GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Elham Kediri yang Viral karena Cium Bibir Anak di Bawah Umur Sosoknya Diungkap Sesama 'Gus', Katanya…

Gus Elham Kediri yang viral karena cium bibir anak di bawah umur akhirnya ditanggapi oleh Gus Iqdam. Katanya, jangan cuma cari viral, tapi fokuslah pada ngaji.
Selasa, 11 November 2025 - 13:58 WIB
Gus Iqdam dan Gus Elham
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube Ngaos Ngelmu / @ellhamyahya

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvOnenews.com - Gus Elham sedang menjadi sorotan publik setelah viral karena aksinya mencium bibir anak di bawah umur di sebuah acara keagamaan di Kediri

Nama Gus Elham kini ramai dibicarakan di media sosial, terutama setelah banyak pihak mempertanyakan etika dan niat di balik tindakannya tersebut. 

Dalam hebohnya kabar ini, sesama 'Gus' yakni Gus Iqdam dari Blitar akhirnya buka suara menanggapi fenomena Gus Elham yang tengah menjadi viral di dunia maya.

gus elham
Gus Elham Kediri. (Sumber X @abyorrrr)

Video tanggapan Gus Iqdam tersebut diunggah dalam kanal YouTube Ngaos Ngelmu sekitar sepuluh hari yang lalu. 

Dalam video berdurasi lebih dari 20 menit itu, Gus Iqdam memberikan pandangan panjang lebar tentang bagaimana seorang tokoh agama seharusnya menjaga laku dan niatnya dalam berdakwah, bukan sekadar mencari perhatian publik atau sensasi viral.

“Aku tiba-tiba terbangun dari tidur didatangi orang-orang. Gus, ini memang sebuah teguran. Ya saya ini juga tidak tahu kalau itu Danu itu siapa, ya saya menegur sebisanya. Ketika dia itu bukan santri atau bukan jamaah ST (Sabilu Taubah), saya juga bingung,” ujar Gus Iqdam dalam video tersebut.

Menurutnya, apa yang terjadi belakangan ini bisa menjadi teguran bagi para tokoh agama yang mulai kehilangan arah.

Ia menekankan pentingnya kembali kepada niat awal, yaitu ngaji dan memperdalam ilmu agama tanpa harus mencari sensasi.

“Artinya begini, saya ini sungguh tidak pernah membuat konsep apa pun. Ini bukan klarifikasi, saya ceritakan semuanya. Kalian kalau pengen kayak saya jangan disetting-setting, yang penting ya mengaji begitu lho,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya itu, Gus Iqdam juga menyindir fenomena di mana banyak anak muda, termasuk para pengikut tokoh agama, kini hanya ikut-ikutan tanpa memahami esensi ilmu.

Ia menyoroti bagaimana banyak yang mengidolakan sosok tertentu bukan karena keilmuannya, tapi karena tampilannya di media sosial.

gus iqdam
Gus Iqdam tanggapi Gus Elham yang Viral. (Sumber: YouTube Ngaos Ngelmu)

“Sekarang ini kan banyak orang yang FOMO terhadap Gus Ihdam. Entah nanti mereka meniru cara ngaji, meniru apa. Kalau tidak begitu, ada pengajian lalu dikonten-konten sendiri. Setelah itu para pengikutnya dengan cara seperti Danu itu memuji-muji saya sendiri. Paham maksudnya?” ujarnya dengan nada tegas.

Gus Iqdam juga dengan jujur menyatakan bahwa dirinya tidak merasa bangga jika menjadi terkenal atau viral. Baginya, keberhasilan seorang Gus bukan diukur dari popularitas, tetapi dari seberapa istiqamah ia dalam mengamalkan dan mengajarkan ilmu agama.

“Orang bilang, ‘Gus Iqdam sudah terkenal begini itu sudah berhasil.’ Bagi saya, yang disebut berhasil itu ketika saya benar-benar istiqomah setiap hari mengaji, khatam kitab berkali-kali. Setelah itu saya istiqamah mengimami masjid, entah jamaahnya nanti bertahan atau tidak, saya tidak peduli. Bagi saya, keberhasilan itu ketika saya bisa menjaga iman saya sendiri Islam sampai mati dalam keadaan husnul khotimah,” tuturnya.

Pernyataan itu sontak dikaitkan oleh netizen dengan kasus Gus Elham Kediri yang viral.

Banyak yang menilai, apa yang disampaikan Gus Iqdam seperti sindiran halus terhadap perilaku Gus Elham yang dianggap kurang pantas. 

Beberapa komentar di media sosial bahkan menyebut bahwa Gus Iqdam memberi “tamparan lembut” bagi para tokoh yang lebih sibuk tampil di depan kamera ketimbang menanamkan nilai-nilai keilmuan dan keteladanan.

“Orang-orang itu kadang ingin viral, ingin ini dan itu. Saya kadang malah kecewa. Ternyata di sini ada orang yang datang, ‘Gus ini, Gus itu.’ Jangan FOMO lho. Walaupun datang ke sini, jangan menganggap itu sebagai tujuan, atau niat untuk ST. Jangan,” ucapnya menutup dengan nada menasihati.

Kasus Gus Elham Kediri kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan dunia maya. 
Banyak pihak berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran penting bagi para tokoh agama agar berhati-hati dalam bersikap, terutama ketika berada di depan publik dan anak-anak. 

Sementara itu, ucapan Gus Iqdam pun mendapat banyak apresiasi karena dianggap menyejukkan dan mengingatkan kembali pada esensi dakwah yang sejati, bukan sekadar tampil viral.

Kasus Gus Elham menunjukkan bahwa popularitas bisa menjadi jebakan jika tidak dibarengi dengan keteladanan. 

Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi siapa pun yang bergerak di jalan dakwah agar senantiasa menjaga adab, niat, dan perilaku demi kemuliaan agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca Juga: Siapa Sih Sebenarnya Gus Elham Kediri yang Viral Cium Bibir Anak di Bawah Umur? Ternyata Kelahiran 2001 dan Dulunya …

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT