News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kasus Penggelapan Uang Fuji yang Jumlahnya Bukan Kaleng-kaleng, Kini Ditilep Admin Sendiri Lebih dari Rp1 M

Artis Fujianti Utami Putri alias Fuji kerap kali menjadi korban penggelapan uang mencapai miliaran rupiah dari orang terdekatnya. Intip sederet daftar kasusnya.
Minggu, 2 November 2025 - 11:28 WIB
Kolase foto Fuji
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @fuji_an

tvOnenews.com - Selebriti Fujianti Utami Putri biasa disapa Fuji kembali mengalami sebagai korban kasus penggelapan uang.

Kasus penggelapan uang tersebut tidak hanya sekali, Fuji bahkan telah beberapa kali mengalami hal serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil jerih payah Fuji selama bercokol di dunia hiburan tentu mengalami cobaan bertubi-tubi.

Yang seharusnya bisa menikmati harta kekayaan dari hasil jerih payahnya sendiri, uang milik Fuji juga dinikmati orang-orang terdekatnya tanpa sepengetahuan darinya.

Diketahui, Fuji telah menjadi korban kasus penggelapan uang dua kali. Bahkan kini terduga pelaku adalah admin sendiri.

Deretan Kasus Penggalapan Uang Fuji

1. Batara Ageng Mantan Manajer Fuji

Mantan manajer artis Fujianti Utami Putri alias Fuji, Batara Ageng (BA) di Polres Metro Jakarta Barat
Mantan manajer artis Fujianti Utami Putri alias Fuji, Batara Ageng (BA) di Polres Metro Jakarta Barat
Sumber :
  • ANTARA/Risky Syukur

Ā 

Sebagaimana diketahui, Fuji pernah memiliki seorang manajer bernama Batara Ageng (BA).

Batara Ageng sendiri mulai bekerja menjadi manajer adik dari Haji Faisal tersebut sejak 2021 hingga 2023.

Saat itu Batara Ageng bisa bekerja sebagai manajer karena diperkenalkan oleh salah satu kakak Fuji.

Usut punya usut, di balik bekerja sebagai manajer Fuji, Batara Ageng diduga telah menerima bayaran dari sejumlah merek atau agensi yang bekerja sama dengan Fuji.

Penerimaan pembayaran untuk pekerjaan Fuji tersebut telah berlangsung selama periode Desember 2021 hingga Desember 2022.

Alih-alih masuk ke rekening atau kantong Fuji, Batara Ageng memasukkan bayaran tersebut ke rekening pribadinya.

Penilepan ini mulai terungkap setelah pihak agensi merasa dipermainkan dalam urusan pekerjaan dan janji kerja antara kedua pihak.

Fuji pun melaporkan Batara Ageng ke Polres Metro Jakarta Barat atas dugaan penggelapan dana sebesar Rp1,3 miliar pada September 2023.

Dari hasil laporan tersebut, Batara divonis hukuman 2,5 tahun penjara akibat penggelapan uang Fuji Rp1,3 miliar.

2. Rekan Agensi Fuji

Fuji
Fuji
Sumber :
  • Instagram @fuji_an

Ā 

Kasus penggelapan uang terus dialami Fuji. Setelah Batara Ageng, kali ini berurusan dengan mantan rekan kerjanya di sebuah agensi.

Fuji dan tim mulanya menemukan adanya indikasi kasus dugaan penggelapan uang ini mengenai pembayaran sejumlah endorse.

Meski agak berbeda dari Batara Ageng, Fuji ditemani tim kuasa hukumnya, Sandy Arifin resmi melaporkan dugaan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 27 Maret 2025.

Motif laporan polisi tersebut atas dugaan penipuan dan penggelapan setelah pihak rekan kerjanya tidak ada itikad baik terhadap penyelesaian kasus ini.

Alasan besar Fuji membuat laporan polisi karena tidak mendapatkan pembayaran honorarium dari hasil tiga pekerjaan atau endorse.

3. Rp1 M Diduga Digelapkan Admin Sendiri

Fuji Ceritakan Kasus Penggelapan Dana
Fuji Ceritakan Kasus Penggelapan Dana
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Ā 

Baru-baru ini, Fuji kembali muncul melaporkan dugaan penggelapan uang miliknya oleh admin sendiri lebih dari Rp1 miliar ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Tampaknya laporan polisi mengenai admin menilep uang Fuji telah terdaftar sejak Mei 2025.

"Laporan terhadap penggelapan lagi, ini dari internal aku," ujar Fuji kepada awak media di Polres Jakarta Selatan dikutip, Minggu (2/11/2025).

Lebih lanjut, Fuji menjelaskan dirinya menduga uang yang ditilep melebihi dari Rp1 miliar.

Adapun awal mula kronologi bermula adanya kejanggalan saat Fuji meminta kepada admin agar dikirimkan bukti transfer pada malam hari.

Karena pada saat itu Fuji diminta untuk mengecek video konten endorsement dari pihak kliennya.

"Kok berbeda dari rate card yang aku punya. Di situ, aku menanyakan nilai ini darimana kok bisa nilainya segini. Dia ngejelasin, tapi kok kayak panik padahal aku cuma mau tahu aja," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aku minta bukti transferan yang pernah dijalani. Pasa dikirim transferannya, kok transfernya bukan ke aku malah ke yang lain. Jadi, kayak lubang tutup lubang," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.
Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Tangis haru Megawati Hangestri pecah, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama usai tekuk Gresik Petrokimia dengan skor 3-1 di final four Proliga 2026

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT