berikutnya, terutama menghadapi Irak yang dikenal punya permainan keras dan cepat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT