Media Vietnam Soroti Pemain yang Diduga 'Khianati' dan Sebabkan STY Dipecat, Katanya...
- Instagram/shintaeyong7777
tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu, isu panas kembali mengguncang dunia sepak bola Indonesia.
Setelah PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan stafnya, publik kembali menyoroti alasan pemecatan Shin Tae-yong (STY) dari Timnas Indonesia.
Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah dugaan adanya pemain yang “mengkhianati” sang pelatih hingga membuatnya didepak dari kursi kepelatihan.
- Instagram/shintaeyong7777
Kabar mengejutkan itu pertama kali mencuat dari pernyataan Penasihat Semen Padang sekaligus Anggota DPR RI, Andre Rosiade.
Ia mengungkapkan bahwa ada pemain yang secara langsung meminta PSSI untuk memecat Shin Tae-yong.
Pernyataan ini sontak membuat publik geger dan berspekulasi siapa sosok pemain yang dimaksud.
Menariknya, kabar ini tidak hanya ramai di Indonesia, tetapi juga disorot oleh media Vietnam, VNExpress.
Dalam laporannya, media tersebut menulis artikel berjudul “Rahasia Terungkap: Shin Tae-yong Dikhianati Pemain Naturalisasi Saat Jadi Pelatih Kepala Indonesia.”
VNExpress menulis bahwa pemain naturalisasi asal Belanda disebut-sebut menekan petinggi sepak bola Indonesia agar segera mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong.
“Pemain naturalisasi asal Belanda itu disebut-sebut telah menekan pimpinan sepak bola Indonesia, yang menyebabkan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memecat pelatih Shin Tae-yong dan menunjuk Patrick Kluivert sebagai penggantinya,” tulis media tersebut.
- PSSI dan ANTARA
Rumor ini mencuat setelah PSSI mengumumkan pemutusan kontrak Patrick Kluivert pada Kamis (16/10/2025).
Publik menilai, kisruh di internal tim sudah berlangsung sejak lama, bahkan sejak kekalahan Timnas Indonesia 1-2 dari China di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2024.
Andre Rosiade mengungkapkan bahwa konflik itu berawal dari momen kekalahan tersebut.
“Pemain ini bilang ke ketua timnas Sumardji, ‘Shin Tae-yong pergi atau saya yang pergi’. Anda bisa konfirmasi ke Sumardji atau dokter timnas. PSSI jarang membantah,” kata Andre seperti dikutip VNExpress.
Rosiade menyebut, ucapan tersebut menjadi titik awal terjadinya gerakan untuk menyingkirkan Shin Tae-yong.
Setelah itu, muncul lobi-lobi internal antara pemain dan petinggi sepak bola nasional.
Meski sempat membawa Indonesia meraih kemenangan bersejarah 2-0 atas Arab Saudi, STY akhirnya tetap didepak usai kegagalan di Piala ASEAN 2024 bersama skuad U-20.
Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sempat mengakui bahwa memang ada konflik antara Shin dan beberapa pemain.
Bahkan, sejumlah laporan media lokal juga menyebut bahwa keputusan menunjuk Patrick Kluivert sebagian besar dipengaruhi oleh keinginan para pemain naturalisasi asal Belanda, yang saat itu mencapai sekitar 65 persen dari total skuad Timnas.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani- NEC Nijmegen
Andre Rosiade menegaskan bahwa ia sengaja menahan diri untuk tidak membeberkan hal ini lebih awal karena menghormati PSSI.
“Saya tidak bisa mengganggu proses persiapan tim nasional,” kata Andre Rosiade, dikutip dari VNExpress.
Namun, kegagalan Kluivert membawa perubahan signifikan justru memperkuat kembali sorotan terhadap keputusan tersebut.
Meski mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Ole Romeny, Joey Pelupessy, dan Dean James, performa Indonesia justru menurun.
Dari enam laga Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia hanya mencatat dua kemenangan dan empat kekalahan, dengan total lima gol dan kebobolan 15 kali.
- AFC
Andre Rosiade pun menyebut bahwa kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi momentum untuk membuka kembali masalah lama ini.
Ia berharap PSSI bisa belajar dari pengalaman tersebut dan tidak lagi membiarkan pemain memiliki pengaruh terlalu besar terhadap keputusan strategis tim nasional.
“Satu poin penting adalah memastikan bahwa para pemain tidak merasa memiliki pengaruh yang lebih besar daripada tim nasional di masa mendatang. Hal ini dapat memengaruhi para pengambil keputusan secara sewenang-wenang.” ujarnya, dikutip dari VNExpress.
Kini, publik masih menantikan langkah PSSI selanjutnya setelah drama panjang ini, termasuk menunggu informasi mengenai sosok yang akan mengisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia. (gwn)
Load more