News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Asisten Shin Tae-yong Akui Sakit Hati Lihat Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026: Kami Telah...

Mantan asisten Shin Tae-yong, ungkap kesedihan mendalam usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia menulis pesan emosional di Instagram.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:11 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James (kanan) berduel dengan penggawa Arab Saudi
Sumber :
  • Instagram @saudint

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya meninggalkan luka bagi para pemain dan pendukung setia Garuda, tetapi juga bagi mereka yang pernah menjadi bagian penting dari tim ini.

Salah satunya adalah Yoo Jae-hoon, mantan asisten pelatih Shin Tae-yong yang ikut berjuang membawa Indonesia hingga ke level tertinggi dalam sejarah sepak bola Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Yoo Jae-hoon sendiri sudah tidak asing bagi publik Indonesia.

Mantan kiper asal Korea Selatan ini pernah memperkuat klub-klub besar Tanah Air seperti Bali United dan Barito Putera sebelum akhirnya menjadi bagian dari staf pelatih Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong.

Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai sosok disiplin dan pekerja keras yang turut membantu membangun fondasi kuat dalam skuad Garuda.

Namun setelah era Shin Tae-yong berakhir dan posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert, Yoo Jae-hoon memilih untuk menjadi pelatih Kiper.

Unggahan Yoo Jae-hoon

Meski begitu, hatinya tampak masih tertambat pada perjuangan para pemain Indonesia.

Ia mengungkapkan kesedihan mendalam usai melihat kegagalan Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Yoo menulis pesan penuh emosi yang menyentuh hati banyak penggemar sepak bola Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota timnas atas perjuangannya. Kami telah berjuang keras dari babak kualifikasi pertama untuk Piala Dunia 2026, tetapi sayangnya mimpi itu pupus, sehingga saya sangat sedih," tulisnya sambil membagikan foto-foto bersama Shin Tae-yong.

"Kami memulai bersama, tetapi tidak bisa mengakhiri bersama, itu membuat hati saya sakit,” ungkapnya.

Ungkapan tersebut menggambarkan betapa besar dedikasi dan rasa cintanya terhadap Timnas Indonesia.

Ia juga menyebut bahwa perjalanan panjang bersama skuad Garuda adalah kenangan yang tak akan pernah ia lupakan.

Yoo Jae-hoon dan Shin Tae-yong diketahui bekerja sama sejak awal membentuk tim yang saat itu masih dihuni banyak pemain muda seperti Marselino Ferdinan, Witan Sulaeman, dan Pratama Arhan.

Lebih lanjut, Yoo menyampaikan harapan agar kegagalan kali ini tidak membuat semangat para pemain dan pendukung Indonesia padam.

"Namun, saya percaya sepakbola Indonesia bukanlah akhir, melainkan awal baru. Kita harus terus melangkah menuju yang lebih tinggi. Saya berharap seluruh rakyat dan para penggemar sepakbola dapat terus mendukung para pemain dan PSSI,” tambahnya.

Pesan itu menjadi sorotan fans Timnas Indonesia di media sosial.

Banyak netizen yang membanjiri kolom komentarnya dengan ucapan terima kasih dan rasa rindu terhadap sosok Shin Tae-yong dan tim pelatih lamanya.

Tak sedikit pula yang menilai bahwa kerja keras mereka berdua adalah pondasi penting yang membuat Indonesia bisa menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejumlah penggemar juga menyindir keputusan PSSI mengganti pelatih di tengah momentum positif yang telah dibangun.

Mereka merasa kehilangan karakter kuat yang dulu melekat pada tim, terutama kedisiplinan dan semangat juang tinggi yang ditanamkan Shin Tae-yong bersama stafnya, termasuk Yoo Jae-hoon.

Kini, meski tidak lagi berada di jajaran kepelatihan, Yoo menegaskan dirinya masih akan terus mendukung sepak bola Indonesia.

"Saya pun, seperti selama 16 tahun terakhir, akan terus mencintai dan mendukung sepak bola Indonesia ke depannya,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucapan itu seolah menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun sepak bola Indonesia tidak pernah benar-benar berakhir.

Meski gagal di Piala Dunia 2026, rasa cinta dan dedikasi dari mereka yang pernah menjadi bagian dari Garuda tak akan luntur begitu saja. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Arsenal berhasil kembali menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sebelumnya, Manchester City sempat mengambil alih di pertengahan pekan.
30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

Sebanyak 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian dalam aksi penggerebekan daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026). 
Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Kasus sekolah dan penitipan anak Little Aresha di Yogyakarta mendapatkan perhatian khusus pemerintah daerah setempat sampai viral di media sosial.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT