News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fuji Tak Mau Diam Lagi, Kini Ungkap Fakta Baru dalam Kasus Penggelapan Dana Internalnya: Sebenarnya ...

Fuji akhirnya buka suara dan ungkap fakta baru soal kasus penggelapan dana oleh adminnya sendiri. Dari rasa penasaran kecil, terbongkar jaringan penggelapan.
Sabtu, 1 November 2025 - 16:28 WIB
Fuji
Sumber :
  • Instagram @fuji_an

tvOnenews.com - Nama Fujianti Utami alias Fuji kembali jadi sorotan publik setelah mengungkap fakta baru dalam kasus penggelapan dana yang melibatkan admin pribadinya sendiri. 

Kali ini, Fuji tak mau diam lagi. Ia dengan tegas membeberkan kronologi awal bagaimana dirinya menyadari adanya kejanggalan dalam transaksi kerjasama endorsement yang ternyata membuka tabir besar di balik penggelapan uang miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua berawal dari momen sederhana di malam hari. Saat itu, Fuji tengah dimintai video approval untuk keperluan endorsement. 

Seperti biasa, ia meminta bukti transfer dari brand yang bekerja sama dengannya. 

Namun, dari sanalah ia mulai mencium kejanggalan yang akhirnya menjadi titik awal pengungkapan kasus besar ini.

“Awal mulanya sebenarnya enggak sengaja sih ya. Lagi malam-malam terus lagi dimintain video approval untuk video endorsement. Terus pas aku lagi cek, aku minta dong lihat bukti transferannya. Biasanya kan selalu aku lihat kan bukti transferannya sebelum di-upload. Saat dia ngasih bukti transferannya kok berbeda dengan rate card yang aku punya,” ungkap Fuji dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

fuji
Fuji Ceritakan Kasus Penggelapan Dana. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Merasa janggal, Fuji kemudian mencoba menanyakan perbedaan nilai yang tertera di bukti transfer tersebut.

“Di situ aku menanyakan ini nilai dari mana? Kok bisa ada nilai segini? Nah, habis itu dia jelasin. Tapi menurut aku penjelasannya itu agak panik mungkin kali ya. Padahal aku niatnya tuh bukan curiga atau apa. Aku cuman pengin tahu aja ini ratenya dari mana,” lanjutnya.

Dari rasa penasaran kecil itulah, Fuji akhirnya menemukan fakta mengejutkan. Ia menyadari adanya perbedaan tarif dan aliran dana yang tidak sesuai dengan ketentuan manajemen.

Seiring berjalannya waktu, Fuji pun melakukan pelaporan tambahan ke pihak kepolisian karena menemukan bukti baru yang menunjukkan dugaan kuat adanya praktik penggelapan dana internal yang lebih luas dari dugaan awal.

Fuji mengaku, setelah berbincang langsung dengan terduga pelaku, orang tersebut mengakui perbuatannya. 

Bahkan, pengakuan itu diperkuat saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, di mana pelaku dikabarkan menjelaskan kronologi tindakannya secara terbuka di hadapan penyidik. 

Namun ternyata, pengakuan tersebut justru membuka babak baru dalam penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga tidak bertindak sendirian. 

Ada indikasi bahwa lebih dari satu orang ikut terlibat dalam praktik penggelapan dana yang berasal dari kerja sama endorsement dan paid promote atas nama Fuji.

“Mungkin ngelakuin ini dari lama kali ya, dari 2 tahun lalu dia. Baru kerja 3 bulan kali ya, tapi awal-awalnya kayak ngambilnya baru sedikit, sedikit, sedikit. Lama-lama mungkin jadi nekat, jadi tamek kali ya, jadi serakah. Makin lama makin banyak. Terus jadi ngajak-ngajak orang-orang lain juga. Ngajak inilah kananlah, kiri lah, habis itu ee jelek-jelekin akulah. Jadi rapi gitu mainnya,” ungkap Fuji dengan nada kecewa.

Saat ditanya tentang posisi pelaku, Fuji menjawab singkat namun tegas, “Posisinya? Sebagai admin.”

Kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, membenarkan bahwa penyidik kini tengah mendalami dugaan adanya lebih dari satu orang yang terlibat.

“Kalau dari keterangannya Fuji tadi kan menyampaikan bahwa dia tuh tidak sendiri lebih dari satu orang. Itu yang lagi didalamin sama penyidik. Makanya tadi ada keterangan tambahan yang harus kita sampaikan,” ujar Sandy.

Fuji juga menambahkan bahwa beberapa orang lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam kasus ini sempat kabur setelah menyadari situasi mulai terungkap.

“Kayaknya udah ada beberapa orang yang udah tahu dia akan ketahuan. Jadi waktu lagi libur lebaran langsung resign tiba-tiba. Padahal bilangnya balik, tiba-tiba nge-chat. Mungkin udah tahu si admin ini bakal ketahuan. Jadi mereka langsung resign, kabur, langsung pulang kampung,” jelas Fuji.

Kini, publik kembali menaruh perhatian besar pada langkah hukum yang ditempuh Fuji.

Kasus ini tidak hanya menggambarkan bagaimana kepercayaan bisa disalahgunakan, tetapi juga menjadi pelajaran tentang pentingnya kehati-hatian dalam mengelola keuangan dan tim kerja di dunia hiburan digital.

Dengan pengungkapan fakta baru ini, kasus penggelapan dana yang menimpa Fuji tampaknya masih akan terus bergulir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik kini menanti hasil penyelidikan lebih lanjut dan berharap agar semua pihak yang terlibat mendapat hukuman setimpal atas perbuatan yang telah merugikan sang selebgram muda tersebut.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT