News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top Round 4: Fans Timnas Indonesia Heran Jay Idzes Diatur-atur Pemain Liga 1, Media Vietnam Sudah Yakin Garuda Vs Irak Hasilnya Begini, Usai Dipecat Ulsan HD, Shin Tae-yong Rindu...

Duel hidup-mati Timnas Indonesia vs Irak, Skuad Garuda banjir sorotan: Drama Jay Idzes yang diatur-atur pemain Liga 1, sindiran media Vietnam dan Shin Tae-yong rindu
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 23:02 WIB
Marc Klok dan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • Instagram @marcklok

Liga yang kini berada di peringkat ke-22 Asia menurut AFC. Komentar-komentar tajam pun bermunculan.
“Pemain Serie A dikasih saran sama pemain Liga 1, lucu banget,” tulis salah satu netizen.
“Jay Idzes biasa ngawal Barella dan Thuram, masa disetir Beckham,” komentar lainnya.

Namun tidak semua reaksi bersifat negatif. Beberapa pengamat menilai interaksi tersebut menunjukkan semangat kolektif dan keterbukaan antar pemain tanpa melihat latar belakang kompetisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu tanda komunikasi berjalan. Dalam sepak bola modern, kapten pun harus bisa menerima masukan dari siapa pun,” tulis seorang analis di forum suporter Garuda.

2. Kalau Boleh Jujur, Media Vietnam: Indonesia Masih Punya Harapan

Menjelang laga melawan Irak, media Vietnam Soha.vn memanaskan suasana lewat artikel berjudul “Prediksi Irak vs Indonesia, 02:30 12 Oktober: Harapan Terakhir.” Media itu menilai pertandingan malam ini sebagai pertarungan hidup-mati bagi skuad Garuda.

“Secara teori, Indonesia masih berpeluang menjuarai Grup B dan lolos ke Piala Dunia 2026. Namun untuk itu, mereka harus mengalahkan Irak dan berharap Arab Saudi kalah di laga terakhir,” tulis Soha.

Media tersebut juga mengingatkan bahwaIrak adalah lawan paling sulit bagi Indonesia. Dari enam pertemuan terakhir, semuanya dimenangkan oleh Singa Mesopotamia.

Namun, wajah Timnas Indonesia kini disebut jauh lebih berani dan dinamis dibanding era sebelumnya. Dengan tambahan pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, dan Ragnar Oratmangoen, serta pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, permainan Garuda dinilai lebih agresif dan percaya diri.

“Indonesia kini tidak hanya bermain bertahan secara pasif, tetapi juga berani menyerang melawan tim besar. Laga melawan Arab Saudi adalah buktinya,” tulis Soha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Irak datang dengan kondisi yang juga belum sepenuhnya stabil. Setelah memecat Jesus Casas, federasi mereka menunjuk pelatih asal Australia Graham Arnold, sosok yang sebelumnya membawa negaranya ke Piala Dunia. 

Meski Arnold sudah sukses mempersembahkan gelar Piala Raja 2025, media Vietnam menilai laga kontra Indonesia akan jadi ujian berat karena tekanan publik yang tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Malwina Cecylia Smarzek menjelma menjadi tumpuan utama serangan Popsivo Polwan di final four Proliga 2026. Ia tercatat sebagai top scorer VNL 2018 dan 2019, dengan
Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT